Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Opini > Sosok Wanita “Pengkhianat”
Opini

Sosok Wanita “Pengkhianat”

Last updated: 15/09/2023 08:06
15/09/2023
Opini
Share

FOTO : Rosadi Jamani (dok)

Oleh : Ketua Satupena Kalbar, Rosadi Jamani

LAGI heboh perang teknologi tinggi antara Amerika Serika (As) vs China. Siapa sangka di balik perang itu ada sosok seorang wanita.

Di satu sisi ia dibilang pengkhinat. Di sisi lain ia seorang pembela tanah leluhur. Oh..oh..siapa dia?

Dialah Jiang Sutian. Ilmuwan wanita di balik penemuan chipset 7 namometer Huawei. Penemuan ini membuat As kalang kabut.

Sebab, teknologi sangat rahasia itu sudah dilarang diekspor, eh..malah diciptakan sendiri oleh China.

Android atau Apple mulai ditinggalkan China semenjak chipset 7nm bisa dibuat sendiri. China pun jumawa. Melarang seluruh PNS nya gunakan HP Apple.

Tak ayal saham Apple pun turun. Karena pasar terbesarnya ada di negeri tirai bambu. Dengan Hp buatan Huawei sudah bisa menandingi Apple.

HP dengan otak pintar Harmony OS bisa beri sinyal ke satelit bila keadaan darurat. Padahal Apple mau launching Hp baru lho.

Kembali ke Jiang Sutian. Seorang wanita hebat abad ini. Dulunya ia adalah warga As. Dibesarkan dan dididik di negeri Paman Sam. Teknologi semikonduktor adalah keahliannya.

Suatu hari ia ingin kembali ke tanah leluhurnya, China. Ia pun bergabung dengan Huawei. Di sinilah keilmuwannya didedikasikan.

Ia pun jadi warga China. Bersama rekan ilmuwan lainnya, Jiang sukses mempersembahkan chipset 7nm untuk negaranya.

Penemuan itu menjadi pukulan telak buat As. Itu baru 7nm, bagaimana bila sudah mendekat 1nm, lebih dahsyat lagi.

As pun bereaksi. Satu jurus lagi untuk memukul China. Minta sohibnya Belanda, jangan ekspor mesin EUV Lithography atau litografi ke China.

Sebab, hanya Belanda yang bisa membuat mesin supercanggih itu di dunia. Jauh sebelum permintaan itu, ASML pembuat litografi sudah menjalin kerja sama dengan China.

China juga bereaksi atas As. Melarang mengekspor galium dan germanium ke As. Inilah bahan dasar pembuatan teknologi canggih.

Tanpa bahan dasar ini mesin perang As sulit diciptakan. Begitulah perang dagang As vs China. Indonesia sejauh ini hanya bisa menonton.

Siapa yang bisa mendamaikan dua negara besar itu. Saat KTT G20 di India, As datang, China malah tidak. Bertemu saja mereka nggak mau.

Jiang Sutian, rela meninggalkan As demi leluhurnya China. Kecintaannya pada tanah kakek buyutnya dibuktikan dengan penemuan chipset 7nm.

Apakah ada keturunan Indonesia seperti itu? Sejauh ini yang sering terdengar, di bidang sepak bola saja. Bidang teknologi, sepertinya belum.

Kalau ada, silakan diinfokan. Semoga para wanita Indonesia bisa tampil sebagai ilmuwan hebat juga.

#camanewak

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:androidapple
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kecelakaan Maut di Kuala Mempawah, Tiga Pelajar Asal Sungai Bakau Kecil Tewas di Tempat

25/02/2026
Syarif Mahmud Alkadrie Pimpin Massa Datangi Polresta Pontianak, Pertanyakan Penanganan Kasus Dugaan SARA
13/02/2026
Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi
02/03/2026
Usut Korupsi Tata Kelola Pertambangan Bauksit, Penyidik Kejati Kalbar Geledah Sebuah di Jalan Pak Benceng Pontianak
19/02/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026

Berita Menarik Lainnya

PDIP Larang Kadernya Kelola SPPG, tapi Dukung MBG

7 jam lalu

Mengenal Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan yang Baru Saja Di-OTT KPK

03/03/2026

Mengenal Musaylimah al-Kadhab, Nabi Palsu dengan Wahyu Katak dan Gajah

03/03/2026

75 Lembaga dan 64 Tokoh Keluarkan Petisi untuk Prabowo agar Keluar dari BoP

02/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang