Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sekadau > Jembatan Gantung Aur Tekam – Sungai Sambang Ambruk, Akses Penghubung Antar Wilayah di Kecamatan Sekadau Hulu “Lumpuh”
Sekadau

Jembatan Gantung Aur Tekam – Sungai Sambang Ambruk, Akses Penghubung Antar Wilayah di Kecamatan Sekadau Hulu “Lumpuh”

Last updated: 13/02/2024 23:43
13/02/2024
Sekadau
Share

FOTO : jembatan gantung Tekam Aur – Sungai Sambang akses penghubung antar desa di Kecamatan Sekadau Hulu yang ambruk (ist)

SEKADAU – radarkalbar.com

JEMBATAN gantung Aur Tekam – Sungai Sambang, akses penghubung sejumlah wilayah di Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, Kalbar dikabarkan ambruk pada Selasa (13/2/2024).

Tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, seorang warga bernama Yono yang kebetulan melintas ikut tercebur ke sungai bersama sepeda motornya. Dan hanya menderita luka lecet pada bagian tubuhnya.

Diketahui, jembatan gantung ini merupakan penghubung wilayah Desa Sungai Sambang – Engkorong – Sungai Gonting – Desa Setawar – Tapang Perodah dan Nanga Pemubuh.

Kepala Desa Sungai Sambang, Vinsencius Lican membenarkan ambruknya jembatan penghubung antar desa dan dusun tersebut.

“Ya, jembatan itu roboh sekira pukul 10.00 WIB. Kondisi ini telah kita laporkan ke pihak Kecamatan SEkadau Hulu,” Selasa (13/2/2024).

Lican menambahkan, ambruknya jembatan gantung itu bermula, pada Senin (12/2/2024) wilayah tersebut dilanda banjir. Tingginya debit air sempat merendam bentangan jembatan itu.

Mungkin kata Lican, karena terendam banjir itu, kerangka atau ada bagian jembatan tersebut yang patah atau bagaimana. Sehingga menyebabkan ambruk sehari kemudian.

“Jembatan gantung yang dibangun sejak tahun 2000 lalu. Saat itu menggunakan dana APBD,” ucapnya.

Dia bersyukur, saat ambruknya jebatan tersebut, tidak menelan korban. Dan kebetulang tidak ramai warga yang melintas.

Ia berharap Pemkab Sekadau mealui instansi terkait segera turun tangan mengingat jembatan merupakan akses vital di sejumlah wilayah.

“Ya, sementara kita tutup dulu lah sambil menunggu pihak terkait untuk menanganinya”, jelas Lican. (Doni)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Akses warga lumpuhjembatan gantungKabupaten sekadauSekadau Hulu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan
29/05/2026
Diduga Kabur Usai Tabrak Satu Keluarga di Depan RM Tahu Sumedang, Sopir Honda Jazz Dicari Polisi dan Keluarga
28/05/2026
Korban Lakalantas di Jalan Raya Sungai Batang, Sungai Pinyuh Bertambah
03/06/2026
Santriwati yang Hamil tanpa Pernah Gituan, Terungkap, Pelakunya Pengasuh Ponpes
28/05/2026

Berita Menarik Lainnya

Cekcok Soal Tak Pulang Rumah, Pria di Sekadau Aniaya Istri Pakai Tumpukan Berkas Kantor

27/05/2026

Jaga Kondusifitas Daerah, Suara Kalbar Institute Gandeng Wartawan Sekadau Bahas Etika Pers

27/05/2026

Gagal Menyalip di Tikungan Sungai Kunyit, Pengendara RX-King Tewas dalam Tabrakan Beruntun

17/05/2026

Keling Kumang Festival IV 2026 Berakhir, Wabup Sekadau Puji Antusiasme Generasi Muda

17/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang