Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Nasional > Respon Cepat Semua Pihak Sangat Diperlukan, Antisipasi Lonjakan Covid-19
Nasional

Respon Cepat Semua Pihak Sangat Diperlukan, Antisipasi Lonjakan Covid-19

Last updated: 10/08/2021 00:33
09/08/2021
Nasional
Share

FOTO : Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate (ist) .

Pewarta/sumber : Sutar/rilis

radarkalbar.com, JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo mengingatkan seluruh jajarannya, respon cepat dibutuhkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif covid–19.

Hal itu diungkapkan saat rapat terbatas evaluasi perkembangan dan tindak lanjut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Sabtu (7/8/2021).

Dalam rapat tersebut terungkap,
selama dua pekan terakhir, peningkatan jumlah kasus baru bergeser ke provinsi-provinsi di luar Jawa dan Bali.

“Angka penularan COVID-19 terbilang melandai di Jawa dan Bali, terutama DKI Jakarta. Namun demikian, pola penyebaran kasus corona sangat dinamis dan terus berubah. Ini menuntut kewaspadaan kita semua,”ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate.

Ditambahkan, per 5 Agustus 2021, setidaknya ada 5 provinsi di luar Jawa-Bali yang mencatatkan kasus aktif covid-19. Untuk itu, Presiden RI menginstruksikan langkah-langkah antisipasi yang harus segera dilakukan, yakni menurunkan indeks mobilitas, mempercepat testing dan tracing, memperbanyak fasilitas isolasi terpusat,serta meningkatkan kecepatan vaksinasi.

“Kecepatan adalah kunci penting dalam strategi mengakhiri pandemi, karena itu Presiden meminta seluruh jajaran khususnya TNI dan Polri untuk
merespon cepat lonjakan kasus COVID-19 di sejumlah daerah tersebut,” ucap Menteri Kominfo.

Secara total, jumlah kasus positif di luar Jawa dan Bali pada 25 Juli 2021 adalah sebanyak 13.200
kasus atau 34 persen dari kasus baru nasional, kemudian per 1 Agustus 2021 naik menjadi 13.589 kasus atau 44 persen dari total kasus baru nasional. Lalu, per 6 Agustus 2021 catatan kasus kembali meningkat menjadi 21.374 kasus atau 54 persen dari total kasus baru secara nasional.

Menteri Johnny menuturkan, bahwa Presiden menginstruksikan langkah-langkah berikut sebagai
upaya merespon cepat terjadinya lonjakan kasus.

Pertama, membatasi mobilitas masyarakat. Gubernur, Pangdam, Kapolda diminta mengerem
mobilitas masyarakat setidaknya dalam dua minggu.
Kedua, TNI agar menggencarkan pengetesan dan penelusuran (testing dan tracing),sehingga mereka yang kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi positif bisa segera ditemukan dan dipisahkan. Tentunya dengan demikian, kasus COVID-10 tidak menyebar luas.

Ketiga, pasien positif COVID-19 segera dibawa ke tempat isolasi terpusat (isoter). Karenanya,
Presiden juga meminta kepala daerah baik gubernur, bupati, maupun wali kota untuk menyiapkan tempat-tempat isoter di daerahnya masing-masing.

Fasilitas isoter bisa memanfaatkan fasilitas umum seperti gedung olahraga, balai, hingga sekolah.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dapat membantu penyiapan fasilitas ini. Dalam rangka meningkatkan
pelayanan kesehatan, Presiden meminta keterlibatan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Keempat, pemerintah daerah agar mempercepat pelaksanaan vaksinasi agar masyarakat segera terproteksi, dan pemerintah pusat agar menjamin ketersediaan vaksin.

“Kecepatan vaksinasi adalah salah satu kunci penanganan kasus COVID-19. Karena itu Presiden menginstruksikan supaya jangan ada stok vaksin terlalu lama, baik di dinas kesehatan maupun di
rumah sakit dan puskesmas. Semakin cepat vaksin disuntikkan, semakin cepat masyarakat mendapatkan perlindungan,” papar Menteri Johnny.

Untuk mendukung langkah pemerintah dalam menekan laju pertumbuhan kasus, Johnny mengimbau agar kerja sama dan partisipasi masyarakat untuk tetap membatasi mobilitas, bersikap proaktif melaporkan kasus dan kontak erat, mendatangi fasyankes atau isoter bila terdeteksi sebagai
kasus positif, serta segera mendapatkan suntikan vaksin.

Editor : admin radarkalbar.com.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Covid-19
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan
29/05/2026
Diduga Kabur Usai Tabrak Satu Keluarga di Depan RM Tahu Sumedang, Sopir Honda Jazz Dicari Polisi dan Keluarga
28/05/2026
Korban Lakalantas di Jalan Raya Sungai Batang, Sungai Pinyuh Bertambah
03/06/2026
Pengelolaan Solar Subsidi di Paloh Dibahas Bersama Nelayan dan HNSI
08/06/2026

Berita Menarik Lainnya

Kejagung Sita Lamborghini hingga Puluhan Alat Berat Terkait Kasus Korupsi IUP PT QSS di Kalbar

24/06/2026

Cetak Sejarah Baru, ABPEDNAS Raih 100 Ribu Anggota Baru

03/06/2026

Dalam Pusaran Dugaan Korupsi PT QSS, Setelah Aseng, Penyidik Tetapkan 4 Tersangka Lagi, Akankah Terus Bertambah?

23/05/2026

SMSI dan ABPEDNAS Jajaki Kolaborasi Nasional, Reda Manthovani : Dukungan Media Sangat Dibutuhkan

21/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang