Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Bengkayang > Data Tim Gabungan, 4 Korban Meninggal dan 8 Orang Selamat
Bengkayang

Data Tim Gabungan, 4 Korban Meninggal dan 8 Orang Selamat

Last updated: 18/09/2022 23:54
18/09/2022
Bengkayang
Share

FOTO : Tim gabungan saat melaksanakan pencarian korban tanah longsor di lokasi PETI (Ist)

Pewarta : Amad/MK

Editor : redaksi

BENGKAYANG – radarkalbar. com

TIGA hari sudah pencarian korban tertimbun tanah longsor di lokasi PETI antara wilayah Kabupaten Bengkayang – Sambas dilaksanakan. Hingga saat ini tim gabungan menemukan 4 orang yang meninggal dunia. Dan 8 orang lainya selamat.

Kapolres Bengkayang AKBP Dr Bayu Suseno mengatakan hingga hari ketiga berada di lokasi longsor bersama aparat terkait. Guna untuk melakukan operasi kemanusiaan yang diduga masih tertimbun longsor di Desa Buduk Sempadang, Kecamatan Selakau Timur, Kabupaten Sambas.

“Korban meninggal yang semula diperoleh info bertambah 1 orang pada Sabtu (17/9/2022). Namun pada Minggu (18/9/2022) sekitar pukul 09.00 WIB diperoleh informasi lagi, korban kritis dari Selakau Timur. Kemudian yang semula diduga meninggal dunia ternyata kondisinya masih hidup. Dan sekarang sudah rawat jalan di rumahnya di Kecamatan Selakau Timur, Kabupaten Sambas, “ungkapnya.

Kapolres Bengkayang AKBP Dr Bayu Suseno memastikan sampai Minggu (18/9/2022) untuk sementara tercatat korban meninggal dunia sebanyak 4 orang.

Adapun identitas yang meninggal dunia tersebut masing-masing :

1. Hermanus (42) beralamat di Dusun Benawa Bakti, Desa Monterado, Kecamatan Monterado.

2. Yohanes Naga alias Oot (19) beralamat di Dusun Pakucing I, Desa Gerantung, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang.

3. Piko, beralamat di Sejaruk Param, Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang.

4. Tumin, beralamat di Selakau Tua, Kecamatan Selakau Timur, Kabupaten Sambas.

Adapun korban selamat berjumlah 8 orang, dengan identitas :

1. Martinus, alamat : Dusun Taepi, Desa Monterado, Kecamatan Monterado.

2. Makarno, beralamat di Dusun Taepi Desa Monterado, Kecamatan Monterado.

3. Pitrus Ipit alias Pak Reval, beralamat di Dusun Benawa Bakti, Desa Monterado, Kecamatan Monterado.

4. Benediktus Ayen, beralamat di Dusun Benawa Bakti, Desa Monterado, Kecamatan Monterado.

5. Bombat, beralamat di Dusun Benawa Bakti, Desa Monterado, Kecamatan Monterado.

6. Yohanes Rudi, beralamat di Pakucing, Desa Gerantung, Kecamatan Monterado.

7. Basuni Iyeng, beralamat di Pakucing, Desa Gerantung, Kecamatan Monterado.

8. Aldo Firdaus, alamat Paku cing, Desa Gerantung, Kecamatan Monterado

Disinggung apakah lokasi tanah longsor tersebut masuk wilayah Kabupaten Sambas atau Bengkayang? AKBP Dr Bayu Suseno mengatakan hanya Bupati Sambas dan Bupati Bengkayang yang tahu batas wilayah tersebut.

” Bila TKP masuk wilayah Kabupaten Bengkayang. Maka Polres Bengkayang yang akan lakukan penyidikan. Nah, jika sebaliknya, apabila masuk wilayah Kabupaten Sambas. Maka Polres Sambas yang akan lakukan penegakkan hukumnya. Kami masih menunggu keputusan dari kedua Bupati tersebut”, jelasnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:PETITanah longsortertimbun
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
Korban Lakalantas di Jalan Raya Sungai Batang, Sungai Pinyuh Bertambah
03/06/2026
Pengelolaan Solar Subsidi di Paloh Dibahas Bersama Nelayan dan HNSI
08/06/2026
Milyaran Rupiah Lenyap Semalam: Petani Keramba Mempawah Menjerit, Dinas Terkesan “Meraba-raba”
11/06/2026
HNSI Sambas Mediasi Nelayan Paloh dan SPBU, Penyaluran BBM Segera Kembali Normal
08/06/2026

Berita Menarik Lainnya

Herman Hofi : Sengkarut Masalah Emas, BBM Subsidi, dan PETI Bukan Soal Aturan, Melainkan Konsistensi Pengawasan dan Integritas

23 jam lalu

Kasus Saling Lapor Penganiayaan di Bengkayang, Kuasa Hukum Minta Polisi Objektif dan Kawal Kasus hingga Tuntas

18/05/2026

Memanas..!! Mapolres Sanggau Digeruduk Ratusan Massa, Ini Masalahnya

05/05/2026

Korupsi Jalan Lambau..! Penyidik Kejari Bengkayang Seret Direktur PT MPK dan “Makelar” Dokumen Jadi Tersangka

30/04/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang