Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sanggau > Salahnya Dimana? Program MBG di Sanggau Malah Diwarnai Kenaikan Kasus Stunting
Sanggau

Salahnya Dimana? Program MBG di Sanggau Malah Diwarnai Kenaikan Kasus Stunting

Last updated: 08/06/2026 22:34
08/06/2026
Sanggau
Share

FOTO : Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena SE [ sc ]

Pewarta : Abin | Editor/publisher : SerY TayaN

SANGGAU [ radarkalbar.com ] Evaluasi total membayangi jalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Alih-alih menekan angka kekerdilan anak (stunting, red) sebagaimana yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto, grafik kasus di daerah ini justru menunjukkan tren sebaliknya.

Berdasarkan data terbaru Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, angka stunting pada triwulan I tahun 2026 justru melonjak sebesar 1,32 persen, membuat prevalensi merangkak naik ke angka 21,82 persen.

Padahal pada tahun 2025, tanpa sokongan penuh MBG, Sanggau sempat berhasil menekan angka stunting hingga ke posisi 20,50 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 21,48 persen.

Wakil Bupati Sanggau sekaligus Ketua Satgas Percepatan Program MBG Sanggau, Susana Herpena, menyebut kondisi ini sebagai sebuah anomali besar.

Prestasi Sanggau sebagai daerah terbaik kedua dalam penanganan stunting se Kalimantan Barat pada 2025 lalu seolah kontras dengan realitas di lapangan saat ini.

“Kalau kita lihat trennya di tahun 2026 ini ada peningkatan kasus, ini anomali menurut saya. Harusnya program MBG ini mampu menurunkan stunting, tapi faktanya justru angka stunting malah naik,” ujar Susana saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/6/2026).

Menguak lebih dalam di balik anomali tersebut, Susana mensinyalir adanya masalah mendasar pada pemetaan jangkauan manfaat.

Distribusi program MBG dinilai belum menyentuh akar masalah karena titik operasionalnya masih berpusat di wilayah urban, bukan di wilayah pedalaman yang menjadi kantong-kantong utama stunting.

Menurutnya, pemerintah daerah sejauh ini hanya bersifat mendukung regulasi yang diturunkan oleh Pemerintah Pusat. Namun pada eksekusinya, prioritas wilayah dinilai kurang tajam.

“Mestinya program MBG ini menyasar daerah yang angka stunting-nya tinggi, bukan di perkotaan dulu yang dibangun dapur-dapur MBG,” kritik Susana secara terbuka.

Merespons rapor merah pada triwulan pertama tahun ini, Susana yang juga menjabat sebagai Ketua Penanganan Stunting Sanggau menegaskan tidak akan tinggal diam.

Untuk itu, pihaknya menjadwalkan pemanggilan darurat terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membedah instrumen program yang berjalan.

“Nanti saya koordinasikan dan saya panggil OPD terkait untuk membahas persoalan stunting ini. Kita akan lakukan evaluasi lagi secara menyeluruh,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, sinkronisasi ulang data penerima manfaat dan relokasi fokus wilayah distribusi menjadi agenda mendesak yang harus diselesaikan Pemkab Sanggau agar anggaran besar program strategis nasional ini tidak menjadi sia-sia di lapangan. [ red ]

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Kasus stuntingMBGPemkab sanggauSusana HerpenaWakil bupati sanggau
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Alami Pemadaman Massal, BPM Kalbar Desak Pimpinan PLN Dicopot dan Ancam Gelar Demonstrasi Besar

03/07/2026
Menelisik Bangunan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Dibangun Telan Dana Puluhan Milyar Tapi Tak Ditempati, Ini Penyebabnya
11/07/2026
KANNI Kalbar Desak PLN Transparan Soal Listrik Padam ‘Berjemaah’ di Sanggau hingga Mempawah dan Wilayah Lainnya
03/07/2026
Sengaja Dikunci? Dugaan Kongkalikong Tender Jembatan Sungai Barak Mukok Mencuat..!
28/06/2026
Digantung Tanpa Kejelasan, Puluhan Karyawan PT MJP 1 Sekadau, Tuntut Kepastian Nasib di DPRD Sekadau
07/07/2026

Berita Menarik Lainnya

Menjelma ‘Ayah’ Bagi si Yatim, Ketulusan Mas Kades Narto Antar Jumadi Jemput Impian di Hari Pertama Masuk Sekolah

1 jam lalu

Kodim 1204 Sanggau Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco Desa Riyai

11/07/2026

Sikap Tegas Asosiasi Penambang Pasir Sanggau, Bantah Tudingan Gunakan BBM Subsidi dan Pastikan Seluruh Anggota Patuhi Aturan

09/07/2026

Tim Satresnarkoba Polres Sanggau Tangkap Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi di Kecamatan Kapuas

08/07/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang