Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > Antre Berjam-jam Demi Dapur Tetap Menyala, Warga Kalbar Kesulitan Gas LPG 3 Kg, H Badrun : Ini Jelas Tidak Adil
Pontianak

Antre Berjam-jam Demi Dapur Tetap Menyala, Warga Kalbar Kesulitan Gas LPG 3 Kg, H Badrun : Ini Jelas Tidak Adil

Last updated: 17/12/2025 15:21
17/12/2025
Pontianak
Share

FOTO : H Badrun berdiri diantara antrean tabung gas 3 Kg [ ist ]

Tim liputan – radarkalbar.com

PONTIANAK – Antrean panjang warga demi mendapatkan satu tabung gas LPG 3 kilogram kembali terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

Di tengah kebutuhan dapur yang mendesak, masyarakat kecil di Pontianak, Kubu Raya, dan Mempawah terpaksa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk memastikan keluarga mereka tetap bisa makan.

Salah seorang tokoh masyarakat Kalbar, H. Badrun, menyampaikan keprihatinannya atas situasi yang terus berulang setiap tahun.

Menurutnya, warga harus rela menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk memperoleh satu tabung gas, bahkan diwajibkan menunjukkan KTP saat membeli.

“Gas ini sangat dibutuhkan masyarakat kecil untuk memasak nasi dan kebutuhan makan keluarga. Tapi kenyataannya, mereka harus berjuang keras untuk mendapatkannya,” ujar H. Badrun, Rabu, (17/12/2025).

Ia menilai distribusi LPG subsidi tidak tepat sasaran. Pasalnya, masih ditemukan rumah makan besar dan dapur usaha kuliner yang menggunakan gas 3 kilogram tanpa harus mengantre, meski seharusnya menggunakan LPG nonsubsidi berwarna oranye.

“Ini jelas tidak adil. Gas subsidi diperuntukkan bagi masyarakat kecil, tapi justru mereka yang paling sulit mendapatkannya,” tegasnya.

Selain menyita waktu, antrean panjang juga dinilai berisiko terhadap keselamatan warga.

H. Badrun menyebut, tak sedikit masyarakat yang mengalami kelelahan bahkan kecelakaan lalu lintas saat berupaya mendapatkan gas LPG.

“Kondisi ini sangat menyengsarakan rakyat kecil. Negara menjamin kesejahteraan masyarakatnya, tapi fakta di lapangan berkata lain,” ucapnya dengan nada kecewa.

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, H. Badrun meminta pemerintah tidak membiarkan persoalan kelangkaan LPG 3 kilogram terus berlarut-larut. Ia mempertanyakan keberadaan dan peran pemerintah dalam mengatasi persoalan yang disebutnya sudah terjadi bertahun-tahun.

“Jangan sampai momen hari besar justru menambah penderitaan rakyat. Ini bukan persoalan baru, tapi seolah tidak pernah tuntas,” ujarnya.

Ia pun mendesak pemerintah dan instansi terkait untuk segera menelusuri jalur distribusi LPG subsidi dan mengambil langkah tegas agar penyaluran gas 3 kilogram kembali tepat sasaran.

“Jangan lagi masyarakat kecil dijadikan tumbal. Masalah ini harus segera dihentikan,” pungkas H. Badrun. [ red ]

editor/publisher : admin radarkalbar.com

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Antrean gas 3 KgLPG 3 Kg Langka
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Resmi Dilantik, Utin Risty Emilya Putri Sulung Raja Sanggau Perkuat Layanan Kenotariatan
04/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Tuntut Tanggungjawab, Pemilik KM Juwita Bakal Laporkan PT Marina Express ke KSOP Pontianak
04/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Lantik Pengurus Baru, ISKAB se Nusantara Siapkan Program ‘Santri Mengabdi’ ke Pelosok Kalbar

31/03/2026

Alih Fungsi atau Apapun Namanya Terhadap RTH Tidak Boleh Seenaknya

30/03/2026

Sikapi Isu “Pungli” di Imigrasi Entikong, Pengamat Hukum Desak Audit Investigatif Menyeluruh

29/03/2026

Residivis Lintas Wilayah Diciduk Polisi, Kepergok Curi Motor di Teriak Bengkayang

26/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang