Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Opini > Sambas dan Tiang Beton Takdir
Opini

Sambas dan Tiang Beton Takdir

Last updated: 11/01/2025 18:31
11/01/2025
Opini
Share

Oleh : Rosadi Jamani [ Ketua Satupena Kalimantan Barat ]

SUDAH tiga hari di Sambas. Pas ada waktu maksi di Kafe Bidar. Pesan masakan terenak, sampedas ikan kakap.

Akhirnya jumpa juga. Saat makan, di sebelah kafe tertancap tiang beton yang berserakan seperti terkena gempa bumi. Rupanya proyek APBD Kalbar terkena gempa politik. Yok kita bahas, wak!

Sambas, kota penuh sejarah. Keraton Alwazikhubillah, simbol kejayaan masa silam, berdiri megah, meski kini tampak seperti pengantin tanpa pelaminan. Water front? Lebih mirip “water flop”.

Ada tiang-tiang beton terbengkalai, seperti kenangan mantan yang tak kunjung selesai, ngambang, tak jelas, bikin sesak di dada.

Bayangkan ini, wak! Sungai yang mestinya cantik, romantis, jadi tempat nongkrong batang-batang beton. Berdiri kaku, seperti sedang merenungkan dosa siapa yang membuatnya ada.

Sungguh seni instalasi yang tidak diminta. Katanya proyek 8 miliar, tapi hasilnya? Tertancap di sungai, seperti akar mimpi yang tak pernah tumbuh.

Proyek ini dimulai tahun 2022. Harapan besar menyelimuti rakyat. “Oh, akan ada water front! Akan indah!” Tapi sayang, ekspektasi ditendang ke jurang. Kini, proyek mangkrak ini jadi bahan bakar politik.

Dalam Pilkada Gubernur Kalbar, proyek ini dijadikan senjata untuk menyerang. Namun, plot twist-nya, kandidat yang diserang justru menang di Sambas! Luar biasa, Sambas! Logika dunia ini kadang memang jungkir balik, ya. “Yo, ngape tang goye, wak!” kate urang Sambas.

Tim sukses kandidat itu layak dapat penghargaan. Bisa-bisanya mereka mengubah tiang beton jadi simbol kemenangan.

Mungkin rakyat berpikir, “Ya, tiangnya memang mangkrak, tapi yang penting hati kami tidak.” Atau mungkin, “Yang lain pasti lebih buruk, jadi ini saja.” Siapa tahu?

Keraton Alwazikhubillah tetap berdiri, seperti seorang tua yang bijak, menatap tiang beton dengan pandangan penuh makna. “Ah, manusia. Lagi-lagi kalian gagal.” Entah kapan water front ini akan selesai.

Mungkin suatu hari, ketika tiang-tiang itu sudah jadi fosil dan jadi destinasi wisata baru. “Mari kita saksikan sisa-sisa mimpi yang tertanam di Muare Ulakan Sungai Sambas.”

Begitulah Sambas. Kota yang indah, tapi penuh teka-teki. Tiang beton ini akan terus jadi saksi bisu.

Entah saksi atas kebodohan, kehebatan manipulasi politik, atau sekadar bukti bahwa Sambas adalah kota yang tak pernah kehilangan cara untuk membuat orang geleng-geleng kepala.

#camanewak

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Keraton Sambas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Pengelolaan Solar Subsidi di Paloh Dibahas Bersama Nelayan dan HNSI

08/06/2026
Milyaran Rupiah Lenyap Semalam: Petani Keramba Mempawah Menjerit, Dinas Terkesan “Meraba-raba”
11/06/2026
HNSI Sambas Mediasi Nelayan Paloh dan SPBU, Penyaluran BBM Segera Kembali Normal
08/06/2026
Yayasan Trah Kesultanan Dikukuhkan, Siap Dorong Ekonomi dan Wisata Budaya Singkawang
08/06/2026
Salahnya Dimana? Program MBG di Sanggau Malah Diwarnai Kenaikan Kasus Stunting
08/06/2026

Berita Menarik Lainnya

Teganya KPK, Bupati Langkat Belum Sempat Makan Durian Malah Ditangkap

05/07/2026

Mega Korupsi BGN, Brigjen Lalu Muhammad Iwan Jadi Tersangka Ketujuh

03/07/2026

Analisis Jaringan Kroni Silmy Karim, Sarang Ular di Tubuh Imigrasi

07/06/2026

Mengapa Harus Don Kancil?

08/06/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang