Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sanggau > Seorang Warga Parindu Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit, Ini Penyebabnya
PeristiwaSanggau

Seorang Warga Parindu Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit, Ini Penyebabnya

Last updated: 17/02/2026 10:54
17/02/2026
Peristiwa Sanggau
Share

FOTO : Petugas Polsek Parindu menunjukan TKP korban mengakhiri hidupnya (ISTIMEWA)

Tim liputan | editor publisher : admin redaksi

SANGGAU, radarkalbar.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Parindu, Sanggau, Kalbar memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh A (42), pria yang ditemukan meninggal gantung diri di area kebun sawit Dusun Tunas Lino, Desa Hibun, Kabupaten Sanggau, Minggu (15/2/2026) malam.

​Kapolsek Parindu, Ipda N. Ling, mengungkapkan berdasarkan hasil visum dari Puskesmas Pusat Damai, luka pada tubuh korban hanya berupa bekas jeratan di bagian leher.

Ia menduga kuat korban murni mengakhiri hidupnya sendiri akibat beban persoalan pribadi.

​”Dugaan tersebut diperkuat dengan pesan terakhir yang dikirim korban kepada istrinya melalui WhatsApp. Isinya berupa permintaan maaf dan pengakuan adanya masalah psikologis yang sedang dihadapi,” ujar Ipda N. Ling, Senin (16/2/2026).

​Peristiwa ini bermula saat korban tak kunjung pulang dari kebun hingga pukul 18.00 WIB. Anak korban, NT (16), bersama pamannya melakukan pencarian ke area kebun sawit dan menemukan sandal korban di bawah pohon nangka.

​Saat diperiksa, korban ditemukan sudah tidak bernyawa, tergantung pada dahan pohon setinggi empat meter dengan menggunakan jaring keramba. Warga setempat kemudian membantu menurunkan jenazah dan membawanya ke rumah duka.

​Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, di antaranya satu buah jaring keramba sepanjang 3,5 meter, kaos berwarna kuning hitam, celana pendek warna hitam milik korban.

​”Keluarga korban menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi,”jelasnya.

​Menanggapi kejadian ini, Unit Binmas dan Bhabinkamtibmas Polsek Parindu berencana meningkatkan edukasi terkait deteksi dini kesehatan mental di masyarakat.

” Kami mengimbau warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar guna mencegah peristiwa serupa terulang kembali, ” imbasnya. (RED)

 

 

 

 

 

 

source : Humas Polres Sanggau

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Gantung diriPolsek Parindu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

“Ramai di Medsos”, Ada Apa dengan Pelayanan di RSUD MTh Djaman?

06/05/2026
Surat Kades Tak Kunjung Berbalas, Viral di Medsos, Namun Perbaikan Jembatan Temurak Meliau Masih Menggantung?
14/05/2026
Mengenal Indri Wahyuni, Dikenal Mrs Artikulasi Saat Skakmat Regu SMAN 1 Pontianak
11/05/2026
Laskar Sakera Mempawah Dinilai Sukses Jalankan Misi Minadzulumati Ilannur, Lidik Krimsus Sampaikan Apresiasi
24/04/2026
Korupsi Jalan Lambau..! Penyidik Kejari Bengkayang Seret Direktur PT MPK dan “Makelar” Dokumen Jadi Tersangka
30/04/2026

Berita Menarik Lainnya

Terkait Tata Niaga TBS, PKS Rimba Belian Disorot LSM Citra Hanura

21/05/2026

Gagal Menyalip di Tikungan Sungai Kunyit, Pengendara RX-King Tewas dalam Tabrakan Beruntun

17/05/2026

Langgar Aturan Jalan Nasional, Kanopi Toko Hero Sticker Mesti Dibongkar, Berani kah Ju?

15/05/2026

Langgar Aturan Tata Ruang? Kanopi Toko Hero Sticker Tetap Dipasang Meski Sempat Dihentikan

13/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang