Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Hilang Hampir Sepekan, Seorang Pria di Nanga Tayap Ditemukan Meninggal
Kalbar

Hilang Hampir Sepekan, Seorang Pria di Nanga Tayap Ditemukan Meninggal

Last updated: 15/12/2024 21:21
15/12/2024
Kalbar
Share

FOTO : Petugas saat akan melaksanakan evakuasi jasad korban yang ditemukan meninggal di parit [ist]

redaksi – radarkalbar.com

KETAPANG – Sempat dinyatakan hilang selama 5 hari, akhirnya seorang warga beralamat Dusun Engkadin Desa Sepakat Jaya, Kecamatan Nanga Tayap, Ketapang, bernama Wahyudi alias Kuyang, ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (14/12/2024) sekitar pukul 13.30 WIB.

Korban, Wahyudi alias Kuyang (35), merupakan warga asal Kabupaten Sintang.

Sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya pada Senin (9/12/2024). Korban Wahyudi pamitan untuk pergi menuju perkebunan kelapa sawit.

Namun, korban tak pulang-pulang. Dan akhirnya pihak keluarga yang khawatir, langsung melaporkan kejadian tersebut ke warga desa dan pihak berwenang.

Kapolres Ketapang AKBP Setiadi melalui Kapolsek Nanga Tayap, AKP Adi Sudirman mengungkapkan korban ini awalnya berkunjung ke rumah keluarganya di Dusun Engkadin Desa Sepakat Jaya.

Kemudian korban sempat diajak salah satu keluarganya untuk pergi ke kebun kelapa sawit. Namun korban akhirnya pergi sendirian ke perkebunan kelapa sawit.

” Korban ini pergi sendirian dari rumah. Dan tidak kembali lagi, keluarga yang khawatir terhadap korban akhirnya melakukan pencarian. namun tidak juga menemukan korban. Nah, akhirnya keluarga korban melaporkan peristiwa ini kepada warga Desa dan Polsek Nanga Tayap untuk selanjutnya dilakukan pencarian bersama,” ungkapnya.

Dijelaskan, pada Sabtu (14/12/2024) korban ditemukan meninggal dunia di dalam aliran parit dengan kondisi tengkurap.

“Jenazah telah dievakuasi ke Puskesmas Nanga Tayap untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Ditambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Dugaan sementara, korban meninggal akibat faktor kelelahan fisik serta kondisi alam, mengingat dalam seminggu terakhir, di Dusun Engkadin Desa Sepakat Jaya sering dilanda hujan lebat.

“ Polsek Nanga Tayap sudah melakukan olah TKP serta pemeriksaan kepada beberapa saksi saksi untuk diambil keterangannya. Dari pihak keluarga korban sendiri menolak untuk dilakukan visum lebih lanjut dan menerima peristiwa ini sebagai musibah,” tuturnya.

Kapolsek Nanga Tayap mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berpergian ke daerah terpencil yang melalui medan terjal terutama disaat musim penghujan.

Selain itu, warga juga diminta untuk selalu memberi tahu keluarga atau tetangga terdekat jika akan pergi jauh untuk memudahkan pencarian jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Selanjutnya kata Kapolsek, rencananya oleh pihak keluarga, jenazah korban akan dibawa ke Kabupaten Sintang untuk di kebumikan.

“Kami sampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang membantu selama pencarian. Semoga keluarga korban diberi kekuatan menghadapi cobaan ini,”ucapnya. [red/r**]

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Nanga Tayapparit perkebunanpria meninggal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kejari Singkawang Selidiki Alur Dana Hibah PSDKU Polnep, Mantan Direktur Dipanggil

07/04/2026
Keluarga Pasien Keluhkan Layanan RSUD MTh Djaman Sanggau, Soroti Prosedur Medis dan Administrasi BPJS
20/04/2026
Tuntut Keadilan dari “Raksasa”, Warga Kubu Raya Kirim Surat Terbuka ke Presiden Prabowo
15/04/2026
Proyek TPA Pontianak Rp 17,9 Miliar Disorot…!! Beton Mulai Retak, Kualitas Konstruksi Dipertanyakan.
04/04/2026
Warga Sungai Pinyuh Keluhkan Kabel Telkomsel “Numpang” di Teralis Ruko, Khawatir Roboh dan Menelan Korban
04/04/2026

Berita Menarik Lainnya

Lestarikan Kearifan Lokal, MABM Singkawang Wajibkan Penggunaan Bahasa Melayu Tiap Hari Kamis

12 jam lalu

Modus Pinjam Motor Antar Pacar, Dua Orang di Sekayam Diringkus Polisi

30 menit lalu

Tim Satresnarkoba Polres Sanggau Bekuk Pengedar Sabu di Kembayan, Amankan 4,42 Gram Sabu

34 menit lalu

Tekan Angka Stunting dan Perceraian, Pengurus BP4 Sekadau 2026-2031 Resmi Dikukuhkan

30/04/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang