Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sanggau > Memanas..!! Mapolres Sanggau Digeruduk Ratusan Massa, Ini Masalahnya
Sanggau

Memanas..!! Mapolres Sanggau Digeruduk Ratusan Massa, Ini Masalahnya

Last updated: 05/05/2026 01:36
04/05/2026
Sanggau
Share

FOTO : Suasana saat aksi massa menuntut pembebasan warga yang diamankan polisi, diduga karena aktivitas PETI di Kecamatan Entikong [ ok ]

Pewarta : Tim liputan |Editor/publisher : Admin radarkalbar.com

SANGGAU – Ratusan warga dari Kecamatan Entikong dan Sekayam mengepung Mapolres Sanggau pada Senin (4/5/2026) siang.

Menggunakan armada truk hingga minibus, massa menuntut pembebasan Anto dan Alek, dua warga yang ditahan kepolisian pekan lalu akibat aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).
Koordinator aksi, Patrisius Nurmelo, menegaskan bahwa prosedur penangkapan oleh pihak kepolisian dinilai cacat secara etika adat. Menurutnya, petugas tidak memberikan pemberitahuan kepada pengurus kampung maupun tokoh adat setempat.

“Kami menilai polisi melangkahitugas pengurus kampung dan tidak menghormati tatanan yang ada. Kami minta saudara kami dibebaskan, apalagi hasil bumi yang mereka dapatkan hanya untuk menghidupi anak istri,” ujar Patrisius yang juga merupakan pengurus AMAN Kecamatan Entikong.

Senada dengan itu, Tri Sandika, warga Desa Semanget, menyoroti trauma sosial akibat penangkapan tersebut yang sempat dikira aksi pembegalan oleh warga.

Ia bahkan meminta Komisi III DPR RI untuk turun tangan mencari solusi bagi masyarakat kecil yang bergantung pada sektor ini.

Merespons tekanan massa, Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono menyatakan tidak bisa mengambil keputusan instan karena penangkapan tersebut merupakan bagian dari operasi Polda Kalbar.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Ketua DPRD. Karena ini penyelenggaranya Polda, kami harus melaporkan perkembangan ini terlebih dahulu. Kami minta waktu tiga hari untuk mencari solusi terbaik,” kata AKBP Sudarsono di hadapan massa.

Usai menggelar aksi, massa tersebut membubarkan dengan tertib. Namun, warga berjanji, jika dalam waktu tiga hari, maka akan ada aksi serupa dengan massa yang lebih banyak. [ red ]

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Desa SemangetEntikongMapolres SanggauMassa aksiPETI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Keluarga Pasien Keluhkan Layanan RSUD MTh Djaman Sanggau, Soroti Prosedur Medis dan Administrasi BPJS

19/04/2026
“Ramai di Medsos”, Ada Apa dengan Pelayanan di RSUD MTh Djaman?
07/05/2026
Surat Kades Tak Kunjung Berbalas, Viral di Medsos, Namun Perbaikan Jembatan Temurak Meliau Masih Menggantung?
14/05/2026
Mengenal Indri Wahyuni, Dikenal Mrs Artikulasi Saat Skakmat Regu SMAN 1 Pontianak
11/05/2026
Laskar Sakera Mempawah Dinilai Sukses Jalankan Misi Minadzulumati Ilannur, Lidik Krimsus Sampaikan Apresiasi
24/04/2026

Berita Menarik Lainnya

Langgar Aturan Jalan Nasional, Kanopi Toko Hero Sticker Mesti Dibongkar, Berani kah Ju?

15/05/2026

Langgar Aturan Tata Ruang? Kanopi Toko Hero Sticker Tetap Dipasang Meski Sempat Dihentikan

13/05/2026

Ban Pecah..! Avanza Seruduk NMAX di Jalan Batang Tarang – Sosok, Tewaskan Bapak dan Anak

11/05/2026

Truk Tangki Terguling di Modang, Kecamatan Toba, Sopir Meninggal Dunia

11/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang