Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Opini > G30S/PKI, koq Sepi Komunis
Opini

G30S/PKI, koq Sepi Komunis

Last updated: 29/09/2024 22:56
29/09/2024
Opini
Share

Oleh : Rosadi Jamani [Ketua Satupena Kalbar]

BIASANYA ni wak, bila dekat 30 September, heboh soal komunis. Sekarang rada sepi ya? Apakah komunis sudah terkubur selamanya?

Memang ada yang aneh kalau mendekati 30 September. Seperti layaknya fenomena alam tahunan, heboh soal komunis! Seakan-akan komunis ini tiap bulan September bangkit dari kubur dan bilang, “Halo! Inget gue gak?” Eh, tapi sekarang kok malah adem ayem, ya?

Zaman dulu, semua siswa wajib nonton film G30S/PKI. Sumpah, itu film jadi horor nasional! Gak ada yang lebih seram dari adegan-adegan di situ, sampai-sampai cucu tetangga sebelah sering bilang, “Bang, film G30S/PKI itu genre-nya apa? Action, horor, atau sejarah?”.

Ya, semuanya deh! Dulu, film ini tayang di mana-mana, dari layar kaca, layar tancep sampai layar hape jadul yang masih monokrom.

Sekarang? Masih ada sih yang nonton, tapi udah gak wajib lagi. Yang wajib sekarang malah scroll TikTok tiap hari!

Ironisnya, yang lagi rame malah soal tempat pelantikan presiden. Sambil nonton film G30S/PKI, kita juga ikut sibuk nanya-nanya, “Presiden kita nanti dilantik di mana, nih?.

Di GBK? Di KRL? Atau di atas jembatan penyebrangan biar berasa ‘down to earth’?” Wajar kalau kita bertanya, karena tampaknya tempat pelantikan presiden lebih jadi misteri dibandingkan konspirasi siapa sebenarnya dalang G30S/PKI.

Ternyata, perubahan fokus masyarakat ini ada alasan logisnya. Media kita kayak lagi bosan bahas sejarah masa lalu. Mungkin mereka lebih suka membahas isu-isu yang lebih “fresh” kayak drama sinetron para selebgram atau gosip artis TikTok.

Ya ampun, dulu kalau buka TV langsung muncul film G30S/PKI, sekarang buka TV malah ada drama percintaan anak usia dini.

Apalagi generasi muda kita ini bener-bener unik. Mereka lebih peduli soal drama Korea terbaru dari pada drama sejarah. Kalau dulu nenek kita ngomongin sejarah di meja makan, sekarang anak-anak milenial malah ngomongin ending plot twist di drakor favorit mereka.

Jangan heran kalau remaja kita lebih hafal nama-nama member boyband dari pada pahlawan revolusi. Begitulah siklus kehidupan.

Ngomong-ngomong soal pendekatan pemerintah, dulu itu wajib nonton film G30S/PKI kayak wajib militer, bro! Sekarang sih udah nggak lagi. Pemerintah mungkin mikir, “Kenapa juga harus dipaksa? Mereka juga gak bakal ngerti.”

Akhirnya, yang ada generasi muda cuma hafal satu nama, “PKI? Itu singkatan dari apa ya? Sile jawab, wak!

Kondisi politik sekarang juga gak serame dulu. Bayangkan, dulu perdebatan ideologi panas banget.Kayak tahu goreng yang baru keluar dari minyak. Sekarang, palingan yang panas itu layar handphone akibat update status yang gak penting.

Masalah ideologi sekarang lebih banyak di X, dan percayalah, lebih banyak yang peduli dengan siapa yang jadi trending topic dari pada siapa yang mimpin negara.

Begitulah, wak! Hebohnya 30 September tahun ini mungkin gak seheboh dulu, tapi jangan salah! Kita tetap menunggu-nunggu apakah fenomena ini akan balik lagi atau gak.

Siapa tahu, nanti ada remake film G30S/PKI versi CGI dengan soundtrack dari boyband Korea! Satu hal yang pasti, kita masih suka nonton drama. Entah itu drama sejarah, drama politik, atau drama percintaan ala sinetron ibu-ibu siang hari.

 

 

 

#camanewak

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:G30S PKI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kecelakaan Maut di Kuala Mempawah, Tiga Pelajar Asal Sungai Bakau Kecil Tewas di Tempat

25/02/2026
Syarif Mahmud Alkadrie Pimpin Massa Datangi Polresta Pontianak, Pertanyakan Penanganan Kasus Dugaan SARA
13/02/2026
Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi
02/03/2026
Usut Korupsi Tata Kelola Pertambangan Bauksit, Penyidik Kejati Kalbar Geledah Sebuah di Jalan Pak Benceng Pontianak
19/02/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026

Berita Menarik Lainnya

PDIP Larang Kadernya Kelola SPPG, tapi Dukung MBG

18 jam lalu

Mengenal Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan yang Baru Saja Di-OTT KPK

03/03/2026

Mengenal Musaylimah al-Kadhab, Nabi Palsu dengan Wahyu Katak dan Gajah

03/03/2026

75 Lembaga dan 64 Tokoh Keluarkan Petisi untuk Prabowo agar Keluar dari BoP

02/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang