Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sekadau > Tertibkan Tata Niaga TBS, TP4D Pemkab Sekadau Gelar Monev
NewsSekadau

Tertibkan Tata Niaga TBS, TP4D Pemkab Sekadau Gelar Monev

Last updated: 19/10/2021 22:10
19/10/2021
News Sekadau
Share

FOTO : rombongan TP4D Sekadau saat melaksanakan peninjauan di PKS PT TBSM (Sutar)

Pewarta : Sutarjo

radarkalbar.com, SEKADAU –
Semerawutnya tata niaga tandan buah segar (TBS) di Kabupaten Sekadau membuat gerah semua kalangan.

Sebab jika tidak segera ditertibkan, maka situasi ini akan merugikan masyarakat petani.

Pemicunya, tingginya permintaan pasar global terhadap Crude Palm Oil (CPO). Dimana mendorong naiknya harga TBS.

Alhasil, harga TBS di tingkat petani menjadi tidak kondusif. Bahkan tataniaga TBS cenderung sudah seperti pasar bebas, baik di kalangan petani maupun di tingkat Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

Bahkan, untuk mendapat pasokan TBS ada beberapa PKS memberlakukan harga pembelian bervariasi sesuai dengan tempat asalnya.

“Semakin jauh tempat asalnya semakin tinggi harganya,”kata Budiyanto Manejer Pemasaran PKS PT TBSM, Senin (18/10/2021).

Menanggapi hal ini TP4D dari Pemerintah Kabupaten Sekadau melakukan monitoring evaluasi (monev) ke sejumlah perusahaan.

Kali ini tim menyasar ke PKS milik PT.Tinting Boyok Makmur Sawit (TBSM), Senin (18/10/2021).

Dalam kegiatan monev tersebut tim dari TP4D dari kabupaten Sekadau banyak memberikan saran pendapat serta mendengarkan keluh kesah dari Menejer pabrik tentang tata niaga Tandan Buah Segar (TBS).

Monev dipimpin langsung oleh Asisten II Setda Sekadau Paulus Yohanes, didampingi Plt.Kabag Perekonomian Fran Dawal, Kabid Perkebunan Ifan Nurpatria beserta staf, Kabid perdagangan Jihon, ketua Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Bernadus Mohtar,

Dalam arahannya asisten II Paulus Yohanes mengharapkan, dengan hadirnya perusahaan di daerah diharapkan dapat memberikan konstibusi besar terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Selain itu dana Coorporate Sosial responsibility (CSR) juga bisa lebih terarah.

“Kita minta sesuai Instruksi Bupati bahwa pihak perusahaan harus mengoptimalkan CSR demi kesejahteraan masyarakat setempat,” kata Anes.

Sementara, Frans Dawal Plt kabag Perekonomian Setda Sekadau mengatakan dirinya merasa sangat prihatin dengan pola tataniaga TBS selama ini.

Padahal sambung Dawal, sesuai Pergub Nomor 63 Tahun 2018 tentang Tata Niaga TBS. Dalam Pergub tersebut sistem tataniaga dengan jelas diatur.

“Namun untuk mengatasi semerawutnya tataniaga TBS perlu komitmen kita bersama dalam penyusunan dan memverifikasi indek “K” sebab Pemerintah selain menjaga investor juga perlu melakukan pembinaan terhadap petani mandiri,” kata Dawal.

Kabid Perdagangan Jihon mengatakan pada saat melakukan verifikasi indek “K”. sebisa mungkin pihak perusahaan membawa perwakilan dari kelompok tani. Tentunya agar para pengurus kelompok tani bisa paham mengenai apa saja yang dibahas.

Masalah ijin Loading Ramp, sampai saat ini tidak ada komitmen dari Pemkab, masalah OSS karena itu bisa di download secara mandiri maka itu bisa dilakukan.

“Namun komitmen pemerintah dari bidang perkebunan tidak bisa terbit,,”kata Jihon

Ketua SPKS Kabupaten Sekadau Bernadus Mohtar meminta kepada perusahaan agar mengutamakan atau bermitra dengan kelompok tani. Hal itu penting dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Manager PKS PT.TBSM Yohanes menjelaskan saat ini kapasitas pabrik yang dulunya 30 ton/jam. Dan saat ini sudah ditingkatkan kapasitasnya menjadi 40 ton/jam.

Usai berdiskusi, tim melakukan peninjauan ke area PKS PT TBSM saat sedang beroperasi melakukan pengolahan.

Editor : Antonius

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:PKS
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Potret PT WHW Kendawangan, TKA Dominasi Posisi Penting Ditengah Keluhan Pekerja Lokal, Nelayan kian Terhimpit
10/03/2026
Bertahun-tahun Gelap, Warga Dusun Pangkalan Makmur Kini Terang Benderang Berkat Swadaya dan Donatur
30/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Diduga Cabuli Gadis Belia, Seorang Pria di Sekadau Kena Tangkap Polisi

03/04/2026

Sinergi Pembangunan, Pemkab Sekadau Himpun Dana CSR Rp 7,4 Miliar Sepanjang 2025

31/03/2026

Jembatan Engkayas Rampung: Sinergi CSR PT Agro Andalan Dorong Akselerasi Ekonomi Sekadau Hulu

27/03/2026

Estafet Kepemimpinan CU Keling Kumang : Hilarius Gimawan Resmi Jabat CEO Periode 2026 – 2031

26/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang