Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sekadau > Wabup Sekadau Buka Sosialisasi Cegah Stunting di Desa Sungai Kunyit
Sekadau

Wabup Sekadau Buka Sosialisasi Cegah Stunting di Desa Sungai Kunyit

Last updated: 28/02/2024 07:56
27/02/2024
Sekadau
Share

FOTO : Wakil Bupati Sekadau, Subandrio menyampaikan sambutan saat membuka sosialisasi pencegahan stunting di Desa Sungai Kunyit, Sekadau Hilir (ist)

SEKADAU – radarkalbar.com

WAKIL Bupati Sekadau, Subandrio membuka sosialisasi pencegahan stunting dan pengobatan gratis di Desa Sungai Kunyit, Kecamatan Sekadau Hilir, pada Selasa (27/2/2024).

Kegiatan ini digelar Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sekadau, merupakan program pencegahan stunting melalui 1000 hari pertama kehidupan.

Dipilihnya Desa Sungai Kunyit, karena wilayah ini belum melakukan open defecation free (ODF) atau buang air besar sembarang.

Untuk itu, GOW bekerja sama dengan Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau menggelar kegiatan tersebut.

“Kedepannya, sosialisasi jangan ke ibu-ibu saja, namun ke bapak-bapak juga. Stunting adalah gagal tumbuh nya anak, badan tidak sesuai. Penyebab stunting, pertama dari semenjak dalam diri kita seperti faktor makanan (40 persen), kedua lingkungan yang tidak mendukung kita untuk sehat, sanitasi,” ungkap Subandrio.

Menurut Subandrio, stunting bisa dicegah asal ada kemauan. Dan asalkan keluarga hidup sehat dan lingkungan yang sehat.

“Anak stunting menjadi beban keluarga selama hidup, syukur kalau badannya kecil, misalkan otaknya yang jongkok/tidak cerdas, siapa yang mengurus negara,” kata Wabup

Ditambahkan, saat ini ekonomi terkuras untuk memelihara anak stunting. Dan untuk menuju Indonesia Emas, pemerintah pusat telah menggariskan angka stunting di angka 14 persen.

“Kalau ada bidan di desa, agar mendata orang yang mau menikah. Atas yang mau menikah segera lapor ke bidan. Maka pemerintah memberikan bisa asupan gizi,” ucapnya.

Sebelumnya, pemerintah daerah memprioritaskan BPJS untuk ibu hamil, dari 6.000 hanya 800 yang terpakai tahun 2023.

Pemkab Sekadau juga mengatur desa agar anggarkan 20 persen dari Dana Desa (DD) untuk ketahanan pangan.

“Nah, jika tidak direalisasikan. Maka kita tidak eksekusi,” timpalnya.

“Kita mulai tahun 2021 menangani stunting. Maka kita minta 1 kecamatan ada 3 desa melakukan ODF dalam 1 tahun. Untuk Camat supaya mendata KK yang belum memiliki WC. Kemudian, koordinasikan dengan Pemkab Sekadau, jika kekurangan dana maka kita bisa membantu,” tegasnya.

Kedepan, angka stunting dari 17 persen. Maka akan diturunkan sesuai target nasional.

Kemudian, Ketua GOW Sekadau, Ny Atriana Wiwin Subandrio mengatakan, saat ini pihaknya masih fokus pada program stunting, karenanya ibu hamil dan anak butuh penanganan stunting.

“Ini program ibu-ibu yang memberi asupan dan makanan, tugas langsung dari pusat. Tidak cuma hari ini, kedepan bisa memberikan informasi kepada keluarga dan tetangga,”ungkapnya.

Sementara Camat Sekadau Hilir, Gustar Indarto menyampaikan ada 4 Dusun di Desa Sungai Kunyit itu, terdapat 12 anak stunting pada tahun 2023. Tahun 2024 berjumlah 36 orang. Dan di Dusun Amak terbanyak yaitu 20 orang.

Hadir saat itu, Kepala Dinas Kesehatan, PP dan KB Kabupaten Sekadau, Kades Sungai Kunyit, tenaga-tenaga kesehatan, beberapa organisasi wanita di Kabupaten Sekadau. (Doni)

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:SubandrioWakil bupati sekadau
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kecelakaan Maut di Kuala Mempawah, Tiga Pelajar Asal Sungai Bakau Kecil Tewas di Tempat

25/02/2026
Syarif Mahmud Alkadrie Pimpin Massa Datangi Polresta Pontianak, Pertanyakan Penanganan Kasus Dugaan SARA
13/02/2026
Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi
02/03/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026
Usut Korupsi Tata Kelola Pertambangan Bauksit, Penyidik Kejati Kalbar Geledah Sebuah di Jalan Pak Benceng Pontianak
19/02/2026

Berita Menarik Lainnya

Temui Menteri PU, Bupati Sekadau Perjuangkan Pembangunan Jembatan Tiga Belitang Melalui APBN

06/03/2026

Jauh-jauh dari Pontianak ke Sekadau, Niat Jenguk Anak, Liat Motor Parkir Langsung Dilarikan, Akhirnya Ditangkap Polisi

01/03/2026

Warga Pertanyakan Izin Penumpukan Puluhan Ton Cangkang Sawit di Peniti

26/02/2026

Tabrakan Mobil dan Motor di Desa Peniti, Satu Pengendara Luka Berat

22/02/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang