Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > Sistem Pengawasan Pertamina Kalbar Dipertanyakan, Aparat Hukum Didesak Turun Tangan Usut Dugaan Kebocoran BBM
Pontianak

Sistem Pengawasan Pertamina Kalbar Dipertanyakan, Aparat Hukum Didesak Turun Tangan Usut Dugaan Kebocoran BBM

Last updated: 24/05/2026 15:17
24/05/2026
Pontianak
Share

FOTO : Dr Herman Hofi Munawar [ ist ]

Pewarta : Tim liputan | Editor/publisher : Admin radarkalbar.com

PONTIANAK – Sorotan tajam kembali mengarah pada tata kelola distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat.

Munculnya rekaman video di media sosial terkait dugaan pemindahan (kencing) BBM dari mobil tangki resmi PT Elnusa Petrofin/Pertamina Patra Niaga ke armada tangki industri milik PT Putera Petro Borneo, memicu desakan publik agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan internal sedari hulu hingga hilir.

Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik Kalbar, Herman Hofi Munawar, menegaskan bahwa fenomena ini tidak boleh lagi dipandang sebelah mata sebagai sekadar “kenakalan oknum” di lapangan.

Menurutnya, insiden tersebut menjadi indikator rapuhnya penegakan aturan serta longgarnya pengawasan dalam tata niaga energi di wilayah tersebut.

“Kekacauan distribusi ini sudah tidak bisa lagi diselesaikan hanya lewat sanksi administratif internal Pertamina. Lembaga pengawas eksternal, termasuk BPK hingga aparat penegak hukum seperti Kejaksaan Agung, harus segera turun tangan melakukan audit investigatif menyeluruh,” ujar Herman Hofi saat memberikan keterangan kepada media.

Digitalisasi Dipertanyakan: Sistem Ada, Pengawasan Diduga Mandul

Herman menilai, Pertamina sebenarnya telah didukung oleh modal digitalisasi pengawasan yang masif, mulai dari pelacakan GPS real-time hingga sistem monitoring depot. Namun, terjadinya dugaan deviasi atau penyimpangan rute armada di jalan raya memunculkan tanda tanya besar mengenai fungsi mitigasi yang berjalan selama ini.

Manajemen dinilai baru bergerak melakukan investigasi setelah sebuah kasus menjadi viral di tengah masyarakat. Kemudian, sistem GPS yang melekat pada armada seharusnya mampu mendeteksi pemberhentian tidak sah secara instan sebelum masyarakat memergokinya.

” Publik tentunya mendesak pembuktian apakah rentetan kasus ini murni kejahatan eksternal atau akibat adanya celah sistemis yang dibiarkan di dalam tubuh penyalur energi,” cetusnya.

“Jika sistem digitalisasi yang berbiaya besar itu gagal membendung kebocoran, maka komitmen dan integritas jajaran otoritas hilir migas di Kalimantan Barat yang harus dievaluasi secara total,” tambahnya.

Mendesak Reformasi Tata Kelola Vendor

Lebih lanjut, reformasi tata kelola kepatuhan terhadap vendor dan penguatan sinergi hukum yang kaku bersama aparat kepolisian kini menjadi harga mati.

Berdasarkan informasi dan data yang dihimpun di lapangan, salah satu armada tangki industri yang diduga terlibat dalam pusaran video viral tersebut diketahui berbasis di kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani 2, Kabupaten Kubu Raya.

Publik kini menunggu langkah konkret dan tegas dari pihak otoritas maupun aparat penegak hukum demi memastikan hak energi masyarakat tersalurkan tanpa ada kebocoran yang merugikan negara.

Tanpa penertiban yang radikal, persepsi negatif publik terhadap komitmen pembenahan internal sang penyalur energi dipastikan akan terus menguat. [ red ]

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Elnusa ProfinPemindahan BBMPertamina
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan
29/05/2026
Diduga Kabur Usai Tabrak Satu Keluarga di Depan RM Tahu Sumedang, Sopir Honda Jazz Dicari Polisi dan Keluarga
28/05/2026
Korban Lakalantas di Jalan Raya Sungai Batang, Sungai Pinyuh Bertambah
03/06/2026
Santriwati yang Hamil tanpa Pernah Gituan, Terungkap, Pelakunya Pengasuh Ponpes
28/05/2026

Berita Menarik Lainnya

Wamen Imipas Tersangka, KANNI Kalbar : Jangan Cuma Pusat, ‘Usut Juga’ Pontianak dan Entikong..!

08/06/2026

Ketum PWI Pusat Akhmad Munir Siap Hadiri OKK PWI Kalbar

03/06/2026

Apakah Harus Berseberangan Dulu Baru Diperhatikan? Ketua SMSI Kalbar Kritik Kebijakan Publikasi Pemerintah

01/06/2026

Satu Kupon, Sejuta Berkah : Aksi Nyata BPM Kalbar Gotong Royong Segarkan Idul Adha 1447 H

28/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang