Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > Gubernur Kalbar Pastikan Guru Honorer Tetap Mengajar, Dr Herman Hofi : Keputusan Strategis dan Solusi Bijak
Pontianak

Gubernur Kalbar Pastikan Guru Honorer Tetap Mengajar, Dr Herman Hofi : Keputusan Strategis dan Solusi Bijak

Last updated: 07/03/2025 01:00
06/03/2025
Pontianak
Share

FOTO : Dr Herman Hofi Munawar [ ist\

redaksi – radarkalbar.com

PONTIANAK – Ratusan guru honorer di Kalimantan Barat (Kalbar) akhirnya bisa bernapas lega. Setelah mendapat kepastian dari Gubernur Kalbar, Ria Norsan, mereka akan tetap mengajar dan terima gaji.

Hal itu terungkap dalam audiensi yang berlangsung hangat, Gubernur Kalbar Ria Norsan menegaskan tenaga pendidik honorer tetap dapat mengajar. Meskipun ada regulasi yang melarang pengangkatan pegawai non-ASN sesuai dengan Undang-undang (UU) Nomor : 20 Tahun 2023.

Para guru honorer yang hadir dalam pertemuan itu menyampaikan kegelisahan mereka terhadap kebijakan baru yang berpotensi mengancam keberlangsungan pekerjaan mereka.

Mereka mengkhawatirkan masa depan dan kelangsungan pendidikan di Kalbar jika mereka tidak lagi diperbolehkan mengajar.

Gubernur Ria Norsan dengan tenang merespons keluhan tersebut, menegaskan bahwa pihaknya memahami pentingnya peran guru honorer dalam dunia pendidikan.

Ia pun memastikan tidak ada guru yang akan kehilangan pekerjaannya dalam waktu dekat.

Sikapnya yang penuh empati dan komunikasi yang terbuka menciptakan suasana diskusi yang cair, bahkan sesekali diselingi candaan ringan.

Terpisah, Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar mengungkapkan langkah yang diambil Gubernur Norsan ini sangat strategis dan patut diapresiasi.

Ia menilai tanpa tenaga honorer, sistem pendidikan di Kalbar bisa terganggu, mengingat jumlah guru ASN yang masih terbatas.

“Langkah yang diambil Pak Gubernur sangat strategis. Karena kehadiran para guru honorer ini sangat penting. Mengingat guru ASN masih terbatas di sekolah-sekolah,” ungkapnya.

Menurut Herman, tantangan berikutnya yang harus segera diatasi adalah mengenai kesejahteraan para guru honorer.

Sebab, dengan keterbatasan anggaran dan aturan penggunaan dana BOS yang ketat, maka pemerintah daerah perlu mencari solusi kreatif untuk memastikan gaji para guru honorer tetap terjamin.

“Nah, salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan adalah menggandeng sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility atau CSR untuk turut serta dalam mendukung dunia pendidikan,” cetusnya.

Dikatakan, Keputusan Gubernur Ria Norsan ini menjadi bukti nyata pendidikan tetap menjadi prioritas utama di Kalimantan Barat.

“Kini, tantangan selanjutnya adalah bagaimana pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat bisa bersinergi demi menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik dan berkelanjutan,” pungkasnya. [red/r]

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:DR Herman Hofi MunawarGubernur kalbarGuru HonorerRia norsan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Bawa Sabu di Saku Celana, Warga Singkawang Diciduk Polisi di Jalur Lintas Malindo
06/03/2026
Potret PT WHW Kendawangan, TKA Dominasi Posisi Penting Ditengah Keluhan Pekerja Lokal, Nelayan kian Terhimpit
10/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Proyek TPA Pontianak Rp 17,9 Miliar Disorot…!! Beton Mulai Retak, Kualitas Konstruksi Dipertanyakan.

24 jam lalu

Bocil Disuruh Nge-roasting Gubernur Kalbar, Bupatinya yang Kena

01/04/2026

Lantik Pengurus Baru, ISKAB se Nusantara Siapkan Program ‘Santri Mengabdi’ ke Pelosok Kalbar

31/03/2026

Alih Fungsi atau Apapun Namanya Terhadap RTH Tidak Boleh Seenaknya

30/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang