Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > Ketersediaan BBM dan LPG Kalbar Mengkhawatirkan Jelang Lebaran, Hoesnan : Pentingnya Tindakan Cepat Pemerintah dan APH
Pontianak

Ketersediaan BBM dan LPG Kalbar Mengkhawatirkan Jelang Lebaran, Hoesnan : Pentingnya Tindakan Cepat Pemerintah dan APH

Last updated: 2 jam lalu
6 jam lalu
Pontianak
Share

FOTO : Salah satu suasana di SPBU saat warga antre untuk mengisi BBM [ rk ]

Editor/publisher : Admin radarkalbar.com

PONTIANAK – Kondisi ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Gas LPG di Kalimantan Barat menjadi perhatian serius menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, seiring munculnya fenomena panic buying di berbagai wilayah.

Ketua Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (KANNI) Kalimantan Barat, R Hoesnan mengingatkan situasi ini tidak boleh dibiarkan berkembang karena berpotensi menimbulkan dampak luas.

Menurut Hoesnan, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah harus segera mengambil langkah antisipasi yang tepat guna mencegah kelangkaan yang fatal.

Dia menjelaskan bahwa jika panic buying tidak diatasi dengan cepat, akan terjadi efek domino yang merugikan masyarakat, termasuk kenaikan harga komoditas pangan dan gangguan pada aktivitas ekonomi – terutama di bulan Ramadhan yang akan segera diikuti oleh lonjakan kebutuhan jelang hari raya.

“Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa harga BBM dan LPG sudah jauh di atas standar yang seharusnya. Bensin di tingkat eceran bahkan mencapai Rp 20.000 per liter, sedangkan LPG 3 Kg menjual hingga Rp 35.000 per tabung,” ujar Hoesnan dalam keterangan persnya, Kamis (19/3/2026).

Hoesnan menegaskan bahwa hanya menjamin stok energi di depo belum cukup. Masyarakat membutuhkan jaminan ketersediaan barang di titik distribusi akhir dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Selain itu, ia juga menekankan peran Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan pengawasan ketat terhadap jalur distribusi dan menindak tegas pelaku spekulasi serta penimbunan yang memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi.

Sampai saat ini, masyarakat masih menantikan langkah konkret dari Pertamina dan Pemprov Kalbar, seperti operasi pasar atau langkah taktis lainnya, guna menstabilkan pasokan dan harga energi sebelum memasuki masa puncak arus mudik dan perayaan Idul Fitri. ( red)

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:APHBBMPanic BuyingPemprov
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kecelakaan Maut di Kuala Mempawah, Tiga Pelajar Asal Sungai Bakau Kecil Tewas di Tempat

25/02/2026
Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi
02/03/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026
Resmi Dilantik, Utin Risty Emilya Putri Sulung Raja Sanggau Perkuat Layanan Kenotariatan
04/03/2026
Respon Laporan Warga, Polsek Sekayam Bongkar Bisnis Haram Dua Pemuda di Desa Balaikarangan
24/02/2026

Berita Menarik Lainnya

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026

Tiga Hari Buron, Tahanan Kejari Pontianak yang Kabur Berhasil Ditangkap di Kampung Beting

14/03/2026

GNPK RI Kalbar Resmi Laporkan Proyek Pemukiman Kumuh Rp 7,3 Miliar ke Kejati

13/03/2026

Rugikan Negara Rp 5 Miliar, Dua Tersangka Korupsi Hibah SMA Mujahidin Resmi Ditahan

13/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang