Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Nasional > Ravindra Airlangga : Warga yang Punya Kartu Tani Harus Mudah Mendapat Pupuk Subsidi
Nasional

Ravindra Airlangga : Warga yang Punya Kartu Tani Harus Mudah Mendapat Pupuk Subsidi

Last updated: 13/12/2023 22:43
13/12/2023
Nasional
Share

FOTO : Ravindra Airlangga (tengah) berpoto bersama (Ist).

BOGOR – radarkalbar.com

ANGGOTA Komisi IV DPR RI Ravindra Airlangga meminta pemerintah memperluas akses pupuk bersubsidi untuk para petani meski ada kenaikan harga.

Ravindra mengatakan, meskipun harganya naik, pemerintah harus menjamin akses petani terhadap pupuk bisa terjaga.

Salah satunya dengan memperbanyak kios pupuk bersubsidi dan Kartu Tani. Ravindra mengakui ada kenaikan harga pupuk di pasar dunia.

Kenaikan itu akibat naiknya harga bahan baku karena konflik geopolitik Rusia dan Ukraina.

Di sisi lain, menurut anggota DPR dapil Kabupaten Bogor ini, produksi pupuk di dalam negeri belum bisa memenuhi permintaan kebutuhan masyarakat.

“Kios pupuk bisa diperbanyak supaya warga yang sudah mendapatkan Kartu Tani bisa semakin mudah mendapatkan pupuk bersubsidi,” tutur Ravindra, dalam keterangan, Rabu (13/12/2023).

Legislator dari partai berlogo pohon beringin ini mengatakan, permintaan ini terkait dengan keluhan dari para petani di wilayah Kabupaten Bogor yang kesulitan mengakses pupuk.

Ravindra mendengar keluhan dari para petani saat menggelar pertemuan dengan para petani di Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Dalam pertemuan itu, sejumlah petani memang mengeluhkan kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi. Salah satu petani, Haji Bubun mengaku dirinya harus membeli pupuk lebih mahal dari petani lain.

“Saya punya sawah ditanami padi, tapi kenapa pupuknya harganya Rp 5 ribu per kilonya sementara petani lain kalau beli cuma dua ribu enam ratus rupiah,” tutur Haji Bubun. (Rls/red)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Bogorpupuk subsidiRavindra Airlangga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Resmi Dilantik, Utin Risty Emilya Putri Sulung Raja Sanggau Perkuat Layanan Kenotariatan
04/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Bawa Sabu di Saku Celana, Warga Singkawang Diciduk Polisi di Jalur Lintas Malindo
06/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

19/03/2026

Bareskrim Bekuk Bandar Narkoba Asal Bima di Kubu Raya

13/03/2026

Dari Rapimnas SMSI, Sampaikan Sikap Terkait ART Indonesia – Amerika

08/03/2026

Sumbangan Jalanan Meresahkan, Pemerintah Didesak Kaji Ulang Retribusi Suramadu demi Kesejahteraan Madura

01/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang