Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sekadau > Aron : Tetap Bertani, Jangan Alih fungsikan Lahan Sawah
NewsSekadau

Aron : Tetap Bertani, Jangan Alih fungsikan Lahan Sawah

Last updated: 22/02/2022 01:29
21/02/2022
News Sekadau
Share

POTO : Bupati Sekadau, Aron saat melaksanakan panen padi milik Poktan Hamparan Bahagia Desa Rawak Hulu (Sutar)

SUTARJO – radarkalbar.com

SEKADAU – Bupati Sekadau, Aron melaksanakan panen padi perdana milik Kelompok Tani (Poktan) Hamparan Bahagia, Desa Rawak Hulu, Kecamatan Sekadau Hulu, Senin (21/2/2022).

Panen padi ini dilaksanakan Bupati Sekadau, Aron setelah membuka musyawarah rencana pembangunan (Musrembang) di Kecamatan Nanga Taman.

Dalam arahannya mantan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat ini meminta kepada masyarakat di Desa Rawak Hulu untuk tetap konsisten menanam padi. Karena, seberapa kayapun orang harus ada beras untuk dikonsumsi, karena itu makanan pokok.

“Makanya agar padi terus ada, saya minta kepada kelompok tani yang ada jangan alihkan lahan pertanian kepada komoditi lain,” ujarnya.

Karena, sambung dia lagi, seberapa banyak pun komoditi tanaman lain, jika tidak ada padi tetap saja akan kelaparan. Makanya pertahankan lahan yang ada sekarang.

Pemerintah kata dia, akan tetap konsisten membantu para petani melalui berbagai cara. Sebab, pertanian merupakan visi dan misi Pemkab Sekadau dengan program unggulan Infrastruktur, Pertanian, Perkebunan dan Perikanan untuk Kesejahteraan Masyarakat (IP3K).

“Makanya saya minta jika ada kebutuhan petani yang belum terakomodir, sampaikan melalui PPL. Jangan hanya ngomel dibelakang, sampaikan dengan prosedur yang ada yakni melalui proposal,” ingat Aron.

Diketahui, pada Tahun 2021 lalu, kelompok tani di Desa Rawak Hulu ini sudah dibantu beberapa unit alsintan. Dan jika masih kurang pemerintah berusaha menambah unit. Mengingat luasnya lahan yang dikelola dan alsintan memang terbatas.

“Karena kita tau, sistim pengolahan lahan pertanian di Rawak ini sudah cukup modern. Dan petani sudah mulai bertani secara modern terutama cara mengolah lahan, makanya alsintan sangat dibutuhkan,”katanya

Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perkebunan dan Perikanan Drs Sandae dalam arahannya mengatakan pemerintah daerah akan tetap komitmen untuk membantu petani dengan berbagai cara, sebagai upaya penerapan program unggulan yakni IP3K.

Untuk itu ia mengajak, para petani.dan segenap warga desa Rawak hulu untuk mendukung program unggulan tersebut.

“Mari kita sukseskan program unggulan Pemerintah Daerah, dengan acara Ara petani desa Rawak Hulu untuk tetap konsisten mengelompokkan lahan yang ada dengan tetap tanam padi,” ajak Sandae.

Selanjutnya, Kepala Desa Rawak Hulu Sabli dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sekadau yang telah sudi hadir pada acara panen perdana kelompok tani Desa Rawak Hulu.

” Kami akan tetap mendukung program pemerintah daerah kabupaten Sekadau yakni IP3K, saya berserta warga dan kelompok tani tetap akan konsisten dengan tidak mengalihkan fungsikan lahan pertanian dengan komoditi.lain,”ucapnya.

Ditempat yang sama Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Hamparan Bahagia Rawak Hulu, Zainal dalam paparannya mengatakan Gapoktan Hamparan Bahagia membawahi 19 kelompok tani dengan dua jenis bidang, yakni Pertanian Padi dan perubahan kelapa Sawit.

Untuk diketahui kata Zainal luas lahan sawah yang digarap oleh semua kelompok tani Rawak Hulu seluas 294 hektare dengan rincian

“IP 1 seluas 92 Ha, IP2 152 ha dan IP3 seluas 48 ha, dengan sistem pengolahan lahan dan panen semi modern,” ungkap Zainal.

Dengan sudah cukup modern sistem pengolahan lahan dan panen, karena serba mengunakan alat, maka kendalnya kami masih memiliki Maslah yakni kekurangan alat pertanian (Alsintan) karena jika semua kelompok dan anggota mengolah lahan, saking ramainya, sehingga sering terjadi ada petani yang tidak kebagian giliran alat untuk mengolah lahan.

Maka perlu dukungan dari pemerintah daerah mengenal pengadaan alsintan,agar petani lebih tenang untuk mengolah lahan.

“Tidak mikirkan lagi dapat giliran atau tidak alat untuk mengolah lahan,”katanya.

Editor : Antonius

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Padi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Potret PT WHW Kendawangan, TKA Dominasi Posisi Penting Ditengah Keluhan Pekerja Lokal, Nelayan kian Terhimpit
10/03/2026
Bertahun-tahun Gelap, Warga Dusun Pangkalan Makmur Kini Terang Benderang Berkat Swadaya dan Donatur
30/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Diduga Cabuli Gadis Belia, Seorang Pria di Sekadau Kena Tangkap Polisi

03/04/2026

Sinergi Pembangunan, Pemkab Sekadau Himpun Dana CSR Rp 7,4 Miliar Sepanjang 2025

31/03/2026

Jembatan Engkayas Rampung: Sinergi CSR PT Agro Andalan Dorong Akselerasi Ekonomi Sekadau Hulu

27/03/2026

Estafet Kepemimpinan CU Keling Kumang : Hilarius Gimawan Resmi Jabat CEO Periode 2026 – 2031

26/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang