Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Opini > Wartawan Korupsi
Opini

Wartawan Korupsi

Last updated: 23/11/2023 16:18
23/11/2023
Opini
Share

FOTO : DR Rosadi Jamani (ist)

Oleh : DR Rosadi Jamani (Ketua Satupena Kalimantan Barat)

KALI INI SAYA SALAH. Gentle mengakui kesalahan. Soal pemerasan. Dalam pemahaman saya selama ini, pemerasan itu adalah kriminal. Bukan unsur korupsi.

Ada kawan dosen menanggapi tulisan saya, kasus menimpa Firli Bahuri, Ketua KPK menjadi tersangka kasus pemerasan SYL.

Ia mengatakan, pemerasan dilakukan Firli masuk kategori korupsi. Lalu, saya jawab, pemerasan bukan korupsi.

Ada kawan dosen lainnya meluruskan, ada tujuh kategori korupsi. Salah satunya, pemerasan.

Saya diminta belajar lagi soal korupsi. Agak gimana diingatkan kawan. Saya coba cari tahu, apakah pemerasan masuk unsur korupsi.

Ketemu UU Nomor 20 Tahun 2001 jo UU No. 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dijelaskan dalam undang-undang ini ada tujuh kategori korupsi, yakni penyelewengan keuangan negara, suap menyuap, penggelapan jabatan, pemerasan, perbuatan curang, benturan kepentingan dalam pengadaan, dan gratifikasi. Nah, pemerasan masuk rupanya.

Setelah baca itu, saya ucapkan terima kasih sudah dikasih tahu. Jadi pengetahuan baru. Mengapa saya fokus ke pemerasan.

Sebab, saat jadi wartawan, sering mendengar ada wartawan suka meras. Wartawan tukang peras, ujungnya minta uang.

Berita kasus jadi tak naik cetak. Awalnya saya beranggapan itu kriminal saja, rupanya korupsi (ordinary crime).

Wartawan yang suka meras berarti bisa dicap sebagai wartawan korupsi. Ia bisa ditangkap KPK juga, tak hanya polisi atau jaksa saja.

Tapi, sejauh ini belum ada wartawan ditangkap KPK. Ditangkap polisi, sering karena meras.

 

 

 

#camanewak

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:KorupsipemerasanWartawan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kecelakaan Maut di Kuala Mempawah, Tiga Pelajar Asal Sungai Bakau Kecil Tewas di Tempat

25/02/2026
Syarif Mahmud Alkadrie Pimpin Massa Datangi Polresta Pontianak, Pertanyakan Penanganan Kasus Dugaan SARA
13/02/2026
Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi
02/03/2026
Usut Korupsi Tata Kelola Pertambangan Bauksit, Penyidik Kejati Kalbar Geledah Sebuah di Jalan Pak Benceng Pontianak
19/02/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026

Berita Menarik Lainnya

PDIP Larang Kadernya Kelola SPPG, tapi Dukung MBG

8 jam lalu

Mengenal Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan yang Baru Saja Di-OTT KPK

03/03/2026

Mengenal Musaylimah al-Kadhab, Nabi Palsu dengan Wahyu Katak dan Gajah

03/03/2026

75 Lembaga dan 64 Tokoh Keluarkan Petisi untuk Prabowo agar Keluar dari BoP

02/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang