Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Bengkayang > Krisis Air Bersih Meluas di Mempawah dan Bengkayang, Warga Terpaksa Antre
Bengkayang

Krisis Air Bersih Meluas di Mempawah dan Bengkayang, Warga Terpaksa Antre

Last updated: 3 jam lalu
7 jam lalu
Bengkayang
Share

FOTO : Mobil pikap mengangkut tangki air sedang mensuplai ke rumah warga ( Uray Tommy).

Pewarta : Uray Tommy M | Editor/publisher : Admin radarkalbar.com

​MEMPAWAH – Kemarau panjang yang melanda sebagian wilayah Kalimantan Barat mengakibatkan krisis air bersih yang kian mengkhawatirkan.

Di Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, dan Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, warga kini harus berjuang ekstra hingga mengeluarkan biaya lebih demi mendapatkan air layak konsumsi.

​Intrusi air laut yang menyebabkan air sungai menjadi asin membuat sumber air warga tak lagi bisa digunakan. Kondisi ini memaksa warga bergantung sepenuhnya pada sumur bor milik pribadi yang masih mengeluarkan air tawar.

​Ning, seorang pemilik sumur bor di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, mengungkapkan bahwa permintaan air bersih melonjak tajam. Setiap hari, puluhan kendaraan pengangkut air mengantre di lokasi miliknya.

“Setiap harinya sekitar 40 sampai 50 mobil antre. Di sekitar sini ada lima titik sumber air serupa, dan semuanya mengalami antrean yang sama karena kami melayani permintaan warga dari dua kabupaten sekaligus,” ujar Ning, Minggu (29/3/2026).

​Keterbatasan armada dan sumber air membuat distribusi terhambat. Jul, seorang sopir pengantar air, mengaku kewalahan melayani pesanan yang mencapai 8 pelanggan per hari. Ia bahkan harus bekerja dari pagi hingga larut malam.

“Saya mohon maaf kepada pemesan agar bersabar. Semua pesanan tetap akan diantar, tapi memang harus menunggu giliran,” katanya.

​Kondisi sulit ini juga dirasakan Acun, warga Desa Sungai Duri. Ia mengaku mulai kesulitan memesan air karena penyedia jasa di wilayah Sungai Pangkalan 2 sudah mulai menolak pesanan akibat kewalahan memenuhi permintaan lokal yang membeludak.

​Dampak ekonomi paling nyata dirasakan oleh ibu rumah tangga. Halimah, warga yang tinggal di pinggiran sungai, mengeluhkan pembengkakan biaya rumah tangga.

“Sudah sebulan lebih kami harus beli air karena air sungai asin. Uang belanja dapur terpaksa ditambah untuk beli air bersih,” keluh Halimah.

​Warga kini berharap adanya langkah konkret dari pemerintah daerah setempat untuk mengatasi krisis musiman ini, mengingat air merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. ( RED)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Air BersihBengkayangMempawahSungai Kunyit
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi

02/03/2026
Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali
17/03/2026
Resmi Dilantik, Utin Risty Emilya Putri Sulung Raja Sanggau Perkuat Layanan Kenotariatan
04/03/2026
Plafon SDN 08 Sungai Pinyuh Ambrol, Kepsek Sebut Sudah Sampaikan Usulan Perbaikan
02/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Warga Sukadana Masih Jerit Krisis Air Bersih, Proyek SR Milyaran Rupiah Disorot

28/03/2026

Pererat Silaturahmi dan Toleransi, Pemdes Sungai Duri Gelar Perayaan Idul Fitri 1447 H di Terminal Bus

27/03/2026

Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia

26/03/2026

Wisata Pulau Lemukutan Membludak, Ribuan Pengunjung Padati Dermaga Teluk Suak

27/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang