Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > Terkuaknya Kasus Aseng, Pengamat Sebut Lemahnya Pengawasan APH di Kalbar
Pontianak

Terkuaknya Kasus Aseng, Pengamat Sebut Lemahnya Pengawasan APH di Kalbar

Last updated: 2 jam lalu
9 jam lalu
Pontianak
Share

FOTO : ilustrasi [ Ai ]

Pewarta : Tim liputan | Editor/publisher : Admin radarkalbar.com

PONTIANAK – Terkuaknya kasus dugaan korupsi tata kelola bauksit yang menyeret PT Quality Sukses Sejahtera (QSS) dan pengusaha tambang Sudianto alias Aseng menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan.

Penangkapan yang dilakukan langsung oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia dinilai menjadi tamparan keras bagi penegakan hukum di Kalimantan Barat.

Pengamat hukum dan kebijakan publik, Dr. Herman Hofi Munawar menilai, terbongkarnya kasus yang diduga berlangsung sejak 2017 hingga 2025 tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan serta kinerja aparat penegak hukum (APH) di daerah.

“Kasus ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat. Bagaimana mungkin aktivitas yang diduga merugikan negara dalam skala besar dapat berlangsung bertahun-tahun tanpa tindakan berarti dari aparat di daerah,” ujarnya.

Menurut Herman, langkah Kejagung turun langsung dari Jakarta seharusnya menjadi alarm serius bagi seluruh institusi penegak hukum di Kalbar. Ia menilai, peristiwa ini tidak cukup hanya berhenti pada penangkapan pelaku usaha, tetapi harus diikuti evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan penindakan di sektor pertambangan.

Ia juga menyoroti kemungkinan adanya konflik kepentingan maupun lemahnya integritas pengawasan di lapangan, sehingga aktivitas yang diduga ilegal dapat berjalan dalam waktu lama.

Karena itu, Herman mendorong adanya audit investigatif secara transparan terhadap pihak-pihak terkait, termasuk evaluasi koordinasi antarinstansi seperti Dinas ESDM, kepolisian, dan kejaksaan di tingkat daerah.

“Penegakan hukum harus objektif, independen, dan tidak boleh tunduk pada pengaruh korporasi atau kepentingan tertentu. Jika tidak ada pembenahan serius, maka kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum akan semakin menurun,” tegasnya.

Herman menambahkan, masyarakat Kalimantan Barat menginginkan adanya penegakan hukum yang tegas dan konsisten, sehingga daerah tidak terus-menerus bergantung pada intervensi aparat pusat untuk mengungkap persoalan besar di sektor sumber daya alam. [ red ]

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:AsengDR Herman Hofi MunawarPT QSSTata Kelola Tambang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

“Ramai di Medsos”, Ada Apa dengan Pelayanan di RSUD MTh Djaman?

06/05/2026
Surat Kades Tak Kunjung Berbalas, Viral di Medsos, Namun Perbaikan Jembatan Temurak Meliau Masih Menggantung?
14/05/2026
Mengenal Indri Wahyuni, Dikenal Mrs Artikulasi Saat Skakmat Regu SMAN 1 Pontianak
11/05/2026
Laskar Sakera Mempawah Dinilai Sukses Jalankan Misi Minadzulumati Ilannur, Lidik Krimsus Sampaikan Apresiasi
24/04/2026
Korupsi Jalan Lambau..! Penyidik Kejari Bengkayang Seret Direktur PT MPK dan “Makelar” Dokumen Jadi Tersangka
30/04/2026

Berita Menarik Lainnya

Aseng, Bos Tambang Ilegal, Terkenal Licin, Ditangkap Kejagung

2 jam lalu

Usut Tuntas Kasus Aseng, DPP BPM Desak Penyidik Bidik TPPU dan Telusuri Aliran Dana “Kegiatan Besar”

10 jam lalu

Penyidik Kejagung Tetapkan “Raja” Tambang Kalbar Jadi Tersangka, Soal Tata Kelola IUP PT QSS di Tayan

9 jam lalu

Sebut Judol dan Pinjol Ancaman Nyata, Gusti Edy Minta Pengawasan Digital Diperketat

20/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang