FOTO : Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H [ Istimewa ]
Tim liputan | editor/publisher : admin redaksi
PONTIANAK – Memasuki pertengahan Februari 2026, masyarakat Kalimantan Barat tengah merasakan anugerah luar biasa dengan hadirnya dua momen besar keagamaan yang bersamaan.
Kedua momen itu, yakni perayaan Tahun Baru Imlek dan persiapan menyambut bulan suci Ramadhan.
Fenomena ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk memperkuat persatuan dan keharmonisan antarumat beragama.
Menanggapi pertemuan dua perayaan besar ini, Polda Kalbar bersama pemerintah mengingatkan pentingnya menjaga suasana damai dan harmonis, khususnya dalam menjalani kehidupan beragama yang penuh toleransi.
Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengingatkan seluruh masyarakat untuk mengedepankan sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan.
Ditegaskannya keberagaman bukanlah pemisah, melainkan kekuatan yang mempererat tali persaudaraan di Kalimantan Barat.
“Imlek dan Ramadhan datang bersamaan tahun ini, sebuah momen langka yang bisa kita manfaatkan untuk mempererat kebersamaan. Kami berharap masyarakat dapat terus menjaga suasana yang penuh toleransi dan saling menghormati,” ujar Bambang Suharyono, Selasa (17/2/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menghindari penyebaran informasi yang dapat memicu ketegangan, terutama di media sosial. Pemanfaatan media sosial yang bijak dan penuh empati diharapkan mampu menjaga situasi tetap kondusif dan menghindari potensi konflik antar kelompok.
“Keamanan dan ketertiban masyarakat tetap menjadi prioritas kami. Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan menciptakan lingkungan yang aman bagi setiap warga, baik yang merayakan Imlek maupun yang menjalankan ibadah puasa,” ungkapnya.
Bambang menegaskan Polda Kalbar berkomitmen untuk memastikan setiap warga, baik yang merayakan maupun yang beribadah, dapat menjalani momen sakral ini dengan tenang dan penuh rasa aman.
“Semoga Kalimantan Barat terus menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal kebersamaan, saling menghargai, dan hidup dalam harmoni,” pungkasnya. [ RED]




