Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Opini > Direktur IHC Avifi Arka: Manfaatkan Kata “Maaf Lahir Batin” untuk Kesehatan Badan
Opini

Direktur IHC Avifi Arka: Manfaatkan Kata “Maaf Lahir Batin” untuk Kesehatan Badan

Last updated: 24/04/2023 23:48
24/04/2023
Opini
Share

Oleh : Direktur IHC Avifi Arka

BERJUTA-juta rangkaian kata “maaf lahir dan batin” bertebaran di hari Raya Idul Fitri. Bahkan beberapa hari sebelum hari raya Idul Fitri kata-kata tersebut sudah berseliweran di media sosial.

Kata-kata yang tidak terbilang jumlahnya tersebut menyebar melalui lisan dan tulisan yang disertai meme-meme bergambar foto diri dan keluarga, disebar-luaskan melalui berbagai saluran media: media sosial dan media pers, termasuk televisi.

Kata-kata itu dahsyat. Tetapi sayang sekali apabila kata-kata itu hanya berhenti pada bibir dan tulisan, tidak sampai batin terdalam.

“Kata ‘maaf lahir batin’ kalau diikuti dengan pemaafan sepenuh hati, dengan kedalaman batin secara tulus akan berdampak pada kesehatan badan,” kata Direktur Indonesian Hypnosis Centre (IHC) Ir. Avifi Arka,MM, CHt, CI yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia (PKHI).

Hal itu kemukakan Avifi Arka, hari Minggu (23 April 2023) dalam percakapan silaturahmi idul fitri dengan Mohammad Nasir, wartawan Harian Kompas (1989- 2018), juga master hypnotist yang kini mengembangkan hypno writing (menulis dengan menggunakan kata-kata positif yang mampu memikat pembaca).

Dalam percakapannya dengan Avifi Arka sang guru hipnotisnya, Nasir mendapat penegasan kembali bahwa memaafkan itu, kalau dilakukan dengan sepenuh hati, akan menyehatkan tubuh.

“Mari kita manfaatkan saling memaafkan untuk kesehatan tubuh kita,” kata Avifi yang juga mengajar banyak kelas hypno therapy di Jakarta dan kota-kota lain di seluruh Indonesia.

Karena pentingnya percakapan antara guru-murid tersebut, inti materinya kemudian disebarkan melalui Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) organisasi pers beranggotakan sekitar 2000 perusahaan media.

Avifi mengutip Journal of Consulting and Clinical Psychology tahun 2009, mengenai hebatnya pemaafan. Saling memaafkan secara sungguh-sungguh dapat membantu mengurangi gejala gangguan stres pascatrauma (Post Traumatic Stress Disorder/PTSD) berat seperti korban kekerasan seksual.

Avifi juga bertanya, “Mengapa seseorang sulit memaafkan?”. Menurut dia, ada persepsi yang keliru tentang pemaafan.

“Memaafkan bukan berarti membenarkan perlakuan orang lain kepadanya, tapi memaafkan untuk sehat, bahagia dan sukses diri sendiri,” tutur Avifi.

Dari sudut pandang Hipnoterapi yang bertumpu pada pikiran bawah sadar, kata Avifi, bisa juga dibaca dalam penjelasan-penjelasan ahli dalam jurnal sebagai berikut:

Tahun 2017 di jurnal Psychology and Health disebutkan pemaafan dapat memiliki efek positif pada kesehatan fisik, bisa mengurangi tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Pada tahun 2016 di jurnal Psychiatry Research juga disebutkan pemaafan dapat mengurangi gejala depresi.

Dalam Journal Nature pada 14 Desember 2022 Peneliti di University of California (UC) San Francisco (UCSF) juga menunjukkan bagaimana otak manusia akan menyaring semua kejadian selama tidur.

Memori motorik dikonsolidasikan selama tidur. Otak memproses pembelajaran di hari itu untuk melakukan tindakan fisik sesuatu di pikiran bawah sadarnya.

Karunesh Ganguly, MD, Ph.D., Profesor Neurologi dan Anggota UCSF Weill Institute for Neurosciences mengatakan juga bahwa memori motorik yang diciptakan otak bukan tentang kinerja yang sempurna.

“Ini tentang kesalahan yang dapat diprediksi dan keberhasilan yang dapat diprediksi”. Selama kesalahan tersebut stabil dari hari ke hari, maka otak akan berkata “Mari kita kunci memori ini’,” kata Ganguly.

Ganguly dan timnya menemukan bahwa proses “penguncian” melibatkan beberapa komunikasi kompleks yang mengejutkan antara berbagai bagian otak, dan itu terjadi selama tidur nyenyak yang dikenal sebagai tidur non-REM.

Ganguly sebelumnya mengidentifikasi gelombang otak terkait tidur yang dapat mempengaruhi retensi keterampilan. “Selama tidur, otak mampu menyaring semua kejadian yang diambil dan menampilkan pola yang berhasil,” katanya.

Artinya, jika dalam satu hari terjadi kondisi yang kurang baik diterima dan itu menjadikan luka batin seseorang dan tidak segera dilakukan pemaafan momen tersebut sampai menjelang tidur, maka saat tidur memori luka batin tersebut akan dikunci di pikiran bawah sadar.

“Dan bayangkan jika ini terjadi berulang secara stabil di pikiran, maka luka batin yang menempel di pikiran bawah sadar itu akan menjadi awal semua kerusakan fisik dan mental sesorang tersebut,” kata Avifi.

Juga dikatakan dalam jurnal tahun 2020 Personality and Individual Differences, pemaafan dapat memberikan manfaat kesehatan mental, seperti mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan subjektif.

Dalam jurnal lainnya, Journal of Positive Psychology tahun 2018 dijelaskan pula bahwa pemaafan dapat meningkatkan hubungan interpersonal dan meningkatkan kepuasan hidup.

Kecanduan

Ada kecanduan lain yang lebih mengerikan dampaknya selain narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba). Kecanduan itu adalah suka mengulang-ulang pikiran tentang perasaan sedih, bersalah, terdzolimi, tersakiti, dikhianati, dilecehkan, dilemahkan, diabaikan, direndahkan, ditindas, dan lain- lain. Kecanduan mengulang-ulang perasaan sedih ini bisa diobati dengan cara memaafkan secara sungguh-sungguh.

Momen Idul Fitri adalah waktu tepat melepaskan kecanduan tersebut dengan memaafkan sehingga kita memiliki jiwa yang fitrah, kembali bersih. (*)

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Kata maaf
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kecelakaan Maut di Kuala Mempawah, Tiga Pelajar Asal Sungai Bakau Kecil Tewas di Tempat

25/02/2026
Syarif Mahmud Alkadrie Pimpin Massa Datangi Polresta Pontianak, Pertanyakan Penanganan Kasus Dugaan SARA
13/02/2026
Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi
02/03/2026
Usut Korupsi Tata Kelola Pertambangan Bauksit, Penyidik Kejati Kalbar Geledah Sebuah di Jalan Pak Benceng Pontianak
19/02/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026

Berita Menarik Lainnya

PDIP Larang Kadernya Kelola SPPG, tapi Dukung MBG

7 jam lalu

Mengenal Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan yang Baru Saja Di-OTT KPK

03/03/2026

Mengenal Musaylimah al-Kadhab, Nabi Palsu dengan Wahyu Katak dan Gajah

03/03/2026

75 Lembaga dan 64 Tokoh Keluarkan Petisi untuk Prabowo agar Keluar dari BoP

02/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang