Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Melawi > Parah…!! Tahun 2023 Dikerjakan, Kini Ruas Jalan Simpang Nasional – Tiong Keranjik Melawi Didera Kerusakan
Melawi

Parah…!! Tahun 2023 Dikerjakan, Kini Ruas Jalan Simpang Nasional – Tiong Keranjik Melawi Didera Kerusakan

Last updated: 15/06/2024 21:56
15/06/2024
Melawi
Share

FOTO : Plang nama proyek dan kondisi badan jalan yang mengalami kerusakan pada ruas Simpang Jalan Nasional – Tiong Keranjik, Kabupaten Melawi [ist]

Tim liputan – radarkalbar.com

MELAWI – Ruas Simpang Jalan Nasional – Tiong Keranjik, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, Kalbar kembali diwarnai kerusakan, sejak beberapa bulan belakangan ini.

Mirisnya, ruas jalan tersebut baru tahun 2023 lalu dilaksanakan pekerjaan peningkatan. Dan menghabiskan dana yang cukup fantastik sebesar atau sesuai nilai kontrak Rp 22.318.437.000.00-, bersumber dari APBN Tahun Anggaran (TA) 2023.

Pada papan plang proyek tertera tanggal pelaksanaan 28 Juli 2023. Dan waktu pelaksanaan selama 154 hari. Kemudian, masa waktu pemeliharaan selama 365 hari.

Adapun penyedia jasa atau kontraktor pelaksana PT Kencana Indah (PT KCI), dengan konsultan supervisi PT Trijaya First Enginering KSO PT Karas Sembada.

Tak pelak, kondisi ini memantik
Ketua Divisi Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP KPK) Komda Kalbar, Deny, angkat bicara.

Ia mempertanyakan mutu pekerjaan pada ruas jalan dengan nomor kontrak 12/PKS/HK 02.01/BB 20.6.2/2023.

” Anggaran pada pekerjaan peningkatan jalan ini tahun 2023 tida sedikit. Tapi hasil pekerjaannya, belum setahun sudah rusak lagi,” cetusnya, seperti dilansir infokalbar.com, pada Sabtu (15/6/2024).

Menurut Deny, pihaknya banyak mendapatkan informasi dan laporan serta keluhan warga Kacamatan Belimbing atas mulai rusaknnya ruas jalan tersebut.

” Banyak keluhan warga. Kita pertanyakan konstruksi jalan tersebut, bisa jadi tak sesuai spesifikasi. Sehingga belum lama dipakai sudah berlubang. Dan memciu terjadi kecelakaan bagi pengguna jalan. Yang kami sesalkan, kualitas jalan ini tak kuat. Kalau dibandingkan dengan perusahaan yang lain membangun proyek jalan mutunya bagus dan daya tahannya ok,” paparnya.

Menurut Deny, pengerjaan peningkatan jalan itu dilakukan spot-spot sehingga kondisinya tidak rata. Dan kontur jalannya sebagian seperti anak tangga. Kemudian material menggunakan batu kerikil di sungai pantai, bulatan, yang jelas ketebalan aspal sangat tipis,” bebernya.

Ia menambahkan, jika dilihat dari kerusakan yang ada, kemungkinan takaran campurannya yang tidak kuat atau tidak sesuai. Selain itu, tebal tipisnya tidak seimbang.

“Kita juga meragukan tenaga tehnik di lapangan skilnya nya belum mampu mengurusi pekerjaan proyek puluhan milyar,” cetusnya.

Selain itu pengawasan dari pihak konsultan saat pengerjaan dilakukan terbilang longar dan terkesan abai. Untuk itu sangat diharapkan setiap pekerjaan infrastruktur jalan penting bagi pengawas memastikan pekerjaan yang dilakukan sesuai spek.

Menurut Deny, dari tahun ke tahun setiap proyek jalan yang dikerjakan oleh PT KCI milik seorang warga Nanga Pinoh bernama Ajin, terindikasi gagal kualitas

“Dari tahun ke tahun boleh kita cek ke lapangan. Kita bicara berdasarkan fakta bukan karena cerita,” timpalnya..

Atas kondisi ini, Deny meminta kepada aparat penegak hukum (APH) untuk turun monitor ke lapangan. Jika ditemukan adanya kejanggalan, maka proses dengan hukum yang berlaku.

“Kwalitas jalan yang bagus mencerminkan SDM dalam sebuah perusahaan sebagai pelaksana memang memenuhi syarat. Namun, sebaliknya lah,” pungkasnya.

Guna untuk konfirmasi, awak media tak berhasil menghubungi pelaksana atau pihak terkait lainnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:BelimbingJalan NasionalMelawiNanga Pinoh
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Pengelolaan Solar Subsidi di Paloh Dibahas Bersama Nelayan dan HNSI

08/06/2026
Milyaran Rupiah Lenyap Semalam: Petani Keramba Mempawah Menjerit, Dinas Terkesan “Meraba-raba”
11/06/2026
HNSI Sambas Mediasi Nelayan Paloh dan SPBU, Penyaluran BBM Segera Kembali Normal
08/06/2026
Salahnya Dimana? Program MBG di Sanggau Malah Diwarnai Kenaikan Kasus Stunting
08/06/2026
Alami Pemadaman Massal, BPM Kalbar Desak Pimpinan PLN Dicopot dan Ancam Gelar Demonstrasi Besar
04/07/2026

Berita Menarik Lainnya

Kanim Sanggau Bentuk Desa Binaan Imigrasi di Melawi

01/07/2026

Imigrasi Sanggau Kembali Gelar Rakor Timpora di Melawi

01/07/2026

Rumah Betang di Desa Poring Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta

18/04/2026

Sempat Padam, Api Kembali Berkobar Hanguskan 4 Kontrakan di Kuala Belian Melawi

04/04/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang