Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Opini > Prabowo Minta Ia Mundur, Masih Ngeyel Sehari, Akhirnya Febrie Mundur Benaran
Opini

Prabowo Minta Ia Mundur, Masih Ngeyel Sehari, Akhirnya Febrie Mundur Benaran

Last updated: 2 jam lalu
3 jam lalu
Opini
Share

FOTO : Ilustrasi [ Ai ]

RUMOR Prabowo agar Febrie diminta mundur sendiri, benar adanya. Sebelum salat Jumat kemarin, si Febrie masih ngeyel, petantang-petenteng di depan wartawan.

Akhirnya, sang jagoan pemberantas korupsi dari gedung bundar itu, mundur benaran. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!

Sebelum azan Jumat berkumandang, panggung masih sepenuhnya milik Febrie Adriansyah. Di hadapan wartawan, sang Jampidsus tampil bak kapten kapal perang baru selesai menaklukkan badai. Semua tuduhan dibantah dengan penuh percaya diri. Gesturnya tenang, kalimatnya rapi, wajahnya seolah berkata, “Gunung boleh meletus, saya tetap santai.”

Namun, ternyata roda nasib memiliki selera humor jauh lebih sadis dari stand-up comedian paling brutal sekalipun.

Belum lama publik selesai mencerna bantahan itu, Sabtu (11/7) datang membawa episode baru. Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna mengumumkan, Jaksa Agung ST Burhanuddin telah menerima surat pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Kata netizen, jam termahal di dunia.

Boom! Suara itu mungkin hanya terdengar di ruang konferensi pers. Namun, di jagat media sosial, tandukan banteng Spanyol yang baru saja memulangkan Belgia 2-1.

Menurut Anang, pengunduran diri tersebut diambil karena adanya proses hukum yang sedang dilakukan oleh penyidik Polri. Langkah itu disebut sebagai bentuk komitmen menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas penegakan hukum. Bahasa resminya sangat teduh. Sangat diplomatis. Sangat halus. Halus sampai bisa dipakai membungkus bom politik dengan pita warna emas.

Kejaksaan Agung juga menegaskan, seluruh tugas Jampidsus tetap berjalan normal sesuai mekanisme berlaku. Publik pun diminta menghormati proses hukum serta tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Kalimat terakhir itu memang wajib. Sebab, di negeri ini, praduga tak bersalah adalah rem yang harus tetap dipasang, meski jalan politik sedang menurun tajam dengan kecepatan whoosh.

Di sisi lain, panggung belum benar-benar ditutup. Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya masih terus mengusut tiga dugaan tindak pidana korupsi. Salah satu yang paling menyita perhatian ialah dugaan korupsi batu bara untuk PLTU yang diduga berkaitan dengan blackout di sejumlah wilayah.

Penyidik bergerak seperti pemburu harta karun level dewa. Sebanyak 13 lokasi digeledah, termasuk sebuah rumah di Sentul, Bogor. Dari sanalah cerita berubah menjadi film fantasi bercampur thriller.

Di rumah tersebut ditemukan uang sekitar Rp476 miliar serta emas seberat 74 kilogram. Tujuh puluh empat kilogram!

Jumlah emas kalau dijadikan mahar pernikahan, mungkin seluruh jomblo di negeri MBG, esok nikah massal. Uangnya pun bukan lagi kategori “tabungan masa depan”. Itu sudah masuk kategori “membuat mesin penghitung uang minta pensiun dini.”

Belakangan, Febrie mengakui rumah tempat ditemukannya uang dan emas tersebut memang merupakan miliknya. Pengakuan itu langsung menyulut gelombang komentar yang lebih deras dari musim hujan. “Pak..pak, kenapa kemarin tak ngaku sih. Dasar munafik!” teriak netizen geram.

Di tengah semua kegaduhan itu, kabar beredar menyebut tekanan politik begitu besar. Bahkan nama Presiden Prabowo ikut disebut-sebut dalam pusaran spekulasi publik. Namun, apa pun cerita di balik layar, yang kini resmi tercatat hanyalah satu fakta. Febrie telah mengundurkan diri, suratnya diterima, sementara proses hukum tetap berjalan.

Begitulah negeri ini. Hari ini seseorang berdiri di podium dengan penuh keyakinan. Besok ia meninggalkan panggung. Lusa publik sudah sibuk menunggu episode berikutnya sambil membawa popcorn ukuran karung. Karena di republik yang hobi membuat kejutan ini, akhir cerita sering kali hanyalah pembuka untuk bab yang jauh lebih gaduh.

“Bang, sepertinya skor Cokelat Muda FC 1-2 Cokelat Tua FC. Ntar lagi seri nampaknya.”

“Ah, itu skor Spanyol vs Belgia tadi. Yang pasti seru, setiap hari kita gelar tikar nonton mereka saling adu mekanik.” Ups

 

 

Oleh : Rosadi Jamani [ Ketua Satupena Kalbar ]

#camanewak
#jurnalismeyangmenyapa
#JYM

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Febrie AdriansyahJampidsus KejagungKejagung RIKorupsiMabes polriTPPU
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Alami Pemadaman Massal, BPM Kalbar Desak Pimpinan PLN Dicopot dan Ancam Gelar Demonstrasi Besar

03/07/2026
Sengaja Dikunci? Dugaan Kongkalikong Tender Jembatan Sungai Barak Mukok Mencuat..!
28/06/2026
KANNI Kalbar Desak PLN Transparan Soal Listrik Padam ‘Berjemaah’ di Sanggau hingga Mempawah dan Wilayah Lainnya
03/07/2026
Menelisik Bangunan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Dibangun Telan Dana Puluhan Milyar Tapi Tak Ditempati, Ini Penyebabnya
23 jam lalu
Digantung Tanpa Kejelasan, Puluhan Karyawan PT MJP 1 Sekadau, Tuntut Kepastian Nasib di DPRD Sekadau
07/07/2026

Berita Menarik Lainnya

Pasca Mundurnya Febri Adriansyah, Jaksa Agung Tunjuk Plt Jampidsus

2 jam lalu

Kejagung Garansi Kasus Kakap Tetap Berjalan Pasca Mundurnya JAM Pidsus Febrie Adriansyah

3 jam lalu

Imbas Brankas Cipete, Polda Jateng Perintahkan Personel Jangan Mau Dipanggil Kejaksaan

10/07/2026

Negeri Ini Butuh Sahrial Abadi, Bukan Para Koruptor

08/07/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang