Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > News > Momen HUT RI ke-76, Pesawat Mendarat Perdana di Lanud Liku, Sambas, Pangkoopsau I Marsma : Buka Harapan Jadi Bandara Perintis
News

Momen HUT RI ke-76, Pesawat Mendarat Perdana di Lanud Liku, Sambas, Pangkoopsau I Marsma : Buka Harapan Jadi Bandara Perintis

Last updated: 19/08/2021 09:09
18/08/2021
News
Share

FOTO : Momen berpoto bersama usai proses penyambutan pendaratan perdana pesawat angkut jenis CASSA 212 di Landasan Udara Liku, Paloh, Sambas (Ist)

Pewarta/sumber : Zentha/Rilis Humas Pemkab Sambas

radarkalbar. com, SAMBAS – Pesawat angkut CASSA 212 mendarat perdana dengan mulus di Landasan Udara (Lanud) Liku, Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas, Kalbar, Rabu (18/8/2021).

Kedatangan pesawat tersebut merupakan rentetan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia, dan akan jadi sejarah bagi Kabupaten Sambas.

Pesawat yang ditumpangi Pangkoopsau I Marsma, Tedi Rizalihadi tersebut membawa tenaga medis dan vaksin untuk mempercepat vaksinasi pada wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten Sambas.

Selain itu, pesawat tersebut juga membawa bantuan sembako untuk warga setempat.

“Hari ini, kita masih dalam suasana kemeriahan HUT ke-76 RI di perbatasan, khususnya di Liku, Kecamatan Paloh kita melakukan pendaratan perdana, pesawat Fixed Wing atau pesawat bersayap tetap CASSA 212 milik Skadron IV TNI AU,” katanya.

Tedi Rizalihadi mengatakan, HUT ke-76 RI di perbatasan Sambas-Malaysia bukan tanpa alasan, selain melaksanakan percepatan vaksinasi massal bagi masyarakat di wilayah perbatasan. Landasan Udara Liku juga memiliki sejarah panjang.

“Landasan ini penuh dengan sejarah. Di mana pada tahun 1976 baru mulai dibangun, waktu itu masih berupa batu. Seiring dengan adanya kontijensi pembangunan mercusuar dari negara Malaysia pada tahun 2014 maka kita membesarkan landasan ini dibangun dengan aspal sepanjang 750 meter,” katanya.

Tedi Rizalihadi menambahkan pendaratan perdana pesawat CASSA 212 tersebut merupakan momentum awal berkembangnya Landasan Udara Liku.

Pendaratan perdana pesawat itu juga membuka harapan agar ke depan landasan tersebut bisa menjadi Bandara Perintis.

“Hari ini adalah tonggak awal supaya penerbangan terus ada di sini. Harapan kita sama-sama mendukung Bupati untuk berkomunikasi dengan Kemenhub agar ke depan ada pesawat perintis yang terjadwal rutin mendarat ke sini. Supaya perekonomian Paloh maupun Kabupaten Sambas bisa maju,” katanya.

Lokasi tersebut kata dia, juga menjadi garda pertahanan perbatasan Indonesia Malaysia. Setiap hari selalu ada 10 orang anggota Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU untuk menjaga aset yang ada di sana.

Kemudian, lokasi tersebut dianggap sangat strategis sekali karena berhadapan langsung dengan poros utara dan negara tertangga Malaysia.

“Kedepan, sesuai arahan Kepala Staf TNI AU, akan dilakukan pengkajian untuk peningkatanya dan rencana penempatan Satuan Radar sebagai mata telinga pertahanan kita di sini. Tapi itu masih dalam kajian, mudah-mudahan pengembangan dari Landasan Liku ini baik dari sisi keamanan maupun kesejahteraan ekonomi dapat bersinergi sehingga Sambas Berkemajuan,” katanya.

Menurut Tedi Rizalihadi Landasan Udara Liku masih butuh banyak pengembangan untuk mendukung keselamatan penerbangan di sana. Salah satu yang paling dibutuhkan adalah tower kontrol.

“Pengembangan yang akan kita lengkapi di sini seperti tower sebagai menara untuk mengontrol take off dan landing serta lain-lain. Nanti kita bantu, Bapak Bupati Sambas juga akan bersama-sama kita mendorongnya. Kita akan lengkapi pelan-pelan fasilitas yang berkaitan dengan keselamatan penerbangan,” pungkasnya.

Editor : Antonius

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Pesawat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Potret PT WHW Kendawangan, TKA Dominasi Posisi Penting Ditengah Keluhan Pekerja Lokal, Nelayan kian Terhimpit
10/03/2026
Bertahun-tahun Gelap, Warga Dusun Pangkalan Makmur Kini Terang Benderang Berkat Swadaya dan Donatur
30/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Deputi Penasehat Presiden Berkunjung ke Kantor Pusat SMSI

24/01/2025

Truk Lepas Kendali dan Terjun Bebas ke Jurang, 2 Meninggal, Seorang Luka Serius

19/01/2025

Hujan Tinggi, Jalan Licin dan Direndam Banjir, Polres Kubu Raya Sampaikan Himbauan

12/12/2024

Tim Unit Reskrim Polsek Sungai Raya Tangkap Pelaku Pencurian di Pergudangan Parit Baru

19/11/2024
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang