Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > Keluarga Pekerja Proyek Kopdes Merah Putih Tuntut Tanggung Jawab Pelaksana Usai Insiden Sengatan Listrik
Pontianak

Keluarga Pekerja Proyek Kopdes Merah Putih Tuntut Tanggung Jawab Pelaksana Usai Insiden Sengatan Listrik

Last updated: 11/05/2026 22:58
11/05/2026
Pontianak
Share

FOTO : Budianto [ Hamzah ]

Pewarta : Erhamzah | Editor/publisher : Admin radarkalbar.com

PONTIANAK – Pihak keluarga Budianto, pekerja asal Kabupaten Ketapang yang menjadi korban kecelakaan kerja di proyek pembangunan Kopdes Merah Putih, Desa Beringin, Kecamatan Nanga Silat, Kabupaten Kapuas Hulu, menuntut pertanggungjawaban penuh dari pihak pelaksana proyek.

Hingga saat ini, korban dikabarkan masih menjalani perawatan intensif pasca-operasi besar akibat luka bakar dan cedera kepala berat.

Menurut penuturan korban, peristiwa nahas yang menimpanya terjadi pada Sabtu (25/4/2026).

Saat itu, Budianto tersengat aliran listrik tegangan tinggi saat besi yang tengah dibawanya mengenai kabel di area proyek tersebut.

Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka bakar serius pada bagian tangan kanan, trauma kepala akibat benturan keras pasca-sengatan.

Korban setelah kejadian itu, tidak sadarkan diri yang menyebabkan korban harus dirujuk dari Rumah Sakit di Sintang. Kemudian dirujuk rumah sakit di Pontianak untuk penanganan bedah saraf dan ortopedi.

Pasca kejadian itu, keluarga korban mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap respons pihak pelaksana tempat ia bekerja.

Edi, abang kandung korban, membeberkan adanya upaya dari pihak pelaksana untuk mengaburkan fakta kecelakaan kerja tersebut.

Menurut Edi, keluarga sempat diminta oleh oknum pelaksana untuk memberikan keterangan palsu kepada pihak rumah sakit agar biaya pengobatan dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan mandiri.

“Kami diminta mengaku bahwa adik saya jatuh saat membangun rumah warga, bukan di proyek Kopdes Merah Putih. Itu dilakukan agar mendapatkan pelayanan murah. Namun, setelah kemauan mereka kami turuti, pihak pelaksana justru seolah lepas tangan,” ungkap Edi saat ditemui di RSUD Soedarso Pontianak, Minggu (10/5/2026).

Upaya Komunikasi Buntu

Pihak keluarga mengaku telah mencoba membangun komunikasi dengan penanggung jawab lapangan berinisial A, guna mempertanyakan biaya kompensasi dan kelanjutan pengobatan Budianto. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada itikad baik yang ditunjukkan secara konkret.

“Saya sudah berkomunikasi dengan TS yang dikenal sebagai pengawas lapangan dan orang kepercayaan dari pimpinan proyek. Tapi sampai sekarang tidak ada jawaban pasti mengenai tanggung jawab mereka terhadap kondisi adik saya pasca operasi,” beber Edi.

Kasus ini menyoroti pentingnya penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta kewajiban perusahaan dalam mendaftarkan pekerja ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan (JKK).

Secara hukum, setiap perusahaan yang mengabaikan hak perlindungan pekerja dalam kecelakaan kerja dapat dikenakan sanksi sesuai dengan UU Cipta Kerja dan regulasi turunannya.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pelaksana proyek Kopdes Merah Putih dan pihak terkait di Kecamatan Nanga Silat untuk mendapatkan klarifikasi perimbangan informasi [ red ]

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Kecelakaan kerjaKopdes Merah PutihPekerjaPelaksana pekerjaan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan
29/05/2026
Diduga Kabur Usai Tabrak Satu Keluarga di Depan RM Tahu Sumedang, Sopir Honda Jazz Dicari Polisi dan Keluarga
28/05/2026
Korban Lakalantas di Jalan Raya Sungai Batang, Sungai Pinyuh Bertambah
03/06/2026
Santriwati yang Hamil tanpa Pernah Gituan, Terungkap, Pelakunya Pengasuh Ponpes
28/05/2026

Berita Menarik Lainnya

Ini Daftar Nama Pamen Polda Kalbar yang Rotasi Jabatan per Juni 2026

5 jam lalu

Wamen Imipas Tersangka, KANNI Kalbar : Jangan Cuma Pusat, ‘Usut Juga’ Pontianak dan Entikong..!

08/06/2026

Ketum PWI Pusat Akhmad Munir Siap Hadiri OKK PWI Kalbar

03/06/2026

Apakah Harus Berseberangan Dulu Baru Diperhatikan? Ketua SMSI Kalbar Kritik Kebijakan Publikasi Pemerintah

01/06/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang