Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sanggau > Kadis Kominfo : Informasi Bantingsor Harus Valid
Sanggau

Kadis Kominfo : Informasi Bantingsor Harus Valid

Last updated: 15/01/2019 22:09
15/01/2019
Sanggau
Share

Sanggau (radar-kalbar.com)-Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sanggau Yulia Theresia berita tentang bencana yang terjadi harus segera di umumkan kepada publik. Untuk itu, koordinasi dengan pihak terkiat dalam menyampaikan informasi yang pasti kebenarannya sangatlah diperlukan. “Penanganan bencana bukan lagi jumlah korban yang diselamatkan. Tapi berapa jumlah yang bisa dihindarkan,” ungkap Yulia pada rapat tanggap darurat batingsor, Selasa (15/1).
Ditambahkan, fungsi Diskominfo dalam memberikan informasi kepada masyarakat sangatlah penting. Tak hanya sekedar memberi tau korban pasca bencana tetapi dapat meminimalisir korban di lapangan. ” Informasi yang terjadi di lapangan harus disaring kebenarannya seperti photo korban yang biasanya di manfaatkan oknum dalam menyapaikan informasi hoax kepada masyarakat yang menimbulkan kegaduhan,” ujarnya.
Menurut Yulia, Diskominfo Sanggau berupaya memberikan informasi terkini baik dari dokumentasi video darat dan udara dengan mengunakan drone dan photo yang bisa di jadikan bahan evaluasi. Tentunya dalam kesiagaan menanggulangi bencana dengan turut serta bekerjasama dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta TNI dan Polri. “Kita harus merubah mainset penanganan bencana, yaitu penanganan bencana bukan jumlah korban bencana yang diselamatkan tapi berapa jumlah yang bisa dihindarkan. Tentunya ini merubah mainset tata kerja, tata kelola dan sebagainya, katakanlah memberikan informasi peringatan dini,” pungkasnya.

Pewarta : Jonathan K
Editor.     : @admin

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Bertahun-tahun Gelap, Warga Dusun Pangkalan Makmur Kini Terang Benderang Berkat Swadaya dan Donatur
30/03/2026
Potret PT WHW Kendawangan, TKA Dominasi Posisi Penting Ditengah Keluhan Pekerja Lokal, Nelayan kian Terhimpit
10/03/2026

Berita Menarik Lainnya

PWKS Desak Penertiban Tambang Ilegal di Mukok, Soroti Dugaan Keterlibatan WNA dan Oknum Asosiasi

14 jam lalu

Haji Ucok Jadi Pendaftar Pertama Calon Ketua KONI Sanggau 2026-2030

22 jam lalu

Buntut Limbah, Ribuan Warga Gelar Aksi Tuntut PT MKS di Noyan Penuhi Sanksi Adat

07/04/2026

Jembatan Bodok-Meliau Tak Kunjung Diperbaiki? Masyarakat Desak PUPR Kalbar Segera Bertindak S

06/04/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang