Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sekadau > Polres Sekadau Gelar Rekonstruksi Kasus Suami Bunuh Istri di Dusun Riam Panjang, 16 Adegan Ungkap Kekejaman Pelaku
HukumSekadau

Polres Sekadau Gelar Rekonstruksi Kasus Suami Bunuh Istri di Dusun Riam Panjang, 16 Adegan Ungkap Kekejaman Pelaku

Last updated: 17/04/2025 00:22
16/04/2025
Hukum Sekadau
Share

FOTO : Salah satu adegan rekonstruksi suami bunuh istri secara sadis [ ist ]

Doni – radarkalbar.com

SEKADAU – Kasus penganiayaan berat berujung maut yang menggemparkan warga Sekadau kembali menjadi sorotan, usai Polres Sekadau menggelar rekonstruksi pada Rabu (16/4/2025).

Dalam rekonstruksi yang berlangsung di ruang Satuan Reskrim, tersangka SH (36) memperagakan 16 adegan kekerasan yang dilakukannya terhadap sang istri, MR (33), hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Rekonstruksi tersebut dihadiri langsung oleh penyidik, jaksa, serta kuasa hukum tersangka.

Menurut Kasi Humas Polres Sekadau, AKP Agus Junaidi, kejadian tragis itu bermula dari cekcok rumah tangga yang berubah menjadi tindak kekerasan brutal.

“Pertengkaran terjadi pada 29 Desember 2024 di kamar rumah mereka di Dusun Riam Panjang. Dalam kondisi emosi, tersangka mengejar korban dengan membawa parang, lalu membacok serta memukul wajah korban dengan batu. Jari korban bahkan putus saat mencoba menangkis serangan,” ungkapnya.

Ia menuturkan usai melakukan aksinya, SH sempat berupaya bunuh diri dengan menyayat pergelangan tangannya menggunakan parang. Namun nyawanya berhasil diselamatkan dan kini tengah menjalani proses hukum.

Polres Sekadau menegaskan pentingnya komunikasi sehat dalam rumah tangga serta mengingatkan masyarakat bahwa kekerasan bukan solusi.

“Kami membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang mengalami atau mengetahui adanya tindak KDRT,” ujarnya.

Kasus ini menjadi pengingat keras konflik dalam rumah tangga harus diselesaikan dengan kepala dingin, bukan dengan kekerasan yang justru membawa petaka.

Tersangka dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 44 ayat (2) UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT, serta Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, subsider Pasal 354 ayat (1) KUHP tentang penganiayaan berat, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. [ red ]

editor : Muhammad Khusyairi

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Kasus PembunuhanPolres sekadaurekonstruksi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan
29/05/2026
Diduga Kabur Usai Tabrak Satu Keluarga di Depan RM Tahu Sumedang, Sopir Honda Jazz Dicari Polisi dan Keluarga
28/05/2026
Betapa Dahsyatnya Film Pesta Babi
24/05/2026
Ratusan Orang Antusias Nobar Film Pesta Babi di Mempawah
24/05/2026

Berita Menarik Lainnya

Cekcok Soal Tak Pulang Rumah, Pria di Sekadau Aniaya Istri Pakai Tumpukan Berkas Kantor

27/05/2026

Jaga Kondusifitas Daerah, Suara Kalbar Institute Gandeng Wartawan Sekadau Bahas Etika Pers

27/05/2026

Modus Baru! Polres Kubu Raya Gagalkan Penyelundupan Sabu di Dalam Ban Motor Tujuan Batu Ampar

22/05/2026

Usut Tuntas Kasus Aseng, DPP BPM Desak Penyidik Bidik TPPU dan Telusuri Aliran Dana “Kegiatan Besar”

22/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang