Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sekadau > Soal Pertanyaan Warga, Mengapa Harga TBS Anjlok, Aron Katakan Hal Ini
Sekadau

Soal Pertanyaan Warga, Mengapa Harga TBS Anjlok, Aron Katakan Hal Ini

Last updated: 25/06/2022 17:25
25/06/2022
Sekadau
Share

FOTO : Bupati Sekadau, Aron SH berpoto bersama usai penyerahan sertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) kepada sejumlah kelompok tani yang di bina oleh APKS Keling Kumang Agro (Sutar)

Editor : Sutarjo

SEKADAU – radarkalbar.com

PETANI kelapa sawit terus mengeluarkan anjloknya harga tandan buah segar (TBS) sejak beberapa waktu belakangan ini.

Terkait hal ini, Bupati Sekadau, Aron SH menegaskan pihaknya sudah meneruskan keluhan masyarakat selaku petani kelapa sawit ke jenjang lebih tinggi.

“Untuk menjawab pertanyaan tersebut memang agak sulit, sebab untuk menentukan harga TBS bukanlah wewenang pemerintah. Tapi adalah kewenangan pasar dunia. Namun, Pemkab Sekadau selalu menyampaikan hal itu kepada Pemprov Kalbar. Nah, harapannya tentu pemerintah provinsi menyampaikan hal itu kepada pemerintah pusat, ” ungkapnya saat menyerahkan sertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) kepada sejumlah kelompok tani yang di bina oleh APKS Keling Kumang Agro.

Menurut Aron, hal itu upaya yang telah dilakukan sesuai dengan tingkatan, mengenai adanya keluhan masyarakat terkait anjloknya harga TBS.

Aron mengimbau petani kelapa sawit tidak putus asa dengan kondisi ini, memang turunnya harga TBS akan berdampak dengan lambannya pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Diketahui, sebanyak 80 persen masyarakat di Kabupaten Sekadau adalah petani. Makanya Pemkab Sekadau akan terus menyuarakan keluhan warga ini kepada pemerintah pusat melalui Pemprov Kalbar.

Pemkab Sekadau kata sangat mendukung apa yang dilakukan CU Keling Kumang Agro. Sebab, dengan program ini mereka telah banyak membina petani swadaya kelapa sawit. Bahkan, sudah mampu mendukung agar petani mendapatkan sertifikat RSPO.

“Program ini sejalan dengan program unggulan Pemkab Sekadau yakni Infrastruktur, Perkebunan, Pertanian, Perikanan untuk kesejahteraan masyarakat (IP3K). Saat ini sesuai data yang ada di pemerintahan daerah kabupaten Sekadau, jumlah kebun petani swadaya hampir mencari 30 ribu hektare,” ungkapnya.

Jumlah ini sangat banyak, hanya saja masih banyak petani swadaya yang belum memahami cara yang baik untuk memelihara kebun kelapa sawit, sehinga produksi masih jauh dari harapan, untuk itu sambung dia, perlu ada pembinaan dari pihak terkait atau lembaga dan LSM yang bergerak di bidang kelapa sawit seperti APKS KK dan SPKS.

“Tujuannya agar para petani swadaya bisa melakukan perawatan kebunnya dengan baik, agar produksinya bisa baik,” ingat Aron.

Hadir saat itu, Kepala DKPP, Drs, Sandae, Kepala Pol PP Yohanes, Kepala BPN Sekadau, Camat Sekadau Hilir Joko, pejabat teras dari Credit Union (CU ) Keling Kumang serta para lembaga petani dan pengurus SPKS Keling Kumang.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:AnjlokAronBupati sekadauKeling KumangTBS
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan
29/05/2026
Diduga Kabur Usai Tabrak Satu Keluarga di Depan RM Tahu Sumedang, Sopir Honda Jazz Dicari Polisi dan Keluarga
28/05/2026
Korban Lakalantas di Jalan Raya Sungai Batang, Sungai Pinyuh Bertambah
03/06/2026
Santriwati yang Hamil tanpa Pernah Gituan, Terungkap, Pelakunya Pengasuh Ponpes
28/05/2026

Berita Menarik Lainnya

Cekcok Soal Tak Pulang Rumah, Pria di Sekadau Aniaya Istri Pakai Tumpukan Berkas Kantor

27/05/2026

Jaga Kondusifitas Daerah, Suara Kalbar Institute Gandeng Wartawan Sekadau Bahas Etika Pers

27/05/2026

Gagal Menyalip di Tikungan Sungai Kunyit, Pengendara RX-King Tewas dalam Tabrakan Beruntun

17/05/2026

Keling Kumang Festival IV 2026 Berakhir, Wabup Sekadau Puji Antusiasme Generasi Muda

17/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang