FOTO : Ketua LPA Kalbar, R. Hoesnan (ist)
Tim liputan – radarkalbar.com
PONTIANAK – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kalimantan Barat mendorong pemerintah mempercepat pembangunan dapur gizi sebagai bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menekan angka stunting di wilayah tersebut.
Ketua LPA Kalbar, R. Hoesnan, menyatakan, program MBG menjadi langkah nyata dalam memenuhi hak kesehatan dan gizi anak, terutama mengingat prevalensi stunting di Kalbar masih tinggi, mencapai 24,5%–26%, di atas ambang batas maksimal WHO sebesar 20%.
“Kehadiran MBG membantu memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi seimbang. Namun, pembangunan dapur gizi yang merata sangat krusial agar makanan bergizi dapat dijangkau hingga ke pelosok,” kata Hoesnan, Selasa (3/2/2026).
Hoesnan menambahkan, dapur gizi yang terintegrasi di setiap kabupaten/kota tidak hanya menjamin standar gizi, tetapi juga dapat memberdayakan potensi pangan lokal.
” LPA Kalbar berkomitmen mengawal implementasi program ini agar tepat sasaran dan berdampak jangka panjang bagi tumbuh kembang anak-anak Kalbar, ” tegasnya.
Program MBG dan pembangunan dapur gizi menjadi fokus pemerintah dalam upaya pemenuhan hak dasar anak sekaligus menurunkan angka stunting yang masih menjadi masalah serius di Kalbar. (RED)
edito/publisher : admin radarkalbar.com




