Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sekadau > Kenapa Elpiji 3 Kg Menjadi Barang Langka di Sekadau?
Sekadau

Kenapa Elpiji 3 Kg Menjadi Barang Langka di Sekadau?

Last updated: 15/08/2019 16:52
15/08/2019
Sekadau
Share

Sekadau (radar-kalbar.com)-Kasus sering terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) selalu menjadi keluhan ibu-ibu rumah tangga.

Pasalnya, elpiji yang katanya diperuntukan bagi rakyat miskin ini selalu susah di cari, kalaupun ada dijual harganyapun bisa mencapai 38 ribu per buah.

“Kalau kehabisan gas 3 kg di dirumah nyarinya susah, padahal di setiap hari Rabu gas tersebut datang di pangkalan Gonis Tekam,namum hari itu datang, hari itu juga habis, kalau sudah sampai di tingkat pengecer harganya sudah naik dua kali lipat,”kata Yati salah seorang ibu rumah di Gonis Tekam kepada awak media Rabu (14/8/2019).

Untuk ia meminta, agar pemerintah bersama pertamina hendaknya segera melakukan evaluasi terhadap pangkalan yang nakal, ketika masyarakat mau beli susah harus bawa KTP segala macam. Padahal sesuai nawacita pemerintah gas jenis ini memang khusus diperuntukan bagi
masyarakat rumah tangga miskin.

Bahkan lanjut dia, gas elpiji 3 kg menjadi bisnis yang mengiurkan bagi para spekulan. Bahkan dari pantauan sehari-hari yang paling banyak mengunakan gas jenis ini adalah rumah makan dan restoran,sehinga semua gas elpiji didrop ke segala rumah makan. Sehinga sambung dia lagi, barang ini menjadi langka. Sebab, rumah makan dan restoranlah yang paling banyak mengunakan gas jenis ini.

“Kalau dirumah makan setiap hari rata-rata mengunakan lima atau bahkan lebih dalam sehari. Tingal dihitung saja berapa rumah makan yang ada di Sekadau. Makanya gas elpiji 3 kg selalu langka dan susah dicari sebab, ada pihak yang memanfaatkan situasi seperti ini. Karena rumah makan sekali beli bisa belasan biji tabung gas,” ulasnya.

Pertanyaan, siapa yang harus mengawasi, seperti apa tindakanya jika terjadi pelanggaran. Sebab, kalau memang gas jenis ini benar- benar diperuntukan bagi masyarakat miskin sesuai peruntukanya,mustahil barang ini bisa menjadi rebutan di pangkalan setiap kali barang datang.

Artinya, ada bisnis empuk dengan keuntungan yang mengiurkan hanya dalam hitungan jam. Misalnya, harga HET Rp.16,500 di jual ke pemilik rumah makan dengan harga Rp.25 perbiji.
Praktik ini memang harus di brantas,karna dinilai sangat merugikan masyarakat.

“Sebagai ibu rumah tangga, saya merasa risih apabila di rumah kehabisan gas, soalnya nyarinya susah benar,kalaupun ada harga sudah sangat tinggi,” keluhnya.

 

 

Pewarta : Sutarjo

Editor     : Antonius

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:ElpijiHETKabupaten sekadauLangka
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

“Riak” Dalam MI Ma’arif Labschool Sintang Berada di “Titik Didih” Akibat Kisruh Internal, Guru Ancam Mogok Ngajar

30/11/2025
Pertama Kali Terjadi, Kasus Pencurian Mobil Gemparkan Warga Pasir Wan Salim, Pemilik Lapor Polisi
30/11/2025
Hampir Seluruh Nahdliyin Sepakat Gus Yahya Diberhetikan sebagai Ketum PBNU
22/11/2025
Pesan Ria Norsan : SMSI Wajib Jadi Guardian of Unity di Ruang Digital
30/11/2025
Tim Penyidik Kejati Kalbar Geledah Sejumlah Lokasi di Sintang, Terkait Kasus Ini
21/11/2025

Berita Menarik Lainnya

Hermanto Ingatkan Soal Bahaya HIV/Aids

04/12/2025

Ini Dikatakan Handi Saat Hadiri Pemaparan AMPSR 2025

04/12/2025

DPRD Sekadau Tetapkan Agenda Kerja Desember 2025 dalam Rapat Banmus

04/12/2025

DPRD Sekadau Apresiasi Ops Zebra Kapuas 2025

04/12/2025

PT. DIMAS GENTA MEDIA
Kompleks Keraton Surya Negara, Jalan Pangeran Mas, No :1, Kel Ilir Kota, Sanggau, Kalbar

0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang