Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Mempawah > Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali
Mempawah

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

Last updated: 17/03/2026 22:39
17/03/2026
Mempawah
Share

FOTO : flyer Herman Habibullah [ ist ]

Editor : R Hoesnan | Publisher : Admin radarkalbar.com

MEMPAWAH – Tokoh pemuda Mempawah, Herman Habibullah, meminta masyarakat Kalimantan Barat untuk tetap tenang dan tidak terjebak dalam aksi borong BBM (panic buying) menyusul beredarnya isu kelangkaan pasokan nasional.

Herman menegaskan bahwa informasi mengenai habisnya stok BBM dalam waktu dekat adalah salah paham terhadap data teknis cadangan penyangga (buffer stock).

“Angka 20 hari yang beredar di publik itu bukan sisa umur stok, melainkan kapasitas buffer stock atau penyimpanan kita saat ini. Distribusi harian dari produksi domestik dan impor tetap berjalan normal setiap hari,” ungkap Herman dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).

Ia menjelaskan, langkah pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden ke-8 RI, Prabowo Subianto, saat ini justru sedang memperkuat ketahanan energi dengan menargetkan peningkatan cadangan hingga tiga bulan ke depan.

Lantas, Herman juga merujuk pada pernyataan Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, yang memastikan stok menjelang Idul Fitri 2026 telah disiapkan hingga dua kali lipat dari cadangan minimal.

Soroti Spekulan dan Harga Selangit

Di sisi lain, Herman menyayangkan adanya oknum pengecer di lapangan yang memanfaatkan kekhawatiran warga untuk meraup keuntungan pribadi.

Selain itu, Ia menemukan laporan adanya BBM yang dijual dengan harga tidak wajar, mencapai Rp15.000 hingga Rp20.000 per liter.

“Ada praktik spekulan ilegal yang sengaja memicu kepanikan demi mengejar cuan. Ini merugikan masyarakat dan mengganggu stabilitas. Kami meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap para penimbun dan penjual di atas harga wajar ini,” tegasnya.

Himbauan Kolaboratif

Herman mengajak para aktivis dan tokoh masyarakat di Kalimantan Barat untuk menjadi penyaring informasi agar tidak terjadi provokasi yang merugikan publik.

“Kita harus cerdas. Stok aman, pasokan aman, dan kebutuhan harian tetap terpenuhi. Jangan sampai kita sendiri yang merusak ekosistem distribusi karena kepanikan yang tidak berdasar,” pungkasnya. [ RED ]

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:BBMHerman HabibullahMempawahPanic Buying
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia

26/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Bertahun-tahun Gelap, Warga Dusun Pangkalan Makmur Kini Terang Benderang Berkat Swadaya dan Donatur
30/03/2026
Buntut Masalah Gaji dan Temuan Telur Busuk, BGN Segel Dua Dapur Makan Bergizi Gratis di Sanggau
17/03/2026
Warga Sukadana Masih Jerit Krisis Air Bersih, Proyek SR Milyaran Rupiah Disorot
28/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Warga Sungai Pinyuh Keluhkan Kabel Telkomsel “Numpang” di Teralis Ruko, Khawatir Roboh dan Menelan Korban

04/04/2026

Kado 1 April..! Saat Pemkab Mempawah “Terpaksa” Ingat Rakyat Butuh Air, Bukan Pendopo

01/04/2026

Rumah Dinas Rp 15 M Dipaksakan? GMNI Mempawah : Rakyat Tidak Butuh Fasilitas Mewah!

31/03/2026

Krisis Air Bersih Meluas di Mempawah dan Bengkayang, Warga Terpaksa Antre

29/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang