Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > Usut Tuntas Kasus Aseng, DPP BPM Desak Penyidik Bidik TPPU dan Telusuri Aliran Dana “Kegiatan Besar”
HukumPontianak

Usut Tuntas Kasus Aseng, DPP BPM Desak Penyidik Bidik TPPU dan Telusuri Aliran Dana “Kegiatan Besar”

Last updated: 1 jam lalu
4 jam lalu
Hukum Pontianak
Share

FOTO : Ilustrasi [ Ai/repro ]

Pewarta : Tim liputan | Editor/publisher : Admin radarkalbar.com

PONTIANAK – Pengusutan kasus dugaan pertambangan ilegal yang menyeret pengusaha Sudianto alias Aseng terus mendapat pengawalan ketat dari elemen masyarakat.

Barisan Pemuda Melayu (BPM) mendesak aparat penegak hukum untuk tidak tebang pilih dan berani membongkar aliran dana kasus tersebut hingga ke akarnya.

Ketua Umum DPP BPM, Gusti Edy, menegaskan bahwa kunci utama tuntasnya kasus ini berada pada keberanian penyidik untuk menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Menurutnya, pengejaran terhadap aset dan aliran dana (follow the money, red) sangat krusial untuk melihat gambaran utuh dari perkara ini.

“Kami mendesak penyidik untuk segera mengembangkan perkara ini ke ranah TPPU. Aliran uangnya harus dibuka secara transparan. Ini penting agar publik tahu bahwa penegakan hukum dilakukan secara serius, jujur, dan tanpa pandang bulu,” ujar Gusti Edy saat memberikan keterangan kepada awak media, Jumat (22/5/2026).

Apresiasi Langkah Beneficial Owner

Meski memberikan desakan kuat, Gusti Edy tetap menyampaikan apresiasinya terhadap progres yang dilakukan oleh tim penyidik.

Pria yang terbilang cukup vokal ini memuji langkah taktis aparat yang mulai menerapkan pendekatan beneficial owner (pemilik manfaat, red) dalam proses pemeriksaan.

Menurut Gusti, langkah ini merupakan terobosan tepat agar hukum tidak mandek pada “bidal” atau pelaku di permukaan saja.

Edy mendesak Kejagung membongkar aktor intelektual, pendekatan ini diyakini mampu menyasar siapa pengendali asli di balik layar.

” Hukum tidak lagi terkecoh oleh nama-nama yang hanya tertera di atas kertas atau dokumen resmi perusahaan. Tapi, hendaknya menyasar penikmat keuntungan dan Memastikan pihak yang menikmati aliran dana utama dari aktivitas ilegal bisa diseret ke pengadilan,” tuturnya.

“Apresiasi tinggi kami berikan jika penyidik memang sudah menerapkan asas beneficial owner. Jangan sampai hukum hanya menyentuh pekerja formal di dokumen, sementara sang penikmat keuntungan utama justru melenggang bebas,” ulangnya lagi.

Soroti Pendanaan Agenda Publik Skala Besar

Lebih lanjut, Gusti Edy juga menyoroti adanya sejumlah agenda publik berskala besar dalam beberapa tahun belakangan ini di Kalimantan Barat yang kerap dikaitkan dengan nama Sudianto alias Aseng.

Menurut Edy, kegiatan yang memakan biaya fantastis tersebut sudah sepatutnya diperiksa sumber pendanaannya demi asas keterbukaan informasi.

Tetap Junjung Praduga Tak Bersalah

Kendati melayangkan desakan bertubi-tubi, Gusti Edy menggarisbawahi sikap DPP BPM didasarkan pada keinginan melihat penegakan hukum yang bersih, bukan atas sentimen pribadi. Ia memastikan pihaknya tetap menghormati proses hukum dan asas praduga tak bersalah.

Aspek Dorongan BPM Target Target Penyidikan

Penerapan Beneficial Owner Mengungkap aktor intelektual & pengendali korporasi. Kemudian, pengembangan TPPU melacak, menyita, dan memutus aliran dana hasil kejahatan.

Audit Dana Kegiatan Publik

Memastikan tidak ada uang hasil aktivitas ilegal yang ‘dicuci’ lewat acara besar.

“Kami sama sekali tidak berniat menghakimi mendahului pengadilan. Namun, wajar jika publik bertanya-tanya ketika ada acara berbiaya besar yang diduga terafiliasi dengan pihak yang sedang berkasus. Tugas penyidiklah untuk membuat semuanya menjadi terang benderang,” pungkasnya. [ red ]

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:AsengBos tambang KalbarBPM KalbarGusti Edy
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

“Ramai di Medsos”, Ada Apa dengan Pelayanan di RSUD MTh Djaman?

06/05/2026
Surat Kades Tak Kunjung Berbalas, Viral di Medsos, Namun Perbaikan Jembatan Temurak Meliau Masih Menggantung?
14/05/2026
Mengenal Indri Wahyuni, Dikenal Mrs Artikulasi Saat Skakmat Regu SMAN 1 Pontianak
11/05/2026
Laskar Sakera Mempawah Dinilai Sukses Jalankan Misi Minadzulumati Ilannur, Lidik Krimsus Sampaikan Apresiasi
24/04/2026
Korupsi Jalan Lambau..! Penyidik Kejari Bengkayang Seret Direktur PT MPK dan “Makelar” Dokumen Jadi Tersangka
30/04/2026

Berita Menarik Lainnya

Penyidik Kejagung Tetapkan “Raja” Tambang Kalbar Jadi Tersangka, Soal Tata Kelola IUP PT QSS di Tayan

49 menit lalu

Sebut Judol dan Pinjol Ancaman Nyata, Gusti Edy Minta Pengawasan Digital Diperketat

20/05/2026

Harga Avtur Tembus Rp 29.116 per Liter, Keberangkatan Jemaah Umroh Mulai Terganggu

20/05/2026

Kasus Saling Lapor Penganiayaan di Bengkayang, Kuasa Hukum Minta Polisi Objektif dan Kawal Kasus hingga Tuntas

18/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang