Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sekadau > Buka Gawai di Desa Belitang II, Wabup Sekadau Pesankan Hal Ini
Sekadau

Buka Gawai di Desa Belitang II, Wabup Sekadau Pesankan Hal Ini

Last updated: 25/05/2022 21:15
25/05/2022
Sekadau
Share

FOTO : Wakil Bupati Sekadau, Subandrio saat melaksanakan pancung buluh muda saat menjalani prosesi penyambutan akan membuka Pekan Gawai Dayak Setalon di Desa Belitang II (Sutar)

SEKADAU – radarkalbar.com

WAKIL BUPATI Sekadau Subandrio, SH, MH membuka secara resmi pekan Gawai Dayak Banyur Setalon ke – XXI, di Desa Belitang II, Kecamatan Belitang, pada Rabu (25/5 2022).

Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sekadau ini meminta agar setiap masyarakat dari berbagai etnis dan suku untuk tetap melestarikan adat budaya masing-masing. Tujuannya agar adat istiadat tetap terjaga dari generasi ke generasi.

“Lestarikan adat budaya sebagai pemersatu keberagaman dan membangkitkan semangat muda-mudi,”ujar pria yang akrab disapa Suban ini.

Ditambahkan, sebagai kaum muda, hendaknya harus mencintai adat istiadat masing-masing, agar tetap terjaga. Sebab, dengan menghargai adat artinya sudah menghargai peninggalan para leluhur.

” Adat istiadat adalah warisan para leluhur yang harus kita jaga. Nah, dengan menjaga adat istiadat artinya kita semua sudah punya andil untuk menghargai para leluhur. Karena menjadi generasi yang baik, tentu harus bisa menghargai hasil jerih payah para leluhur. Begitulah hendaknya seorang generasi penerus yang menghargai leluhur,”ungkapnya.

Menurut Suban, pada zaman dahulu adat istiadat sebagai tolak ukur norma hukum bagi masyarakat. Untuk itu orang tunduk pada aturan adat istiadat sebagai bentuk penghormatan terhadap para pemangku adat. Pada zaman itu masyarakat aman dan tentram, padahal sanksi hukum hanya dilakukan dengan cara adat.

“Artinya adat istiadat punya peran penting dalam mengatur tantanan hidup masyarakat. Maka saya mengajak agar setiap generasi muda harus siap melestarikan adat istiadat yang ada,” tukasnya.

Sementara, Camat Belitang Hilir, Hermasyah M, SE mengatakan adat memang wajib untuk  dilestarikan, karena merupakan ciri khas bagi setiap suku.

“Jadi dari adatnya lah kita mengenal suku serta jari diri sendiri. Jika, adat istiadat tidak bisa kita lestarikan, maka akan dipastikan kehilangan jati dirinya. Untuk itu, sebagai bangsa yang berbudaya kita harus menjunjung tinggi adat istiadat nenek moyang, ” paparnya.

Ia mengimbau agar melestarikan adat istiadat masing-masing suku sebagai perekat perbedaan, karena dengan berbeda adat istiadat maka semakin memkaya khasanah budaya.

” Mencintai adat budaya merupakan kewajiban kita bersama, karena dengan begitu jati diri semakin dikenal,” cetusnya.

Hadir saat itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan, Paulus Ugang, Camat Belitang Hermasyah, Kepala Desa Belitang II, para tokoh agama, tokoh masyarakat dari Satuan Pemukiman (SP) II.

 

 

 

 

 

 

 

Pewarta : Sutar

Editor     : Antonius

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Belitang IIDayaj SetalonPekan Gawai
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Milyaran Rupiah Lenyap Semalam: Petani Keramba Mempawah Menjerit, Dinas Terkesan “Meraba-raba”

11/06/2026
Alami Pemadaman Massal, BPM Kalbar Desak Pimpinan PLN Dicopot dan Ancam Gelar Demonstrasi Besar
04/07/2026
Sengaja Dikunci? Dugaan Kongkalikong Tender Jembatan Sungai Barak Mukok Mencuat..!
28/06/2026
KANNI Kalbar Desak PLN Transparan Soal Listrik Padam ‘Berjemaah’ di Sanggau hingga Mempawah dan Wilayah Lainnya
03/07/2026
Digantung Tanpa Kejelasan, Puluhan Karyawan PT MJP 1 Sekadau, Tuntut Kepastian Nasib di DPRD Sekadau
07/07/2026

Berita Menarik Lainnya

Kantor PT KSP Agro Hangus Terbakar

14 jam lalu

Keluar dari Warkop, Anggota DPRD Sekadau Meninggal Dunia Terlindas Truk Tangki

03/07/2026

Cekcok Soal Tak Pulang Rumah, Pria di Sekadau Aniaya Istri Pakai Tumpukan Berkas Kantor

27/05/2026

Jaga Kondusifitas Daerah, Suara Kalbar Institute Gandeng Wartawan Sekadau Bahas Etika Pers

27/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang