Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sambas > SDN 06 Sawah Terancam Ambruk, Legislator PDI-P Tanya Keseriusan Pemerintah Tingkatkan Pendidikan di Tapal Batas
Sambas

SDN 06 Sawah Terancam Ambruk, Legislator PDI-P Tanya Keseriusan Pemerintah Tingkatkan Pendidikan di Tapal Batas

Last updated: 12/10/2025 13:42
12/10/2025
Sambas
Share

FOTO : FOTO Mardani dan salah satu bagian dari bangunan SDN 06 Sawah yang mengalami kerusakan [ ist ]

M.Luffi Ariadi – radarkalbar.com

SAMBAS – Kerusakan berat yang menimpa SDN 06 Sawah di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalbar tak sekadar soal bangunan yang nyaris roboh.

Bagi sebagian kalangan legislatif, kondisi ini membuka kembali pertanyaan tentang seberapa serius negara memastikan layanan pendidikan di kawasan perbatasan.

Seorang anggota DPRD Kabupaten Sambas dari Fraksi PDI Perjuangan, Mardani yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) 7, menyatakan keprihatinan mendalam atas fakta bangunan sekolah yang berada tepat di tepian batas negara itu tetap digunakan meski strukturnya membahayakan guru dan murid.

“Gedung sekolah SDN 06 Sawah itu berada persis di wilayah perbatasan dengan Sarawak–Kuching, Malaysia. Kondisi seperti ini seharusnya tidak dibiarkan. Kita sangat prihatin,” ujarnya kepada awak media, pada Sabtu (11/10/2025).

Menurutnya, sekolah-sekolah di wilayah perbatasan memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar sarana belajar. Keberadaan mereka mencerminkan sejauh mana negara hadir dan peduli pada masyarakat di garis terluar.

“Sekolah di perbatasan itu simbol eksistensi negara. Jika fasilitasnya ambruk, apa yang ingin kita tunjukkan?” katanya.

Mardani menilai, kebutuhan mendesak saat ini bukan hanya sekadar perhatian, tetapi langkah konkret. Ia menegaskan perlunya respon cepat dari Dinas Pendidikan Sambas untuk memastikan proses belajar mengajar tidak berjalan dalam ancaman keselamatan.

“Kami berharap pemerintah melalui dinas pendidikan segera mencari solusi agar gedung itu bisa kembali layak digunakan,” harapnnya.

Meski belum ada penyampaian resmi mengenai rencana renovasi, pihaknya mengaku sedang mengumpulkan informasi terkait apakah SDN 06 Sawah sudah termasuk dalam program perbaikan tahun ini.

“Kita ingin memastikan, apakah renovasi sudah direncanakan dalam waktu dekat. Jika belum, hal itu harus segera didorong,” ucapnya.

DPRD, lewat Komisi IV yang membidangi pendidikan, mulai melakukan pengawasan langsung dengan turun ke sejumlah sekolah rusak di pelosok Sambas. Langkah ini dipandang sebagai bentuk tekanan politik agar dinas teknis tidak lagi menunda penanganan.

“Ketua Komisi IV bersama pihak sarpras sudah turun mengecek beberapa sekolah rusak. SDN 08 Semanjak, SDN 03 Parit Baru, dan SDN 07 Sijang sudah dikunjungi. SDN 06 Sawah akan dijadwalkan berikutnya,” jelasnya.

Ia menegaskan pengawasan tidak akan berhenti hanya pada kunjungan. Dewan akan memastikan rekomendasi yang dihasilkan benar-benar ditindaklanjuti pemerintah daerah.

Wilayah Sajingan Besar dan Paloh, dua kecamatan yang bersinggungan langsung dengan Malaysia, disebut sebagai barometer perhatian negara terhadap daerah perbatasan. Kerusakan fasilitas dasar seperti sekolah di kawasan ini dinilai bisa berdampak pada semangat nasionalisme generasi muda.

“Daerah perbatasan itu etalase kedaulatan. Jika sekolahnya rusak dan dibiarkan, yang tercoreng bukan hanya kualitas pendidikan, tapi juga wibawa negara,” pungkasnya. [ red]

editor : SerY TayaN

publisher : admin radarkalbar.com

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Kecamatan Sajingan BesarSambasSDN 06 Sawah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kecelakaan Maut di Kuala Mempawah, Tiga Pelajar Asal Sungai Bakau Kecil Tewas di Tempat

25/02/2026
Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi
02/03/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026
Usut Korupsi Tata Kelola Pertambangan Bauksit, Penyidik Kejati Kalbar Geledah Sebuah di Jalan Pak Benceng Pontianak
19/02/2026
Resmi Dilantik, Utin Risty Emilya Putri Sulung Raja Sanggau Perkuat Layanan Kenotariatan
04/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Mahasiswa Desak Transparansi Proyek IPA Dinas Perkim LH Sambas Senilai Miliaran Rupiah

10/03/2026

Dilema Kesejahteraan P3K Sambas : Antara Tunggakan Gaji dan Transparansi Aset Pejabat

10/03/2026

BBM Bersubsidi Nelayan dan Ujian Integritas Aparat Penegak Hukum

11/02/2026

47 HP dan 16 Powerbank Diamankan, Pelaku Pencurian Toko HP Ditangkap

28/01/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang