Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sambas > Desak Investigasi Forensik Jembatan Roboh Tebas-Sebindang di Kabupaten Sambas
Sambas

Desak Investigasi Forensik Jembatan Roboh Tebas-Sebindang di Kabupaten Sambas

Last updated: 24/12/2019 15:34
24/12/2019
Sambas
Share

Pontianak,radar-kalbar.com-Robohnya Jembatan Tebas Sungai-Sebindang, Minggu (22/12) dalam pengerjaan progres 90 persen, mendapat sorotan banyak pihak. Gubernur didesak untuk memerintahkan dilakukannya investigasi forensik.

“Yang kami tahu, untuk mengetahui penyebab jembatan roboh harus melalui kajian atau analisa kegagalan konstruksi. Jadi jangan cepat disimpulkan force majeur dan lain-lain,” kata Jhoni Sr, Koordinator Aliansi Pergerakan Pemuda Islam (APPI) Kalbar, Selasa (24/12/2019).

Menurut Jhoni, jika dilakukan kajian maka tidak ada yang saling lempar tanggungjawab antara pelaksana, pihak yang mendesain atau konsultan perencana dan pihak pemprov dalam hal ini satuan kerja yang menangani.

“Semua pihak terkait harus bertanggung jawab mulai dari pelaksana CV. Duta Parma hingga Pemprov. Gubernur jangan tutup mata karena dana pemerintah yang dipakai cukup besar mencapai Rp 4,03 Miliar,” kata Jhoni yang juga fungsionaris Pemuda Pancasila ini.

Jhoni merasa kecewa dengan pernyataan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kalbar, Sukri di beberapa media yang terlalu cepat menyimpulkan penyebab robohnya jembatan tersebut akibat faktor alam dan pergeseran tanah timbunan.

“Apakah sudah dicek pondasinya, apakah sudah sesuai dengan yang direncanakan. Bagaimana kedalaman tiang pancangnya, apakah sesuai dengan hasil sondir yang mensyaratkan kedalaman tiang pancang,” ujarnya seraya menyebutkan banyak faktor.

Dari beberapa literatur, kata Jhoni, perlu dikaji juga analisa struktur atau komponen sehingga diketahui penyebab kegagalan konstruksi jembatan. Bisa saja ada kesalahan dalam pemakaian material, kesalahan perakitan, cacat produk atau malah kesalahan pemilihan bahan, dan ketidaksempurnaan dari penyebab gangguan lingkungan.

“Jangan sampai terkesan adanya saling melindungi antar pihak terkait karena ada kepentingan. Makanya perlu diaudit forensik agar hasilnya objektif. Kami memang bukan ahli di bidang ini, tetapi mempunyai hak publik untuk turut serta memantau,” tegas dia.

Robohnya jembatan di Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas ini memang sudah banyak disebar warga melalui video di jejaring sosial media dan WhatsApp. Jembatan sudah ambruk saat hampir selesai dikerjakan dan belum digunakan karena masih dalam tahap kontrak pengerjaan.

Jembatan diketahui dibangun menggunakan anggaran APBD Provinsi Kalbar Tahun Anggaran 2019 melalui lelang, dimenangkan CV. Duta Parma dengan Konsultan Supervisi PT. Tritunggal Rekayasa Khatulistiwa.

 

 

 

Pewarta : R Ridho Ibnu Syahrie

Editor.    : R Ridho Ibnu Syahrie

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:APBD Provinsi KalbarJembatanJembatan Tebas Sungai-SebindangRoboh
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi

02/03/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026
Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali
17/03/2026
Resmi Dilantik, Utin Risty Emilya Putri Sulung Raja Sanggau Perkuat Layanan Kenotariatan
04/03/2026
Plafon SDN 08 Sungai Pinyuh Ambrol, Kepsek Sebut Sudah Sampaikan Usulan Perbaikan
02/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Jembatan Engkayas Rampung: Sinergi CSR PT Agro Andalan Dorong Akselerasi Ekonomi Sekadau Hulu

27/03/2026

Mahasiswa Desak Transparansi Proyek IPA Dinas Perkim LH Sambas Senilai Miliaran Rupiah

10/03/2026

Dilema Kesejahteraan P3K Sambas : Antara Tunggakan Gaji dan Transparansi Aset Pejabat

10/03/2026

BBM Bersubsidi Nelayan dan Ujian Integritas Aparat Penegak Hukum

11/02/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang