Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Mempawah > Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan
Mempawah

Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan

Last updated: 8 jam lalu
8 jam lalu
Mempawah
Share

FOTO : Mobil Honda Jazz KB 1259 WJ yang terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Sungai Purun Besar, Jongkat, pada Kamis, 28 Mei 2026 [ ist ]

Pewarta/editor : Hamzah | Publisher : Admin radarkalbar.com

MEMPAWAH – Insiden kecelakaan lalu lintas yang sempat viral dan diduga sebagai aksi tabrak lari di Jalan Raya Sungai Purun Besar, Kecamatan Jongkat, pada Kamis (28/5/2026) sore, akhirnya menemui titik terang.

Peristiwa tersebut dipastikan bukan aksi tabrak lari, melainkan murni kesalahpahaman atau miskomunikasi antara pihak pengendara dan keluarga korban.

Kedua belah pihak kini telah bertemu dan sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Pihak pengendara mobil Honda Jazz merah KB 1259 WJ pun terbukti menunjukkan tanggung jawab penuh terhadap penanganan medis para korban.

Kronologi versi Pengendara : Sempat Kehilangan Jejak Ambulance

Anak dari pemilik mobil Honda Jazz, Feby, memberikan klarifikasi resmi kepada awak media guna meluruskan pemberitaan yang beredar. Ia menegaskan sejak awal pasca-kejadian, pihaknya sama sekali tidak berniat melarikan diri.

Menurut Feby, saat insiden terjadi, pihaknya langsung berinisiatif mengevakuasi korban menggunakan mobil mereka. Namun, warga di tempat kejadian perkara (TKP) mengalihkan korban untuk dibawa menggunakan mobil ambulans.

Sebelum ambulans berangkat, pihak pengendara mengklaim telah meninggalkan nomor kontak yang dapat dihubungi.

“Kami kemudian mengikuti ambulannce tersebut, namun di tengah perjalanan kami kehilangan jejak karena mobil ambulans melaju sangat cepat dan tidak terkejar,” jelas Feby, Jumat (29/5/2026).

Khawatir dengan kondisi korban, Feby bersama ayahnya mengaku sempat kebingungan dan berupaya menyisir sejumlah rumah sakit di Pontianak secara maraton untuk mencari keberadaan korban.

“Saya dan bapak saya pusing cari korban ke rumah sakit mana-mana. Kami cek ke RS Siatan, RS Yarsi, RS Soedarso, hingga RS Bhayangkara, namun korban tidak kami temukan. Sementara nomor telepon yang kami tinggalkan juga belum ada yang menghubungi,” tambahnya.

Feby mengaku bersyukur identitas kendaraan mereka sempat difoto oleh warga dan viral, karena hal itu justru mempermudah pihak keluarga korban untuk melacak alamat rumah orang tuanya.

Pindahkan Korban ke RS Medika Djaya dan Tanggung Seluruh Biaya

Setelah identitas kendaraan terlacak, pihak keluarga korban mendatangi kediaman pemilik mobil pada Kamis (28/5/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Pertemuan tersebut langsung membuahkan solusi konkret.

Lantas, pihak pengendara langsung memindahkan cucu Ismail yang menjadi korban luka serius ke RS Medika Djaya guna mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif, serta menanggung seluruh biaya pengobatan.

“Semua biaya sudah kita urus, bukti pembayaran berupa kuitansi pun sudah ada,” tegas Feby.

Kakek Korban Benarkan Masalah Telah Clear

Klarifikasi dan iktikad baik dari pihak pengendara ini dibenarkan oleh Ismail, kakek korban. Saat dihubungi melalui sambungan telepon WhatsApp, Ismail menyatakan persoalan di antara kedua belah pihak telah selesai sepenuhnya.

“Iya benar, tadi malam sudah clear semua, sudah tersambung. Sudah dilakukan upaya pengobatan serius dan semua sudah dibantukan untuk biaya perawatan cucu saya,” kata Ismail.

Tak hanya menanggung biaya rumah sakit sang cucu, Ismail membeberkan bahwa pihak pengendara juga mendatangi kediaman mereka pada tengah malam untuk memastikan kondisi anggota keluarga yang lain.

“Tepat pukul 00.00 WIB tadi malam, pihak penabrak juga datang ke rumah untuk melihat orang tua korban yang mengalami luka-luka, dan juga dilakukan pengobatan sebagai bentuk tanggung jawab. Semua sudah diselesaikan dengan cara kekeluargaan,” tegas Ismail. [ red ]

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Honda JazzJalan Purun BesarJongkatMempawahTabrakan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Diduga Kabur Usai Tabrak Satu Keluarga di Depan RM Tahu Sumedang, Sopir Honda Jazz Dicari Polisi dan Keluarga

28/05/2026
Betapa Dahsyatnya Film Pesta Babi
24/05/2026
Ratusan Orang Antusias Nobar Film Pesta Babi di Mempawah
24/05/2026
Surat Kades Tak Kunjung Berbalas, Viral di Medsos, Namun Perbaikan Jembatan Temurak Meliau Masih Menggantung?
14/05/2026
“Ramai di Medsos”, Ada Apa dengan Pelayanan di RSUD MTh Djaman?
07/05/2026

Berita Menarik Lainnya

Desak Pelindo dan YPKOT Segera Bayar Hak Ahli Waris, LPM Mempawah Pasang Plang di Sungai Kunyit

26/05/2026

Gagal Hindari Kendaraan Saat Menanjak, Mobil dan Motor Adu Banteng di Sekadau

13/05/2026

Ban Pecah..! Avanza Seruduk NMAX di Jalan Batang Tarang – Sosok, Tewaskan Bapak dan Anak

11/05/2026

Anggaran Tunjangan Rumah DPRD Mempawah Tembus Rp 4,9 Miliar, Nazrul : Melukai Hati Rakyat

30/04/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang