Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Ketapang > Tragedi di Marau…!!! Ratusan Siswa & Guru Keracunan Menu MBG
Ketapang

Tragedi di Marau…!!! Ratusan Siswa & Guru Keracunan Menu MBG

Last updated: 06/02/2026 01:21
05/02/2026
Ketapang
Share

FOTO : Para orang tua sedang menjaga anaknya yang menjalani perawatan di salah satu Puskesmas (ist)

Tim liputan – radarkalbar.com

KETAPANG – Pada Kamis (5/2/2026), tawa riang di SMP, SMA, dan SMK Negeri 1 Marau mendadak berubah menjadi kepanikan.

Ratusan siswa dan guru terbaring di puskesmas, mengalami muntah, pusing, dan diare setelah menyantap menu Program Makanan Bergizi (MBG) yang seharusnya menyehatkan mereka.

Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan mendalam bagi warga dan tenaga pendidikan setempat.

Korban berasal dari SMP Negeri 1 Marau, SMA Negeri 1 Marau, dan SMK Negeri 1 Marau. Mereka mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing, sakit perut, dan diare, hingga beberapa harus dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan.

Hingga sore hari, sejumlah korban masih menjalani perawatan medis.

Menurut dr. Feria Kowira, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, jumlah korban sementara mencapai 162 orang. “Mereka mengalami dehidrasi dan kondisinya cukup mengkhawatirkan,” ujarnya.

Untuk menangani kasus ini, lima tim medis dikerahkan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang dan beberapa puskesmas setempat. Sampel makanan MBG dan sampel muntah korban sudah diambil untuk diuji di laboratorium guna memastikan penyebab keracunan.

Kasus ini memunculkan rasa duka dan keprihatinan, mengingat MBG seharusnya menjadi program untuk meningkatkan gizi anak-anak, bukan menimbulkan bahaya bagi kesehatan.

“Anak-anak kita seharusnya mendapat makanan bergizi yang aman, bukan mengalami penderitaan akibat keracunan,” tambah dr. Feria.

Masyarakat dan tenaga pendidikan berharap agar pihak berwenang segera meninjau kembali keamanan program ini demi keselamatan siswa dan guru. (RED)

 

 

 

 

 

 

 

editor/publisher : admin radarkalbar.com

 

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Keracunan massalMarau KetapangMBG
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Keluarga Pasien Keluhkan Layanan RSUD MTh Djaman Sanggau, Soroti Prosedur Medis dan Administrasi BPJS

19/04/2026
“Ramai di Medsos”, Ada Apa dengan Pelayanan di RSUD MTh Djaman?
07/05/2026
Laskar Sakera Mempawah Dinilai Sukses Jalankan Misi Minadzulumati Ilannur, Lidik Krimsus Sampaikan Apresiasi
24/04/2026
Mengenal Dyastasita WB, Juri LCC 4 Pilar yang Sedang Dicari Netizen
11/05/2026
KANNI Kalbar Desak Aparat Tindak Tegas Pelaku Aksi Premanisme di Kawasan KP Pontianak
18/04/2026

Berita Menarik Lainnya

KKP Segel Tiga Dermaga PT WHW di Ketapang, Ini Penyebabnya

6 jam lalu

Cegah Potensi Celah Korupsi Program MBG, BPM Kalbar Dorong Penguatan Transparansi

11/05/2026

Pastikan Kelayakan Makan Bergizi Gratis, DPC Gerindra Sekadau Sidak Dua SPPG

08/05/2026

Status Alat Berat di KM 27 Indotani, Ketapang Dipertanyakan, Sempat Disita Kini Terpantau di Lokasi PETI?

25/04/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang