Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sanggau > Duka di Serambai Jaya Mukok, Remaja 16 Tahun Tewas Tersengat Listrik Saat Cuci Seragam Sekolah
Sanggau

Duka di Serambai Jaya Mukok, Remaja 16 Tahun Tewas Tersengat Listrik Saat Cuci Seragam Sekolah

Last updated: 43 menit lalu
23 jam lalu
Sanggau
Share

FOTO : TKP remaja ditemukan tewas tersetrum saat akan mencuci pakaian di Serambai Jaya ( ist)

Pewarta : Tanto | Editor/publisher : Admin redaksi

​SANGGAU – Suasana duka menyelimuti Dusun Bidangan, Desa Serambai Jaya, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggu, Kalbar, Selasa (24/2/2026) petang.

Sebuah rutinitas sederhana berubah menjadi tragedi memilukan ketika GS (16), seorang remaja perempuan, mengembuskan napas terakhir akibat tersengat aliran listrik saat hendak mengeringkan pakaian sekolahnya.

​Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB ini menyisakan trauma mendalam bagi sang ibu, YI. Saat kejadian, korban diketahui sedang mencuci seragam sekolah secara manual—sebuah tugas rutin yang ia lakukan setiap hari sebagai anak yang berbakti.

​Kapolsek Mukok, AKP Ambril, S.H., M.A.P., mengungkapkan petaka bermula saat korban berniat menggunakan mesin cuci untuk mengeringkan pakaian yang baru saja dicucinya.

Bahasnya, dengan kondisi tangan yang masih basah dan terkena busa sabun, GS mencoba mencabut steker kulkas dari terminal listrik untuk berganti menggunakan mesin cuci.

​“Ibu korban yang saat itu sedang mengasuh bayi di ruang depan, terkejut saat kerabatnya menemukan GS sudah tergeletak tak bernyawa di ruang tengah,” ujar AKP Ambril.

​Momen memilukan terjadi ketika YI mencoba menolong anaknya. Ia sempat memegang tubuh GS, namun terpental karena sisa aliran listrik yang masih mengalir.

Lantas, dengan sisa kekuatan dan kepanikan, sang ibu berhasil mencabut steker yang menjadi sumber petaka tersebut.

​Pemeriksaan medis oleh dr. Zeni Anzona memastikan bahwa remaja malang tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian.

Hasil olah TKP oleh personel Polsek Mukok menemukan fakta yang menyayat hati :

    • ​Terminal listrik yang digunakan korban dalam kondisi rusak dan berlubang.
    • ​Kabel instalasi diduga tidak memenuhi standar keamanan (SNI).
    • ​Kondisi fisik korban mengalami luka bakar pada telapak tangan kanan serta perubahan warna pada leher dan wajah akibat kuatnya arus listrik.

​”Ibu korban melihat tangan anaknya masih memegang terminal listrik dalam kondisi basah dan terdapat busa sabun. Ini menjadi pengingat pahit bagi kita semua,” tambah Ambrol.

​Ambril menegaskan kejadian ini murni kecelakaan rumah tangga. Namun, dirinya memberikan peringatan keras kepada warga agar tidak mengabaikan kelayakan perangkat listrik di rumah.

​”Keselamatan keluarga adalah prioritas. Jangan biarkan kabel yang terkelupas atau terminal yang rusak tetap digunakan. Kelalaian kecil bisa berakibat fatal dan merampas masa depan anak-anak kita,” pungkasnya dengan nada prihatin.

​Jenazah korban kini telah disemayamkan oleh pihak keluarga, meninggalkan duka yang mendalam bagi warga Serambai Jaya atas kepergian remaja yang dikenal rajin tersebut. ( red)

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kecelakaan Maut di Kuala Mempawah, Tiga Pelajar Asal Sungai Bakau Kecil Tewas di Tempat

25/02/2026
Kisah Salbiah Pelaku UMKM di Sungai Pinyuh : Dagangan Hampir Habis, Musibah Datang dari Arah Jalan
02/02/2026
Syarif Mahmud Alkadrie Pimpin Massa Datangi Polresta Pontianak, Pertanyakan Penanganan Kasus Dugaan SARA
13/02/2026
Menang di Kandang Persipon, Persiwah Mempawah Puncaki Klasemen Grup A
30/01/2026
Polisi Bekuk Pemilik Puluhan Gram Sabu di Jalan Sepakat Ketapang
06/02/2026

Berita Menarik Lainnya

Respon Laporan Warga, Polsek Sekayam Bongkar Bisnis Haram Dua Pemuda di Desa Balaikarangan

24/02/2026

Imlek 2577 Jadi Momentum Persatuan, Warga Tayan Hilir Antusias Hadir

18/02/2026

Warga Temukan Sebuah Mortir di Sungai Beduai, Polisi Lakukan Pengamanan

18/02/2026

Seorang Warga Parindu Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit, Ini Penyebabnya

17/02/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang