Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > Tiga DPO Kasus Korupsi Pengadaan Tanah Bank Kalbar Menyerahkan Diri
HukumPontianak

Tiga DPO Kasus Korupsi Pengadaan Tanah Bank Kalbar Menyerahkan Diri

Last updated: 30/04/2025 01:12
29/04/2025
Hukum Pontianak
Share

FOTO : Ketiga DPO Kejati Kalbar pada kasus korupsi pengadaan tanah Bank Kalbar [ ist ]

redaksi – radarkalbar.com

PONTIANAK – Setelah sekian lama berada dalam bayang-bayang status buronan, tiga tersangka korupsi pengadaan tanah Bank Kalbar akhirnya memilih jalan untuk menyerahkan diri.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat mencatat momen ini sebagai bukti keberhasilan pendekatan persuasif dan humanis yang dijalankan secara berkesinambungan oleh tim intelijennya.

Pada Selasa (29/4/2025) sore, sekitar pukul 16.30 WIB, Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat di Pontianak menjadi saksi kembalinya tiga nama yang telah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni Drs. Sudirman HMY, M.M., Drs. Samsir Ismail, M.M., dan M. Faridhan, S.E., M.M.

Ketiganya merupakan tersangka dalam perkara tindak pidana korupsi terkait pengadaan tanah seluas 7.883 meter persegi yang terdiri dari 15 bidang tanah bersertifikat hak milik (SHM), terletak di Jalan Ahmad Yani I, Pontianak.

Tanah tersebut dibeli pada tahun 2015 oleh PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) untuk pembangunan kantor pusat, dengan total biaya perolehan mencapai Rp 99.173.013.750.

Namun, berdasarkan hasil perhitungan kerugian negara oleh BPKP, ditemukan selisih yang mengarah pada kerugian sebesar Rp 39.866.378.750.

Penyerahan diri ketiga tersangka ini disambut dengan penghargaan oleh Kejati Kalbar sebagai bentuk tanggung jawab moral dan hukum.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Ahelya Abustam, SH., MH., melalui Kasi Penerangan Hukum Kejati Kalbar, I Wayan Gedin Arianta, SH., MH., membenarkan ketiga tersangka menyerahkan diri secara sukarela.

“Ini merupakan langkah yang patut dihargai. Para tersangka menunjukkan niat untuk bertanggung jawab dan menghadapi proses hukum yang berlaku,” ungkap I Wayan.

Keberhasilan ini tak lepas dari strategi pendekatan humanis oleh Tim Intelijen Kejati Kalbar, yang melibatkan komunikasi intensif dan upaya penyadaran hukum kepada keluarga tersangka.

Sebelumnya, penyidik telah melakukan berbagai upaya hukum seperti pemanggilan resmi sebanyak tiga kali, penyisiran lokasi tempat tinggal berdasarkan keterangan RT/RW setempat, hingga mengumumkan status DPO di media massa/cetak online pada 6 Maret 2025.

Bahkan, Kejaksaan Tinggi Kalbar sempat menggandeng AMC Kejaksaan Agung RI untuk membantu pelacakan keberadaan para tersangka dan menetapkan langkah pencekalan.

Ketegasan Kejati Kalbar juga terlihat dari pernyataan perkara tetap bisa dilimpahkan ke pengadilan tanpa kehadiran tersangka (in absentia) sebagaimana diatur dalam Pasal 38 ayat (1) UU Tipikor.

Setelah menyerahkan diri, para tersangka langsung menjalani pemeriksaan kesehatan, proses administrasi, dan pemeriksaan awal oleh Tim Jaksa Penyidik.

Saat ini mereka ditahan di Rutan Kelas II Pontianak guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Langkah ketiga tersangka ini menjadi bukti keadilan bisa ditegakkan dengan pendekatan yang berakar pada kesadaran, bukan hanya tekanan. Satu demi satu, simpul keraguan mulai terurai menuju penuntasan hukum yang bermartabat. [ red/r]

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:DPO Bank KalbarKajati KalbarKejati KalbarTersangka menyerahkan diri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kejari Singkawang Selidiki Alur Dana Hibah PSDKU Polnep, Mantan Direktur Dipanggil

07/04/2026
Keluarga Pasien Keluhkan Layanan RSUD MTh Djaman Sanggau, Soroti Prosedur Medis dan Administrasi BPJS
20/04/2026
Tuntut Keadilan dari “Raksasa”, Warga Kubu Raya Kirim Surat Terbuka ke Presiden Prabowo
15/04/2026
Buntut Limbah, Ribuan Warga Gelar Aksi Tuntut PT MKS di Noyan Penuhi Sanksi Adat
07/04/2026
Bongkar Kedok RKAB Fiktif, Penyidik Kejati Kalbar Bedah Dokumen Perizinan Tambang Bauksit, Periksa Saksi ESDM di Jakarta
09/04/2026

Berita Menarik Lainnya

Polres Sekadau Ungkap Penggelapan Dana COD Rp 94 Juta, Kurir J&T Express Diamankan

04/05/2026

Modus Pinjam Motor Antar Pacar, Dua Orang di Sekayam Diringkus Polisi

02/05/2026

Tim Satresnarkoba Polres Sanggau Bekuk Pengedar Sabu di Kembayan, Amankan 4,42 Gram Sabu

02/05/2026

Momen Peringatan Hari Buruh 2026, GMNI Pontianak Serukan Solidaritas

30/04/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang