FOTO : Saat diskusi bertajuk Ngopi berlangsung pada salah satu cafe di Kota Sekadau [ Doni ]
Pewarta : Doni | Editor/publisher : Admin radarkalbar.com
SEKADAU – Suara Kalbar Institute menggelar diskusi bertajuk “Ngobrolin Informasi (Ngopi)” bersama puluhan jurnalis di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Weng Coffee Sekadau ini fokus membahas peran penting pers dalam menjaga kondusifitas daerah melalui pemberitaan yang berimbang dan beretika.
Agenda ini dihadiri oleh sekitar 20 jurnalis yang bernaung di bawah organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Wartawan Sekadau (IWAS), dan Ikatan Wartawan Online (IWO) Sekadau.
Direktur Eksekutif Suara Kalbar Institute, Kundori, menegaskan pers memegang peran strategis sebagai penyejuk di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, akurasi dan etika harus tetap menjadi panglima meski media saat ini dituntut bergerak cepat.
“Pemberitaan yang berimbang, akurat, dan beretika sangat penting untuk menjaga kondusifitas daerah, khususnya di era media digital yang serba cepat,” ujar Kundori.
Sinergi Tangkal Hoaks
Dukungan terhadap profesionalisme pers juga datang dari aparat penegak hukum.
Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama, yang diwakili Kasat Reskrim Iptu Zainal Abidin, mengajak insan pers setempat untuk memperkuat sinergi dalam memerangi hoaks dan ujaran kebencian.
Semenetara, Kasat Reskrim Polres Sekadau, Zainal Abidin menyebut media sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Komitmen Kode Etik di Era Digital
Di tempat yang sama, Sekretaris PWI Sekadau Sudarno mengingatkan agar tuntutan kecepatan di era digital tidak mengorbankan fakta.
Hal senada disampaikan Ketua IWAS Sekadau, Krisantus, yang menekankan fungsi pers bukan sekadar pencari informasi, melainkan juga instrumen kontrol sosial dan edukasi publik.
Sejatinya, melalui kegiatan ini, Suara Kalbar Institute berharap komunikasi antara komunitas pers dan para pemangku kepentingan di Kabupaten Sekadau terus berjalan harmonis demi menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan profesional. [ red ]
