FOTO : Bupati Sekadau, Aron SH saat melaksanakan peluncuruan aplikasi JURONG, pada Jumat, 20 Februari 2026 [ ist ]
Pewarta : Doni | Editor : Hoesnan
RADARKALBAR.COM – Bupati Sekadau, Aron SH resmi meluncurkan Aplikasi JURONG (Jumat Gotong Royong) pada Jumat (20/2/2026).
Peluncuran inovasi berbasis web tersebut dihadiri Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sekadau Radius, SH, serta seluruh kepala SKPD dan OPD di lingkungan Pemkab Sekadau.
Peluncuran aplikasi ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menghidupkan kembali budaya gotong royong yang mulai tergerus perkembangan zaman dan teknologi modern.
Selain menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, program ini juga diarahkan untuk memperkuat sinergi dan kekompakan antarwarga.
Dalam sambutannya, Bupati Aron menegaskan bahwa inovasi digital tersebut disiapkan sebagai sarana pencatatan dan dokumentasi kegiatan gotong royong secara sistematis.
“Perkembangan teknologi saat ini mendorong kita berinovasi. Melalui aplikasi JURONG, kegiatan-kegiatan gotong royong bisa tercatat dengan baik,” ujarnya.
Ia menekankan kebersihan menjadi prioritas pemerintah daerah. Sejumlah titik yang dinilai perlu perhatian serius akan ditangani melalui gerakan gotong royong rutin yang melibatkan seluruh elemen, mulai dari camat, kepala desa, hingga ketua RT.
Aron juga meminta seluruh kepala dinas turut menjaga kebersihan di lingkungan perkantoran pemerintah.
Sementara itu, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Radius menyampaikan bahwa aplikasi JURONG memungkinkan pelaporan kegiatan dilakukan secara terintegrasi.
Aplikasi berbasis website tersebut telah melalui uji coba pada Desember 2025 sebelum resmi diluncurkan.
“Seluruh perangkat daerah, kecamatan, hingga desa diundang untuk berpartisipasi dalam implementasinya,” ujar Radius.
Ditambahkan, pemerintah daerah merekomendasikan pelaksanaan gotong royong dua kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa dan Jumat.
“Kita harapkan mampu mengembalikan semangat budaya lokal yang telah lama menjadi identitas masyarakat,” harapnya.
Usai peluncuran, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di kawasan Komplek Pemda sebagai simbol komitmen menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Sejak aplikasi mulai dimanfaatkan, tercatat 32 desa telah mengunggah dokumentasi kegiatan gotong royong melalui website JURONG, dengan total partisipasi mencapai 315 orang.
“Kita optimistis inovasi ini akan memperkuat budaya gotong royong sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif terhadap kebersihan lingkungan di Kabupaten Sekadau,” pungkasnya [ RED}
