Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Ketapang > Potret PT WHW Kendawangan, TKA Dominasi Posisi Penting Ditengah Keluhan Pekerja Lokal, Nelayan kian Terhimpit
Ketapang

Potret PT WHW Kendawangan, TKA Dominasi Posisi Penting Ditengah Keluhan Pekerja Lokal, Nelayan kian Terhimpit

Last updated: 4 jam lalu
4 jam lalu
Ketapang
Share

FOTO : Penampakan kawasan industri PT WHW [ ist ]

Editor : R Hoesnan | Publisher : Admin redaksi

RADARKALBAR.COM – Kehadiran PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (PT WHW) di Kecamatan Kendawangan, Ketapang, Kalimantan Barat, yang digadang-gadang sebagai simbol industrialisasi, kini menuai keluhan dari warga sekitar.

Di balik megahnya pabrik pengolahan bauksit tersebut, masyarakat lokal khususnya para nelayan di Dusun Sungai Tengar merasa kian terpinggirkan.

Dikutip dari liputanaktual.id jaringan radarkalbar.com, menyebutkan berdasarkan data hingga akhir 2025, tercatat sekitar 240 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok menduduki berbagai posisi strategis di perusahaan tersebut.

Dominasi asing ini memicu keprihatinan warga lokal yang merasa hanya menjadi penonton di tanah sendiri.

“Orang lokal seperti hanya jadi kuli, sementara TKA jadi bos,” keluh Rabuan, warga setempat.

Ditambahkan, akibat dominasi TKA tersebut, sehingga peluang warga lokal semakin sedikit untuk menempati posisi-posisi tertentu.

Tak hanya sampai di situ, dampak ekonomi juga dirasakan nyata oleh para nelayan. Ahmad dan Tosimin, nelayan Sungai Tengar, mengaku hasil tangkapan menurun drastis sejak industri beroperasi.

Kondisi ini memaksa mereka melaut lebih jauh dengan biaya operasional tinggi, yang ironisnya sering kali harus ditutup dengan berutang ke bank harian.

“Kami kebanyakan ngutang, untuk biaya operasional melaut. Tangkapan berkurang, modal habis,” keluh mereka.

Tak hanya soal ekonomi, program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan juga dinilai minim dampak.

Warga menyebut bantuan sering kali hanya bersifat formalitas seperti paket sembako tahunan, tanpa menyentuh akar permasalahan infrastruktur jalan yang rusak di jalur menuju Kendawangan.

“Belum kelihatan nyata dampak dari program CSR perusahaan tersebut kepada kami,” ucapnya.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait keluhan warga tersebut, sebagaimana awak media telah mengkonfirmasi kepada bagian Corporate Communication PT WHW. [ red ]

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:CSRKeluhan nelayanPT WHWTKA
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kecelakaan Maut di Kuala Mempawah, Tiga Pelajar Asal Sungai Bakau Kecil Tewas di Tempat

25/02/2026
Syarif Mahmud Alkadrie Pimpin Massa Datangi Polresta Pontianak, Pertanyakan Penanganan Kasus Dugaan SARA
13/02/2026
Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi
02/03/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026
Usut Korupsi Tata Kelola Pertambangan Bauksit, Penyidik Kejati Kalbar Geledah Sebuah di Jalan Pak Benceng Pontianak
19/02/2026

Berita Menarik Lainnya

Simpan 5,61 Gram Sabu, Emak-emak di Benua Kayong Diciduk Polisi

2 jam lalu

Kecelakaan Berujung Jeruji Besi, Pria Asal Kubu Raya Kedapatan Bawa 18,48 Gram Sabu di Sandai

2 jam lalu

Polisi Bekuk Pemilik Puluhan Gram Sabu di Jalan Sepakat Ketapang

06/02/2026

Tragedi di Marau…!!! Ratusan Siswa & Guru Keracunan Menu MBG

06/02/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang