Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > Integritas BUMD Dipertaruhkan, Serentetan Kasus Bank Kalbar Jadi Sorotan BPM Kalbar, Gusti Eddy : APH Mesti Bertindak
Pontianak

Integritas BUMD Dipertaruhkan, Serentetan Kasus Bank Kalbar Jadi Sorotan BPM Kalbar, Gusti Eddy : APH Mesti Bertindak

Last updated: 16/07/2025 15:26
16/07/2025
Pontianak
Share

FOTO : Pengurus dan anggota BPM Kalbar [ ist ].

redaksi – radarkalbar.com

PONTIANAK – Ketua Umum Barisan Pemuda Melayu Kalimantan Barat (BPM Kalbar), Gusti Eddy, secara terbuka menyoroti dugaan skandal korupsi yang masih membayangi Bank Kalbar, salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) andalan di provinsi ini.

Dalam pernyataannya, pria yang juga seorang jurnalis senior di Kalbar ini menegaskan beberapa kasus korupsi di lingkungan Bank Kalbar belum tuntas dan menuntut perhatian serius dari Aparat Penegak Hukum (APH).

Ia menyebut kondisi ini sebagai “PR besar” bagi semua pihak dalam upaya menciptakan Kalbar yang bersih dan akuntabel.

“Publik menuntut transparansi. Kalbar tidak akan maju jika BUMD-nya dibiarkan terjerat praktik korupsi tanpa penindakan tegas,” ujar Eddy, Minggu (16/7/2025) di Pontianak.

Gusti Eddy membeberkan setidaknya dua kelompok kasus utama yang mencoreng kredibilitas Bank Kalbar :

1. Kasus Pengadaan Tanah Kantor Pusat Bank Kalbar

Tiga eks pejabat Bank Kalbar—Sudirman HMY (mantan Dirut), Syamsir Ismail (mantan Dirum), dan M. Faridhan (eks panitia pengadaan) diduga terlibat dalam penggelembungan nilai proyek pembelian lahan seluas 7.883 m² di Jalan Ahmad Yani, Pontianak.

Proyek senilai Rp 99,1 miliar tersebut mengindikasikan kerugian negara sebesar Rp39 miliar.

Ketiga mantan pejabat itu sempat buron, namun akhirnya menyerahkan diri ke Kejaksaan Tinggi Kalbar pada April 2025 dan kini ditahan di Rutan Kelas II Pontianak.

2. Kredit Fiktif dan Kredit Bermasalah

Bank Kalbar juga tercatat memiliki sejumlah kasus kredit bermasalah:

  • Kredit fiktif proyek Waterfront Sambas (2022) : Kerugian Rp4,7 miliar.
  • Proyek Pelabuhan Pelindo Ketapang : Pinjaman Rp 34 miliar yang belum jelas juntrungannya.
  • Cabang Sintang dan Menjalin: Kredit macet masing-masing Rp1,2 miliar dan Rp 3,2 miliar. Diduga ada penyimpangan dana, termasuk indikasi digunakan untuk judi online.

Kemudian, tak menutup kemungkinan akan munculnya dugaan skandal keuangan lainnya di BUMD tersebut.

Eddy mendesak agar Kejaksaan dan penegak hukum tidak ragu menuntaskan kasus-kasus tersebut.

Ia menilai, membiarkan masalah ini berlarut hanya akan merusak kepercayaan publik terhadap institusi keuangan milik daerah.

“Bank Kalbar bukan milik segelintir orang. Ini aset daerah. Harus dikelola dengan jujur dan profesional,” pungkasnya. [ red ].

 

 

 

Editor : SerY TayaN

Publisher : admin radarkalbar.com

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Bank KalbarBPM KalbarBUMDskandal keuangan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Potret PT WHW Kendawangan, TKA Dominasi Posisi Penting Ditengah Keluhan Pekerja Lokal, Nelayan kian Terhimpit
10/03/2026
Bertahun-tahun Gelap, Warga Dusun Pangkalan Makmur Kini Terang Benderang Berkat Swadaya dan Donatur
30/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Proyek TPA Pontianak Rp 17,9 Miliar Disorot…!! Beton Mulai Retak, Kualitas Konstruksi Dipertanyakan.

04/04/2026

Lantik Pengurus Baru, ISKAB se Nusantara Siapkan Program ‘Santri Mengabdi’ ke Pelosok Kalbar

31/03/2026

Alih Fungsi atau Apapun Namanya Terhadap RTH Tidak Boleh Seenaknya

30/03/2026

Sikapi Isu “Pungli” di Imigrasi Entikong, Pengamat Hukum Desak Audit Investigatif Menyeluruh

29/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang