Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > Kunker di Sanggau Jelang Natal, Harisson Pantau Operasi Pasar
Pontianak

Kunker di Sanggau Jelang Natal, Harisson Pantau Operasi Pasar

Last updated: 23/12/2023 23:04
20/12/2023
Pontianak
Share

FOTO : Pj Gubernur Kalbar, Harisson saat memantau pasar murah di Kota Sanggau (Ist)

SANGGAU – radarkalbar.com

PENJABAT (Pj) Gubernur Kalbar, Harisson meninjau operasi sembako murah, berlangsung di Pasar Seroja, Kota Sangau, Selasa (19/12/2023).

Peninjauan ini, rangkaian kunjungan kerja (kunker) Pj Gubernur Kalbar, Harisson di Kabupaten Sanggau.23).

Adapun operasi pasar murah menyediakan beras 6 ton, gula 1 ton dan minyak goreng 1 ton, dengan harga jual beras 5 Kilogram (Kg) Rp. 60.000, gula 1 kg Rp 14.000 dan minyak goreng 1 liter Rp. 15.000.

Masyarakat hanya bisa membeli masing – masing 2 buah per jenis barang.

Pj Gubernur, Kalbar, Harisson menuturkan akan terus melakukan operasi pasar murah untuk menekan kenaikan harga kebutuhan barang pokok masyarakat.

“Tadi kita sudah memantau harga di pasar menjelang natal dan tahun baru. Untuk harga beras premium itu memang harganya Rp 16.000 – Rp 17.000 per kilogram. Tapi saya sudah meminta Bulog mengantisipasi dengan menjual beras SPHP. Merknya beras medium, tapi sebenarnya beras premium,” ungkapnya.

Menurut Harisson, Bulog memang masih banyak stock beras SPHP, maka dirinya meminta untuk terus membanjiri pasar. Kalau SPHP sesuai dengan harga yang ditetapkan, HETnya Rp 11.500 per kilogram.

“Makanya, dengan adanya beras dari Bulog ini kita dapat mengendalikan harga beras di pasar. Sehingga tidak terlalu tinggi naiknya”, ucap Harisson.

Ditambahkan, ia mengaku memantau harga cabai yang mulai beranjak naik, menjelang hari raya Natal 2023 dan tahun baru 2024.

“Kalau cabe perlu kita evaluasi tata niaganya. Disini kan, di Tayan Hulu ada produksi cabai, di tingkat petani harganya Rp 35.000 – Rp 40.000. Jadi, kalo sampai di pasar bisa Rp 65.000. Saya akan segera koordinasi, jangan sampai nanti harga-harga dimonopoli oleh kartel. Dibelinya semua cabai, dijual dengan harga mereka yang tinggi. Tapi, kita juga menjaga harga, jangan sampai terlalu rendah, petani juga kasihan. Ini juga untuk kesejahteraan petani jangan sampai petani merugi”, tuturnya.

Ia menerangkan langkah konkret Pemprov Kalbar dengan melakukan operasi pasar sehingga dapat menekan angka inflasi di Kalimantan Barat.

“Kita juga sudah melihat operasi pasar dengan harga yang kita subsidi dengan harga bulog, sehingga harganya lebih rendah. Inflasi kita hanya diangka 2,01. Dan sekarang kita masuk 3 besar provinsi dengan inflasi terendah di Indonesia. Karena kita terus upayakan langkah – langkah konkret untuk menekan inflasi ini, salah satunya dengan operasi pasar. Semoga ini bisa terus kita kendalikan, sehingga daya beli masyarakat masih bisa terjaga”, ungkapnya. (jnj/adpim/red).

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:natal dan tahun baruoperasi pasarPasar murah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Alami Pemadaman Massal, BPM Kalbar Desak Pimpinan PLN Dicopot dan Ancam Gelar Demonstrasi Besar

03/07/2026
Menelisik Bangunan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Dibangun Telan Dana Puluhan Milyar Tapi Tak Ditempati, Ini Penyebabnya
11/07/2026
KANNI Kalbar Desak PLN Transparan Soal Listrik Padam ‘Berjemaah’ di Sanggau hingga Mempawah dan Wilayah Lainnya
03/07/2026
Sengaja Dikunci? Dugaan Kongkalikong Tender Jembatan Sungai Barak Mukok Mencuat..!
28/06/2026
Digantung Tanpa Kejelasan, Puluhan Karyawan PT MJP 1 Sekadau, Tuntut Kepastian Nasib di DPRD Sekadau
07/07/2026

Berita Menarik Lainnya

Rekam Jejak Teruji, Afriansyah Dipercaya Nakhodai KILL DPP LPM Kalbar Periode 2026–2031

21 jam lalu

Pimpin Karang Taruna Kalbar, Muhammad Farizi Dinilai Jawab Kebutuhan Pemimpin Masa Depan

20 jam lalu

Kejati Kalbar Dalami Laporan Pengadaan Bibit Sawit di Sekadau, Herman Hofi Ingatkan Hal Ini

11/07/2026

Perkuat Kekompakan dan Profesionalisme Wartawan, Pengurus PWI Kalbar Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi

11/07/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang