Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Mempawah > KPK Ditantang LI Bapan, Usut Proyek Jalan Nasional Rp 250 Miliar Diduga Mangkrak di Mempawah
Mempawah

KPK Ditantang LI Bapan, Usut Proyek Jalan Nasional Rp 250 Miliar Diduga Mangkrak di Mempawah

Last updated: 19/05/2025 15:42
18/05/2025
Mempawah
Share

FOTO : ilustrasi dokumentasi ruas jalan yang pengerjaannya tak kunjung tuntas [ ist ]

redaksi – radarkalbar.com

MEMPAWAH – Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (LI Bapan) DPD Kalimantan Barat menantang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut dugaan mangkraknya proyek pelebaran jalan nasional di Kabupaten Mempawah yang menelan anggaran negara sekitar Rp 250 miliar.

Dikutip dari mediakalbarnews.com menyebutkan kedua ruas jalan nasional yang dimaksud, berada di jalur Sungai Pinyuh–batas Kota Mempawah sepanjang 15,96 Kilometer (Km). Kemudian, ruas jalan Sei Duri sepanjang 11,19 Km.

Proyek tersebut berasal dari APBN dan dijadwalkan rampung pada akhir tahun 2024. Namun hingga kini belum menunjukkan progres signifikan.

Ketua LI Bapan Kalbar, Stevanus Febyan Babaro mengungkapkan pihaknya telah menerima laporan masyarakat dan melakukan investigasi langsung ke lapangan.

Hasilnya, ditemukan sejumlah kejanggalan yang menimbulkan dugaan kuat adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.

“Kami mendesak KPK untuk menelusuri proyek ini. Kalau memang tidak tebang pilih. Maka proyek senilai ratusan miliar ini patut diperiksa,” tegas Febyan, Sabtu (17/5/2025).

Febyan juga menyinggung KPK sebelumnya telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus korupsi pembangunan Jalan Sekabuk–Sei Sederam dan Jalan Sebukit Rama–Sei Sederam tahun anggaran 2015 senilai Rp 65 miliar.

Ia menilai proyek dengan nilai lebih besar dan kondisi yang masih berlangsung seperti di Mempawah seharusnya menjadi prioritas penyelidikan.

“Jika proyek dari 10 tahun lalu saja bisa diusut, apalagi yang nilainya lebih besar dan masih hangat seperti ini,” ujarnya.

LI Bapan juga menyayangkan sikap sejumlah aparat penegak hukum di daerah yang dinilai enggan menindaklanjuti persoalan tersebut.

Febyan menduga ada oknum yang telah menerima imbalan dari pihak rekanan proyek, sehingga membuat proses pengawasan menjadi tumpul.

Sebagai langkah lanjutan, LI Bapan berencana melaporkan hasil temuannya secara resmi ke KPK dan sejumlah lembaga negara lainnya pada Rabu (21/5/2025) mendatang.

Dia berharap, aduan masyarakat ini dapat menjadi pintu masuk bagi penegak hukum dalam mengungkap dugaan korupsi di proyek infrastruktur tersebut.

“Kami hanya ingin ada keadilan. Jangan sampai proyek besar yang didanai negara justru disalahgunakan dan rakyat jadi korban,” cetusnya.

Febyan juga menegaskan tudingan masyarakat terkait kasus Jalan Sekabuk sebagai “pesanan politik” perlu diuji dengan pembuktian hukum yang adil dan transparan. [ red/MK/amd]

editor/publisher : admin radarkalbar.com

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Jalan NasionalKpkLI BapanMempawahProyek mangkrak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan
29/05/2026
Diduga Kabur Usai Tabrak Satu Keluarga di Depan RM Tahu Sumedang, Sopir Honda Jazz Dicari Polisi dan Keluarga
28/05/2026
Korban Lakalantas di Jalan Raya Sungai Batang, Sungai Pinyuh Bertambah
03/06/2026
Santriwati yang Hamil tanpa Pernah Gituan, Terungkap, Pelakunya Pengasuh Ponpes
28/05/2026

Berita Menarik Lainnya

Desak Pelindo dan YPKOT Segera Bayar Hak Ahli Waris, LPM Mempawah Pasang Plang di Sungai Kunyit

26/05/2026

Ratusan Orang Antusias Nobar Film Pesta Babi di Mempawah

24/05/2026

Anggaran Tunjangan Rumah DPRD Mempawah Tembus Rp 4,9 Miliar, Nazrul : Melukai Hati Rakyat

30/04/2026

Sempat Melawan, Terduga Pelaku Asusila Anak Bawah Umur Diringkus di Semparuk Sambas

26/04/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang