Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Opini > Ketika Penulis Ketemu Kecerdasan Buatan
Opini

Ketika Penulis Ketemu Kecerdasan Buatan

Last updated: 11/01/2025 18:10
09/01/2025
Opini
Share

Oleh : Rosadi Jamani [ Ketua Satupena Kalimantan Barat ]

BARU saja layar laptop menyala. Wajah-wajah penuh antusiasme hadir di webinar bertajuk “Teknik Membuat Prompt Melukis dengan AI”.

Hostnya, Elza Peldi Taher dan Mila Muzakar. Sebuah webinar yang ditajuk oleh Kreator EraAi dan Hati Pena.

Para penulis hebat dari seluruh penjuru Indonesia, berkumpul dalam ruang maya yang sama. Saya, entah bagaimana, berdiri di tengah mereka sebagai narasumber. Rasanya? Seperti menapaki panggung besar, tapi tanpa naskah.

Saya bukan guru. Saya bukan ahli. Saya hanya seorang penjelajah, berbagi cerita tentang perjalanan kecil bersama kecerdasan buatan. Ada tawa kecil di sudut hati, karena tahu di depan saya, ada penulis-penulis yang tangannya telah mencetak sejarah di atas kertas. Apa yang bisa saya sampaikan pada mereka?

Lalu, saya mulai.

Berbicara tentang AI adalah berbicara tentang imajinasi. Bukan sekadar teknologi, tapi seni memahami keajaiban kata-kata. AI itu seperti samudra. Jika kita tahu cara memanggil ombak, ia akan menggulung indah, membawa kapal imajinasi kita melaju ke tempat-tempat yang tak terduga.

Malam itu, saya berbagi cerita tentang bagaimana AI menjadi teman perjalanan. Bukan menggantikan tangan kreatif kita, tapi memperpanjangnya.

Saya bercerita bagaimana dulu saya mencoba menulis prompt pertama kali, penuh keraguan, penuh percobaan, penuh tawa karena sering kali hasilnya melenceng jauh dari harapan. Tapi dari kekeliruan itu, saya belajar.

Di balik layar, wajah-wajah para peserta mulai bersinar. Saya melihat mereka tersenyum, mengangguk, tertawa kecil. Mereka bertanya, mereka berbagi. Rasanya seperti arus sungai, mengalirkan energi dari satu jiwa ke jiwa lainnya.

Ada yang bertanya bagaimana cara menghidupkan karakter lewat visual. Ada yang penasaran bagaimana AI bisa membantu menyalakan imajinasi. Di sana, saya menyadari sesuatu, malam ini bukan tentang saya. Malam ini adalah tentang kita.

Webinar itu menjadi panggung kecil tempat kami saling bercerita. Tentang bagaimana teknologi bisa menjadi jembatan baru bagi seni. Tentang bagaimana, di tangan seorang penulis, AI bukanlah ancaman, melainkan teman. Teman yang membantu menghidupkan dunia baru, menciptakan keajaiban baru.

Ketika sesi hampir usai, saya berhenti sejenak. Lalu berkata, “Kreativitas itu adalah jiwa. AI adalah cerminnya. Kita yang memberi nyawa, kita yang memberinya makna.”

Malam itu, saya menutup layar dengan rasa syukur. Webinar ini bukan sekadar berbagi pengalaman. Ini adalah pengingat. Bahwa di dunia yang terus berubah, seni dan manusia akan selalu berjalan berdampingan. AI mungkin adalah masa depan, tapi jiwa penulis, jiwa seniman, adalah abadi.

#camanewak

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Kecerdasan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kecelakaan Maut di Kuala Mempawah, Tiga Pelajar Asal Sungai Bakau Kecil Tewas di Tempat

25/02/2026
Syarif Mahmud Alkadrie Pimpin Massa Datangi Polresta Pontianak, Pertanyakan Penanganan Kasus Dugaan SARA
13/02/2026
Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi
02/03/2026
Usut Korupsi Tata Kelola Pertambangan Bauksit, Penyidik Kejati Kalbar Geledah Sebuah di Jalan Pak Benceng Pontianak
19/02/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026

Berita Menarik Lainnya

PDIP Larang Kadernya Kelola SPPG, tapi Dukung MBG

24 jam lalu

Mengenal Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan yang Baru Saja Di-OTT KPK

03/03/2026

Mengenal Musaylimah al-Kadhab, Nabi Palsu dengan Wahyu Katak dan Gajah

03/03/2026

75 Lembaga dan 64 Tokoh Keluarkan Petisi untuk Prabowo agar Keluar dari BoP

02/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang