FOTO : Bupati Sekadau, Aron SH saat menyampaikan sambutannya [ Doni ]
Pewarta : Doni | Editor/publisher : Admin radarkalbar.com
SEKADAU – Pemkab Sekadau memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta melalui Forum Bersama Mitra Pembangunan tahun 2026.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung PKK Sekadau, Senin (30/3/2026), terungkap kontribusi dunia usaha melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) mencapai angka signifikan pada tahun sebelumnya.
Bupati Sekadau, Aron, S.H., mengungkapkan berdasarkan laporan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperida), total dana CSR yang terdata sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 7,458 Milyar.
“Nilai tersebut belum termasuk bantuan beasiswa pendidikan serta pembangunan fasilitas sanitasi (Water Closet) untuk mendukung program Open Defecation Free (ODF) di Kabupaten Sekadau,” ujar Aron saat membuka kegiatan.
Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemerintah
Bupati Sekadau, Aron SH menegaskan keterbatasan anggaran daerah membuat keterlibatan pihak swasta menjadi krusial.
Ia mengapresiasi langkah perusahaan perkebunan, lembaga perbankan, hingga NGO yang telah berkontribusi nyata, terutama pada sektor infrastruktur.
“Pembangunan jalan dan jembatan di Sekadau banyak terbantu oleh dana CSR perusahaan. Namun, kita juga mendorong agar perhatian pada sektor pendidikan dan kesehatan ditingkatkan karena kedua hal ini adalah fondasi masa depan bangsa,” tegasnya.
Fokus Penyelarasan Program
Kepala Baperida Kabupaten Sekadau, Theresia Lili, menjelaskan forum ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya sinkronisasi agar program CSR perusahaan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan sejalan dengan rencana pembangunan daerah.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran kepala OPD, para camat, pimpinan perusahaan perkebunan, perwakilan lembaga keuangan (Credit Union), serta lembaga non-pemerintah (NGO).
Acara diakhiri dengan sesi diskusi intensif untuk merumuskan peta jalan pembangunan kolaboratif tahun 2026. [ red]
