Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > Penyidik Kejati Tahan Oknum MF Ketua Pengadaan Tanah Bank Kalbar
Pontianak

Penyidik Kejati Tahan Oknum MF Ketua Pengadaan Tanah Bank Kalbar

Last updated: 16/10/2024 21:32
16/10/2024
Pontianak
Share

FOTO : Aspidsus Kejati Kalbar, Siju saat menggekar konferensi pers, Rabu (16/10/2024) terkait dengan penahanan tersangka baru pengadaan tanah Bank Kalbar [ist]

redaksi – radarkalbar.com

PONTIANAK – Kasus dugaan korupsi pengadaan tanah Bank Kalbar terus menggelinding bagaikan bola panas.

Sebelumnya, Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat (Kalbar) telah menahan dua orang tersangka yakni berinisial S yang menjabat Direktur Utama (Dirut) Tahun 2015. Dan SI menjabat Direktur Umum (Dirum) Tahun 2015.

Lantas, keduanya lebih dahulu menjadi penghuni “hotel prodeo” milik Rumah Tahanan (Rutan) Pontianak.

Kali ini, Penyidik Kejati Kalbar menahan tersangka ketiga yakni berinisial MF, yang merupakan Ketua pengadaan.

“Ya, hari ini, kita menahan tersangka MF. Dan akan ditahan di Rutan Pontianak selama 20 hari. MF ada kaitan dengan kedua tersangka sebelumnya yakni S, SI. Dimana ada pemufakatan jahat untuk masalah pengadaan tanah Bank Kalbar,” ungkap Aspidsus Kejati Kalbar dalam konferensi pers yang digelar, Rabu (16/10/2024).

Menurut Siju, pihaknya telah memeriksa 22 orang saksi. Dan kerugian negara sekitar Rp 30 Miliar.

“Kita masih melakukan penyidikan mendalam. Jika ada beberapa pihak yang bisa diminta pertanggungjawaban tentu akan ada kelanjutan,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Bank Kalbar ada kegiatan pengadaan tanah untuk pembangunan Kantor Pusat pada tahun 2015 dengan Total Harga Perolehan sebesar Rp. 99.173.013.750, dengan luas tanah seluas 7.883 meter persegi.

Namun, pada pelaksanaannya terdapat kelebihan pembayaran yang dihitung sebagai selisih berdasarkan bukti transfer pembelian tanah tersebut, dengan yang diterima oleh pihak pemilik tanah Sertifikat Hak Milik (SHM) lebih kurang sebesar Rp. 30.000.000.000 yang telah dilakukan perhitungan oleh BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat.

Berdasarkan hal itu, Penyidik Kejati Kalbar menetapkan ketiga tersangka yang secara hukum diatur dalam Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 juncto Pasal 18 ayat (1), (2), (3) UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jucnto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.[SrY/MK/r**]

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Bank KalbarKetua PengadaanKorupsi pengadaan tanahmantan Dirummantan Dirut
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Bawa Sabu di Saku Celana, Warga Singkawang Diciduk Polisi di Jalur Lintas Malindo
06/03/2026
Potret PT WHW Kendawangan, TKA Dominasi Posisi Penting Ditengah Keluhan Pekerja Lokal, Nelayan kian Terhimpit
10/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Proyek TPA Pontianak Rp 17,9 Miliar Disorot…!! Beton Mulai Retak, Kualitas Konstruksi Dipertanyakan.

20 jam lalu

Lantik Pengurus Baru, ISKAB se Nusantara Siapkan Program ‘Santri Mengabdi’ ke Pelosok Kalbar

31/03/2026

Alih Fungsi atau Apapun Namanya Terhadap RTH Tidak Boleh Seenaknya

30/03/2026

Sikapi Isu “Pungli” di Imigrasi Entikong, Pengamat Hukum Desak Audit Investigatif Menyeluruh

29/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang